Senin, 15 April 2013

Tips Merawat Tempat Penyimpanan Sepatu


Maket - Tempat rak sepatu atau shoe cabinet biasanya kurang mendapat perhatian dari pemiliknya, terutama dari segi perawatan dan kebersihan. Seharusnya shoe cabinet juga perlu diperhatikan agar tetap tahan lama dan terlihat menyatu dengan interior dan furniture yang ada di dalam rumah.


http://www.candiindo.com/wp-content/uploads/2012/07/p21694_500.jpg

Untuk itu ada beberapa hal yang harus di perhatikan dalam merawat rak sepatu:

1. Agar shoe cabinet tidak kotor, bersihkan sepatu terlebih dahulu sebelum disimpan di shoe cabinet. Sepatu yang dipakai di luar ruangan sering kali membawa debu atau kotoran lainnya.

2. Gunakanlah kain atau lap basah dengan air biasa untuk membersihkan kotoran yang menempel di shoe cabinet.

3. Sesuaikan warna shoe cabinet dengan desain dan warna interior di dalam rumah.

4. Jangan terlalu keras saat menarik raknya agar tidak merusak permukaan kayunya.

5. Hindarkan shoe cabinet agar tidak terkena air secara langsung. Misalnya air hujan karena atap bocor. Jika sering terkena air, bahan shoe cabinet yang terbuat dari MDF bisa rusak.

6. Bersihkan shoe cabinet secara rutin agar bebas dari kotoran dan debu.


Semoga bermanfaat ya.

Info: Maket

Rabu, 10 April 2013

Cara Bikin Peredam Suara untuk Studio


Maket - Bagi Anda yang senang bermain musik di kamar, namun tidak mengganggu lingkungan sekitar tentunya harus memiliki ruangan yang kedap suara. Dengan memiliki kamar yang sekaligus memiliki fasilitas rekam tentunya akan banyak membantu anda baik dalam belajar musik ataupun mengarang sebuah lagu.


http://www.ideaonline.co.id/var/gramedia/storage/images/idea/renovasi/ciptakan-ruang-kedap-suara-dengan-tempat-telur-dan-buah/9547878-1-ind-ID/Ciptakan-Ruang-Kedap-Suara-dengan-Tempat-Telur-dan-Buah_thumbnaildetail.jpg

Membuat ruangan kedap suara tidak sesulit yang Anda bayangkan. Dengan peralatan yang tepat dan pengerjaan yang cermat, ruangan kedap suara untuk Anda bermusik bisa terwujud. Ada beberapa tahap bagi Anda untuk membuat ruang kedap suara sendiri.

- Bersihkan kotoran yang menempel pada dinding Anda terlebih dahulu dan pastikan ruangan yang digunakan tidak lembap. Hal ini dikarenakan tempat telur dan tempat buah sangat rentan terhadap air dan kelembapan. Jika atap bocor, segera perbaiki agar bocoran tidak menyebar dan merusak dinding kedap suara.

- Tempelkan karpet ke seluruh dinding ruangan menggunakan paku. Ambil tempat telur kemudian rekatkan dua tempat telur ke dinding dengan menggunakan staples atau lem. jajarkan hingga menutupi seluruh bidang ruangan. Lakukan penanganan yang serupa pada bagian plafon.ruangan. Agar tampilan lebih bervariasi, Anda dapat mengkombinasikannya dengan tempat buah.

- Tutup celah diantara jajaran tempat telur dengan lakban kertas
Laburkan cat tembok warna putih ke dinding dan atap yang telah dilapisi tempat telur dan tempat buah. Cat putih ini berfungsi sebagai lapisan cat dasar. Mengingat tekstur tempat telur dan tempat buah sangat rentan, gunakan kuas untuk mengaplikasikanya secara perlahan. Untuk finishing, semprotkan cat warna-warni ke dinding dan plafon, setelah itu biarkan mengering dengan baik.

Selain dengan tempat telur dan buah Anda juga bisa menggunakan glass wool, berikut cara pembuatannnya:
http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTNMYlZiNw5kmBj93R6wwPSkxjpFXZorgt1YPbGqhf62ne0v9El7w

- Sediakankan alat dan material: bor, paku, lem, glass wool, kayu reng, gipsum, karpet.

- Buat rangka dinding peredam berupa susunan kayu reng pola kotak-kotak. Besar masing-masing kotak kurang lebih 60 x 60 cm.

- Isi bagian dalam setiap kotak rangka dengan glass wool setebal 2 cm 3cm.

- Tutup rangka dengan papan gipsum. Buat lubang ukuran3 mm pada permukaan dinding gipsum. Letak lubang boleh tidak beraturan.

- Tempelkan karpet di atas seluruh permukaan gipsum menggunakan paku dan lem.

- Lakukan langkah-langkah serupa untuk membuat peredam pada langit-langit kamar. Untuk lantai, pakai karpet tebal atau lantai parket.

Agar ruangan bertambah nyaman meski tanpa ventilasi terbuka, pasanglah pendingin ruangan. Untuk ruangan 3 x 5 meter, cukup mengggunakan air conditioner 1/2 PK. Jangan pasang AC di atas perangkat elektronik.

Setelah selesai, aturlah sistem audio dan video di ruang musik Anda. Selamat mencoba! (berbagai sumber)

Info: Maket

Senin, 08 April 2013

Tips Desain Gazebo di Taman Rumah


Maket - Gazebo atau lebih kita kenal dengan rumah saung, bale-bale atau pendopo dan nama lainnya masih banyak lagi. Secara simple gazebo merupkan bangunan semi permanen atau permanen yang bisa di bangun di taman, di atas kolam yang fungsinya adalah sebagai tempat bersantai, istirahat bersama keluarga dan berbagai kegiatan lainnya.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyLKnOSiI968WbpAx-ESSi35ikhdwQPXFVjQGQWlsJ7olU6D182IEsf5j2e-ZKy4qZoVY2Tcjq6URLCDWQQ0k5w0VrOcBLbVaTN0YxOOieXJBD77tcUoAUl43bVFmVwu1vJ53as_S3sgA4/s1600/1.jpg


Gazebo hadir pada tradisi semua hunian di berbagai negara dan suku bangsa. Umumnya gazebo dipadukan dengan keindahan taman, gazebo penting sebagai bangunan terbuka untuk menikmati taman.

Untuk membuat gazebo anda harus bisa memadukan dengan kondisi dan suasana rumah secara keseluruhan, lahan yang tersedia dan tentunya selera pemilik rumah. Tapi jangan sampai model gazebo yang dipilih tidak senada dengan desain eksterior rumah. Misalnya rumah bergaya tradisional tropis, tentu tidak bisa dipadu dengan gazebo klasik atau modern minimalis.

Berikut konsep dan tips memilih gazebo yang tepat:

- Modern. Bahan maupun finishing lebih bebas, bisa dari kayu, batu alam atau logam, yang biasanya dicat. Bentuknya sangat beragam dan cenderung minimalis, sederhana atau futuristik.

- Etnik atau Tradisioanl. Biasanya didominasi kayu atau bambu. Bentuknya mengadaptasi bangunan etnik tertentu, seperti bentuk joglo dari Jawa atau pura Bali dengan ornamen mahkota pada atap puncak dan motif ukiran pada tiang. Warnanya didominasi coklat dan merah tanah

- Country. Modelnya identik dengan penggunaan batu alam, bata dan kayu yang disertai garis-garis tegas dan keras. Warnanya doninan bernuansa tanah, padang rumput dan alam pegunungan.

- Klasik. Model ini mengadopsi gaya Barat. Biasanya dihiasi dengan pilar berornamen rumit, atap lengkung yang anggun, pergola dengan bunga-bunga dan nuansa putih yang kental.

- Alami. Gaya yang tampak dari penggunaan kayu, bambu,  batang kelapa atau batu alam ini, paling disukai dan biayanya bisa lebih efisien.

Semoga tips dingkat ini bisa membanti anda dalam memilih jenis gazebo yang tepat untuk rumah Anda.

Info: Maket

Memilih Semen yang Tepat


Maket - Semen merupakan material utama yang digunakan dalam pengerjaan proyek pembuatan gedung dan bangunan. Semen yang sudah dicampur dengan pasir, bahan ini dipakai untuk membuat pondasi, kolom, struktur dan kerangka, cor beton, dinding, lantai dan beberapa element yang lain.

Walaupun sekarang sudah banyak jenis dan merk semen yang beredar dan dijual di toko-toko bahan bangunan, namun ada beberapa orang yang tidak tahu bagaimana cara memilih semen yang baik sehingga element bangunan yang dibuat bisa bagus kualitasnya.



http://img.antaranews.com/new/2011/01/ori/20110120115239semen190111-4.jpg


Ada beberapa hal perlu dicek ketika sedang menyimpan dan memilih semen:

- Untuk semen yang masih dalam kemasan, jika kemasan itu ditekan dengan tangan tetap terasa lunak dan lembut. Jika rasanya keras, itu menandakan semen tersebut sudah terlalu lama disimpan sehingga kondisinya sudah tidak bagus lagi.

- Jika dipegang langsung, semen yang kualitasnya baik butirannya bisa terurai dan semua bagian tidak menyatu dan Nampak lembut seperti butiran debu. Tapi jika semen tersebut sudah menggumpal dan telihat kasar, itu berarti punya kualitas yang jelek. Apalagi jika gumpalan itu berbentuk seperti pasir atau kerikil kecil.

- Sebagian dari masyarakat kita masih percaya bahwa semakin gelap warna semen semakin kuat daya rekatnya. Ini adalah pengertian yang keliru, karena warna tidak ada hubungannya dengan kekuatan. Gelap tidaknya warna semen semata-mata disebabkan oleh karakter bahan-bahan baku yang digunakan untuk proses produksinya, sama-sekali tidak berhubungan dengan kualitas semen yang dihasilkan.

- Selain harus tahu cara memilih, menyimpan semen  itu juga ada metodenya tersendiri. Karena jika dilakukan dengan sembarangan bisa membuat semen menjadi rusak, mudah mengeras dan akhirnya tidak bisa digunakan. Pertama adalah semen harus disimpan dalam ruang tertutup atau minimal terlindung dari sinar matahari dan hujan. Selain itu permukaan lantainya harus datar dan rata serta bukan berupa tanah.

- Sebaiknya hindari pasir laut/pantai untuk mencampur semen karena kandungan garam akan mengakibatkan karat pada baja / besi dari beton bertulang.

Semoga tips singkat ini membantu Anda.

Info: Maket


Kamis, 04 April 2013

Panduan Memilih Pagar Rumah yang Tepat

Maket - Selain berfungsi sebagai pembatas antara rumah dan jalan, pagar rumah juga dapat memperindah tampilan rumah. Selain itu, dengan adanya pagar rumah, privasi pemilik rumah pun akan lebih terjaga.

Fungsi utama lain dari sebuah pagar rumah adalah sebagai pemberi rasa aman untuk mencegah dan membatasi akses masuk orang, binatang atau hal lain yang tidak kita inginkan.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJVYZZJisP73VmExEj4fbRYiIyxUwb32tT5mf8ZWb0EpcHr8yOHY3VxehRNQbbbgzLuI9VL7c8MWOfCDu-zNwk36AXeyo9r5aQAHZMH6nw6eCO3soiEkhnEzOT4NUHtZj_m-VZ3m_0AU8/s1600/pagar-rumah-minimalis-modern.gif

Karena pagar rumah ada dibagian depan, maka pagar rumah akan meningkatkan karakter sebuah rumah. Misalnya pagar rumah minimalis, tentu saja akan memberikan kesan rumah minimalis yang diinginkan oleh pemiliknya semakin terlihat.

Ada beberapa hal yang harus kita pertimbangkan sebelum menentukan desain dan memilih pagar rumah:

1. Sesuaikan desain pagar rumah dengan desain rumah: rumah bergaya country, rumah modern minimalis, rumah klasik, rumah mediterania, atau lainnya.

Misalnya untuk rumah modern minimalis, maka sebaiknya desain pagar rumah pun bergaya minimalis. Seperti apa desain pagar rumah minimalis? Biasanya desain pagar rumah minimalis adalah menggunakan bentuk-bentuk yang simple, sederhana dan tanpa banya permainan bentuk/motif. Selain itu, pagar rumah minimalis biasanya mengunakan bahan dasar dari besi/baja.

2. Perhatikan ukuran rumah dan jarak antara pagar rumah dengan bangunan utama.

Pilih pagar rumah yang tidak terlalu besar/tinggi, dengan tinggi tidak lebih dari 1.2 meter, dengan bentuk ramping dan sederhana untuk rumah-rumah mungil. Hal ini untuk menjaga agar ukuran pagar rumah tetap proporsional dengan desain rumah secara keseluruhan.

Sementara untuk rumah berukuran besar, penggunaan pagar tinggi, besar dan gagah tetap sesuai. Namun satu hal lagi, kita juga harus perhatikan kondisi lingkungan perumahan, jika berada dilingkungan perumahan elite, desain pagar rumah yang mewah dan mahal pun akan tetap terlihat sesuai.

3. Pilih material pagar rumah yang sesuai dengan desain rumah secara keseluruhan. Kita bisa menggunakan kayu, batu hias, atau besi cor, besi hollow, dan stainless sebagai material pagar rumah

Info: Maket

Selasa, 02 April 2013

Memilih Tanaman Hias

Maket - Tanaman hias merupakan salah satu cara untuk mempercantik penampilan rumah serta juga membuat rumah terlihat hijau asri. Tentunya dengan penataan dan pemilihan tanaman yang tepat, apalagi tidak semua tanaman hias bisa di letakkan langsung berhadapan dengan matahari. Agar tidak salah pilih, kita harus memperhatikan dan memilih tanaman hias tanaman hias yang tahan panas dan juga mudah perawatannya. Berikut kriterianya yang bisa dijadikan acuan:




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMj0ue_2CVHksrT52uPjTFulVcyXU67oLZNTfBgMKjfvhOnbv5-Vqa1AM83f0O11TVghKrfyDS4Bw5wSsFK-J2RUzA4jvJcznsXyN_RGymdCKMNcARq8E0Cd-SBqZaGdpwKma1xXPQkV1a/s320/DSCF0159.jpg

- Perhatikan ketebalan daun. Semakin tebal daunnya, berarti kemampuan tanaman menahan panas matahari semakin baik seperti adenium atau eforbia.
- Rabalah dan rasakan permukaan daun. Apabila terdapat semacam lapisan yang mengkilap seperti wax dan terasa licin, berarti tanaman hias itu tahan terhadap panas.
- Bulu dan duri. Terdapat bulu ataupun duri pada batang atau tangkai bunga. Kegunaannya adalah mengurangi penguapan berlebihan yang terjadi pada tanaman.
- Ukuran bunga. Apabila ukuran bunga tanaman tersebut relatif kecil dan memiliki mahkota bunga yang tebal, berarti tanaman hias tersebut tahan panas.

Selain berbagai ciri-ciri di atas, ada baiknya juga memperhatikan penanganan pertumbuhan tanaman hias tersebut. Akan lebih baik jika tanaman ditanam di dalam pot daripada di tanam pada tanah. Selain praktis dan mudah dipindahkan, pertumbuhan tanaman dapat dipantau dan dikendalikan, jangan sampai tanaman hias tumbuh terlalu besar dan tidak terkendali.

Jika ini terjadi, bisa saja bukan keindahan dan kenyamanan yang didapatkan, namun lebih terkesan kumuh dan tidak terawat. Keuntungan lain penggunaan pot adalah pemisahan. Apabila tanaman hias tersebut dirasakan terlalu rimbun, pisahkan saja menjadi beberapa pot, sehingga terkesan rapi dan perawatan tanaman hias tahan panas yang dimiliki akan lebih mudah.

Info: Maket

Senin, 01 April 2013

Mengenal Jenis Plafon Rumah

Maket - Pemilihan plafon yang tepat, tentunya akan membuat interior langit-langit rumah menjadi lebih indah dan terlihat rapi. Namun banyak sekali jenis plafon yang saat ini dijual dipasaran. Tergantung sesuai harga dan juga kualitasnya.

meskipun plafon tergolong simple dan banyak diminati, namun kita juga harus hati-hati dalam memilihnya. Berikut beberapa jenis plafon yang perlu kita ketahui sebelim memilih plafon rumah:


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDLrac8XdFHdWt3GTH0OTpOIlpCxQBFnhN8CbAYx0eOdVltcJwlv_66rhX2R2RJFthKKv6bWz_GW1aE3s3wCZvdiAL9G8TFZ_8q_10WhW6m5aBOgq1eN_w1s3YdV90ol-9ONO9qX6a8M4/s1600/plafon-minimalis.jpg

1. Bahan Plafon Gypsum
Bahan Plafon Gypsum sudah sangat umum bahkan sering dijumpai di toko toko bangunan dengan harga yang relatif murah dan bervariatif tergantung pada ketebalan dan mereknya. Namun Plafon Gypsum ini tidak tahan terhadap air, jadi mudah timbul noda hitam ataupun bisa hancur bila sering terkena air.

2.Bahan Triplek
Bahan Triplek merupakan bahan dengan harga yang relatif murah dengan berbagai macam ketebalan. Pemasangannya pun mudah tidak perlu ahli khusus. Kelemahan Plafon ini mudah hancur apabila terkena air atau dimakan rayap. Triplek agar lebih indah perlu finishing dengan cat kayu atau wallpaper.

3.Bahan Fiber Semen
Bahan Fiber Semen merupakan perpaduan Gypsum dengan triplek dimana mempunyai kelebihan dan kelemahan yang sama. Dari segi harga Fiber Semen lebih murah dibandingkan dengan Gypsum. Bahan ini cenderung lebih keras dan lebih berat sehingga harus hati-hati sewaktu memotong karena mudah retak.

4.Bahan PVC
Bahan PVC terbuat dari Plastik Poly Vinyl Chloride. Plafon PVC ini dapat tahan terhadap air dan rayap, sehingga dapat di aplikasikan di area indoor ataupun outdoor. Teknik pemasangannya pun lebih mudah yaitu dengan system knockdown. Plafon PVC pada umumnya sudah dengan finishing warna dan motif sehingga tidak perlu tambahan pekerjaan dan biaya cat. Namun harga memang lebih mahal dibandingkan dengan bahan Gypsum dan Triplek karena kualitasnya yang jauh lebih bagus.

Semoga bermanfaat untuk kita semua dalam memilih plafon yang tepat.

Info: Maket