Tampilkan postingan dengan label butik busana muslim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label butik busana muslim. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Juni 2010

Tren Busana Muslim Modern 2010

Desain baju muslim di Indonesia memang semakin berkembang. Anda bisa melihat desain baju muslim saat ini sangat beragam dan cenderung mengikuti perkembangan mode. Para wanita muslim pun memiliki banyak pilihan berbusana tetapi tetap mempertahankan kaidah agama.

Perkembangan desain baju muslim di Indonesia ini bisa terlihat dari peragaan busana yang diselenggarakan brand baju muslim ternama, Up2date, Selasa, 3 November 2009 kemarin, di Ballroom Hotel Shangri La, Jakarta.

Dengan mengusung tema, “Interaction 2010″, Up2date menampilkan koleksi yang sangat beragam. Tema tersebut diambil untuk menggambarkan interaksi dari berbagai sendi kehidupan manusia.

Busana muslim dari Up2date untuk koleksi 2010 ini memiliki desain yang terpengaruh oleh interaksi manusia dengan hal-hal disekitarnya. Mulai dari teknologi, seni, budaya, alam. Tema tersebut untuk menggambarkan bahwa desain busana muslim juga semakin berkembang dan modern,” kata Tia Wigati, Business Development dari Up2date.

Interaksi dan keberagaman desain digambarkan melalui 70 set pakaian yang terbagi dalam empat bagian. Bagian pertama bertema “Light Tech”, yang menampilkan desain urban dengan warna-warna perak. Garis tegas tampak menonjol tetapi tetap elegan.

Bagian kedua bertema “Popular Appeal”, menampilkan desain retro, blus dengan aksen garis, celana palazzo, gamis dengan rajutan, dipadukan dengan jilbab unik, terlihat sangat cantik. Tema ketiga adalah “Southern Folk”, yang menonjolkan sisi eksotis motif tradisonal. Lalu, tema keempat adalah “Ode to Nature”, busana dengan warna-warna alam terlihat menjadi sesuatu yang mewah dan elegan.

Dalam koleksi 2010, Up2date mengusung warna kuning sebagai warna dominan. Kuning memang terlihat menjadi warna yang cantik jika dipadukan dengan warna yang sesuai.

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Rabu, 14 April 2010

Butik Pakaian Untuk Calon Pengantin



Tampil cantik dalam balutan gaun yang sophisticated dan romantis dalam momen yang tak terlupakan adalah dambaan setiap mempelai pengantin. Bagi Anda yang memakai busana muslimah, hal tersebut juga bisa diwujudkan.

Bila selama ini para pengantin yang memakai busana muslimah hanya memakai kebaya yang ditambah kerudung, kini muncul alternatif baru gaun pengantin yang elegan namun tetap menutup aurat. Irna La Perle adalah butik pakaian yang mengkhususkan diri merancang gaun-gaun pengantin muslimah tersebut.

"Selama ini saya melihat para pengantin yang berjilbab hanya memakai kebaya tradisional lalu ditambah kerudung. Itu alasan saya membuat sesuatu yang lain untuk mengakomodasi kebutuhan ini," ujar Irna Mutiara, desainer di butik Irna La Perle.

Irna mengatakan, meski dibuat untuk mempelai muslimah, gaun yang dibuat lebih bergaya universal. "Meski sesuai kaidah tapi gaunnya tidak kearab-araban," katanya. Irna mengaku inspirasi untuk membuat rancangannya tetap berasal dari tren yang sedang berkembang di dunia. "Biasanya saya mengikuti tren warna, style, dan ragam hiasnya," kata perancang asal Bandung ini di butiknya di wilayah Kemang, Jakarta.

Untuk warna, Irna tidak selalu memakai putih yang identik dengan gaun pengantin. Ia juga membuat gaun-gaun cantik berbagai warna, mulai dari krem, abu-abu, hingga warna pastel atau sesuai keinginan si mempelai sendiri.

Untuk menampilkan kesan elegan, Irna menitik beratkan perhatian pada bagian kerudung. Kerudung yang berfungsi menutup seluruh rambut ia buat sedemikian rupa menjadi pusat perhatian. "Bila baju berpotongan simpel, kerudung harus agak extravagant. Ini adalah ciri gaun pengantin muslim," ujarnya. Bila rambut ingin dihiasi bunga, Irna menyarankan untuk memilih bunga berjenis kontemporer, seperti bunga lily atau mawar putih berukuran besar.

Sementara itu, untuk pemilihan bahan, Irna memilih bahan sifon, taffeta, lace, tule, shifon, dan organdi. Namun, Irna tampaknya lebih menyukai mengolah bahan polos. Misalnya saja pada sebuah gaun berbahan organdi warna off-white yang ditempel hiasan daun-daun pada bagian bawah gaun yang mencuri perhatian. Ia juga menggunakan manik, kristal, dan pita-pita besar.

Irna mengatakan bahwa bisnis butik pakaian ini sangat cerah. Terbukti dari banyaknya pesanan yang datang, mencapai 10 gaun, padahal butik ini baru berusia tiga bulan. Setiap potong gaun berkisar antara 5-10 juta untuk kategori first line dan 10-20 juta untuk kelas premium. "Perbedaan hanya ada pada material gaun, selebihnya kami memberi pelayanan yang sama," kata Irna yang juga membuatkan jas pengantin pria ini.

nasional.kompas.com