Tampilkan postingan dengan label furniture ruang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label furniture ruang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Desember 2009

Tips Furniture: Mengatur Rumah Minimalis



Rumah minimalis sangat diminati oleh masyarakat yang serba praktis sekarang ini. Bagaimana cara memilih Furniture Minimalis dan aksesori yang tepat untuk rumah minimalis Anda?

Mempertahankan unsur praktis dan fungsional menjadi kunci dasar dalam mendandani rumah minimalis.

Pemilihan bahan yang tepat dapat mengentalkan konsep furniture minimalis yang ingin dihadirkan. Furniture kaca misalnya yang dipadu dengan aluminium atau besi tempa termasuk jenis furniture minimalis yang banyak digunakan. Selain bentuknya yang simpel, perawatannya pun relatif mudah dilakukan.

Gorden pun mampu mendukung kesan yang ingin ditampilkan dalam ruangan. Dengan jenis roman blind, misalnya yang bersifat ringan sekaligus mampu memberi kesan dinamis dalam ruangan yang minimalis.

Desain dengan presisi yang tegas juga menjadi ciri khas pada arsitektur maupun furniture minimalis. Oleh karena itu, pilih furniture minimalis untuk meja atau kursi yang memiliki desain sederhana, sedikit, atau tanpa ornament. Dengan ornament yang minim tersebut, dapat memudahkan perawatan dan ruangan terksesan lebih lega sehingga cocok bila diterapkan pada rumah minimalis yang mungil.

Minimalis juga dapat dipadukan dengan bahan atau furniture minimalis dari warna - warna kayu seperti coklat tua atau coklat yang kemerahan.

Pemilihan warna dan corak pun harus diperlihatkan dengan cermat, di mana corak bunga-bunga atau warna-warni yang terlalu ramai kurang cocok bila dipadukan dalam rumah minimalis. Pertahankan nada warna setiap kali menambah atau mengganti aksesori dan furniture minimalis dalam satu ruangan.

Tata setiap aksesori dan furniture minimalis dengan cermat, namun usahakan agar ruangan tidak berkesan terlalu penuh karena justru dapat menegaskan kesan minimalis yang ingin diciptakan. Contohnya penataan pigura foto menggunakan pigura yang lebih besar namun dalam jumlah sedikit untuk memberi aksen dalam ruangan.

kompas.com

Selasa, 24 November 2009

Tips Memilih dan Membeli Interior Furniture



Membeli Interior Furniture untuk rumah memang gampang asal telah terpenuhi biaya yang dibutuhkan, tetapi untuk memilih interior furniture yang susuai untuk ruangan dan nyaman untuk dilihat dan dinikmati tidak gampang.

Berikut ini tips untuk memilih dan membeli furniture untuk ruangan rumah anda, agar benar benar dapat sesuai keinginan anda dan tidak menimbulkan penyesalan dikemudian hari.

Survey Ruangan
Adakan survey untuk ruang yang akan diisi dengan interior furniture. Perhatikan warna dinding, luas ruang, tinggi plafon, aksesories ruang serta hal lain yang akan dipilih, misalnya tema klasik, mediterania, minimalis, tradisional, bali dan sebagainya.

Penataan Ruangan
Untuk ruang yang sempit, gunakan interior furniture yang terkesan ringan dan kecil. Furniture kecil bisa memberikan efel luas atau lega pada ruang tersebut. Ruang kecil akan terkesan besar bila jumlah furniture sedikit dan terdapat obyek dinding yang cukup besar, misalnya foto atau lukisan yang memenuhi suatu ruangan.
Ruang yang besar, dapat dibagi kedalam berbagai area yang berbeda. Ruang yang besar dapat memberikan banyak pilihan untuk penataan interior furniture. Tetapi jika terlalu banyak ruang yang kosong, dapat menyebabkan terjadinya kesan dingin.

Penyesuaian Warna
Sebaiknya pemilihan interior furniture dipadukan dengan warna dinding. Pilih warna perabot yang sesuai dengan warna dinding. Bila warna tembok berwarna krem, usahakan warna perabot berkisar dalam warna monokrom krem atau yang senada.Lebih baik lagi jika anda menggunakan jasa desainer interior untuk menara ruang anda.

Penyesuaian Tema Ruang
Untuk pemilihan tema ruang, sesuaikan dengan karakter diri atau keluarga Anda. Jika anda adalah orang yang sibuk dan praktis, dapat memilih tema desain interior furniture yang minimalis.

yellowpages

Kamis, 01 Oktober 2009

Usaha Furniture Minimalis Sangat Menguntungkan

Para mahasiswa di Bandung seolah dimanja jika ingin melengkapi kamar kosnya dengan berbagai perabot atau Furniture Minimalis. Mau yang murah meriah, ada. Yang bergaya minimalis pun tersedia.

Banyaknya mahasiswa dari daerah luar Bandung yang menuntut ilmu di Kota Kembang, agaknya menjadi inspirasi tersendiri bagi Ajeng Arsista Mahardini (28) dan Astin Widyaningrum (27). Ajeng, arsitek lulusan Universitas Parahyangan tahun 2004, sebetulnya sudah 3,5 tahun ini bekerja di Jakarta. Belakangan, Ia memilih berhenti bekerja untuk mengikuti ajakan Astin, teman sejak SMA, membuka usaha sendiri.

"Karena bosan ikut orang terus, akhirnya saya setuju. Kami buka usaha ini Desember 2007 bersama satu teman lagi yang jadi partner pasif," kisah Ajeng. Usaha bermodal awal Rp 40 juta itu dimulai dengan membuat beragam Furniture Minimalis. Sasaran utamanya, ya, para mahasiswa. Karena itulah, Ajeng dan Astin sengaja membuat desain furnitur berwarna cerah, irit tempat, tapi multifungsi (Furniture Minimalis).

Furniture Minimalis yang mereka buat antara lain rak buku, lampu kamar dengan kaki tinggi, keranjang pakaian kotor, meja komputer, wadah (storage) dalam berbagai ukuran, dan sebagainya. "Kalau pembeli ingin ukuran, desain, atau warna yang berbeda, bisa juga. Sebab, yang kami tekankan dalam berjualan justru custom untuk pelanggan," jelas Ajeng.

Barang-barang Furniture Minimalis itu dibuat dari kayu blockboard yang menurut Ajeng lebih kuat, awet, dan tak mudah rusak jika kena air. Untuk menarik pelanggan, Ajeng juga mengajak temannya ikut mengisi tokonya yang ia beri nama Ruang, dengan soft furniture. Antara lain bantal, seprei, dan sebagainya.

Tanggapan para mahasiswa ternyata cukup bagus. Meski baru mengandalkan promosi usaha Furniture Minimalis dari mulut ke mulut, jumlah pelanggan pembeli Furniture Minimalis terus meningkat. "Kebanyakan mahasiswa asal Jakarta. Ada juga, sih, para pengantin baru yang ingin mengisi rumah mereka. Kalau mahasiswa, umumnya memilih warna cerah, sedangkan keluarga baru lebih suka warna yang netral atau aman semisal cokelat, hitam, dan putih.

Ide dari Tamansari
Tak sedikit pula, kata Ajeng, pasangan keluarga baru yang minta kamar atau bahkan rumahnya didesain. "Umumnya tempat tidur, lemari, dan meja rias. Ada juga yang minta dibuatkan kitchen set," jelas lajang asli Yogyakarta ini. Soal harga, berkisar dari puluhan ribu hinga jutaan rupiah. Storage dengan warna-warni cerah, misalnya, dibandrol dengan harga Rp 65 ribu, sementara, keranjang pakaian kotor dengan resleting di bagian atas Rp 100 ribu, dan meja komputer berwarna ungu seharga Rp 470 ribu. Sedangkan untuk produk rumahan atau yang berukuran besar, harganya bisa mencapai Rp 10 juta. Misalnya kitchen set.

Menjelang Lebaran dan tahun ajaran baru adalah masa bagi Ajeng dan Astin menuai rezeki dair Furniture Minimalis bikinan mereka. Ngomong-ngomong, darimana dua sahabat ini mendapat ide berbisnis furnitur minimalis? Ternyata dari banyaknya penjual Furniture Minimalis murah yang ada di Bandung, termasuk di kawasan Tamansari.

Di sana memang berderet penjual Furniture Minimalis murah yang menyediakan keperluan kamar kos mahasiswa. Mulai dari meja komputer sampai tempat tidur. "Sayangnya, warna, model, dan ukurannya itu-itu saja. Dari situ kami punya ide membuat Furniture Minimalis ini."

kompas.com

Rabu, 30 September 2009

Kreasi Interior Rumah Bernuansa Hijau

Hijau merupakan salah satu warna yang paling mudah diterima mata. Kesan yang ditimbulkan adalah suasana sejuk dan segar. Mengaplikasikan warna hijau pada ruangan juga bisa memberikan nuansa natural. Dengan benda antik atau furniture antik juga bisa menghasilkan kesan segar.

Penataan sudut ruang keluarga ini bergaya modern. Pada ruangan ini diletakkan sebuah sofa L dan single sofa bertema warna hijau. Dilengkapi dengan coffee table kaca berbentuk segitiga, ruangan terasa semakin nyaman dengan bantal. Pilihan bisa ditemukan di toko tempat jual sofa.

Penataan bantal sekaligus menjadi elemen dekoratif ruangan. Bantal-bantal berbagai warna, ukuran, dan motif diatur sedemikian rupa sehingga rapi dan sedap dipandang. Ruang keluarga ini berada di area berukuran 2,5 m x 2,5 m. Agar terkesan lebih luas, sebuah cermin besar dipasang di salah satu dinding ruangan. Sebagai aksen, di sisi dinding lainnya digantungkan tirai berwarna kuning gading. Tirai berbahan sejenis organdi, juga berfungsi mengisi kekosongan pada dinding.

Jika diperhatikan, semua unsur pada ruangan memiliki keselarasan meskipun ada berbagai warna, bentuk, dan motif. Keselarasan muncul dari aplikasi tepat warna material pengisi ruang. Ada tiga warna dominan saling "berinteraksi", yakni putih, hijau, dan coklat muda. Ketiganya berpadu satu sama lain sehingga timbul kesan modern dan cantik.

www.kompas.com