Tampilkan postingan dengan label jual sofa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jual sofa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Juni 2010

Tips Membeli Sofa

Tentukan budget

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menyediakan dana. Penyediaan dana sebaiknya dihubungkan dengan rencana pemakaiannya. Jika Anda ingin mengganti sofa setiap 4-6 tahun, belilah sofa yang tidak terlalu mahal (sekitar 1-2 juta). Tapi, jika ingin mengganti sofa dalam jangka waktu lama, yaitu lebih dari 10 tahun, pilihlah sofa yang kuat. Kuat atau ringkihnya sofa salah satu faktor penentunya adalah harga. Semakin mahal harga jual sofa, semakin baik kualitasnya.

Periksa dengan cermat

Ada beberapa hal yang harus diperiksa secara teliti dari sebuah sofa. Pertama, kekuatan jahitannya. Kedua, periksa kaki sofa, apakah cukup mantap, rata, serta tidak goyah diduduki. Lalu periksa lengan kursinya, apakah antara kanan dan kirinya sama rata. Terakhir, periksa rangka kayunya apakah terasa kuat atau goyah.

Coba duduki

Duduki sofa setidaknya 5 menit sebelum membeli. Karena biasanya, ketidaknyamanan sofa dapat dirasakan dalam kurun waktu itu. Rasakan kenyamanan sandarannya, lengan kursi serta pada bagian bawah. Apakah tekukan kaki Anda terasa nyaman atau terasa mengganjal.

Tarik alas dan sandaran

Biasanya jok dan sandaran sofa dapat dilepaskan. Cobalah untuk melepaskannya, dan pada saat bersamaan cek per sofa tersebut. Per yang baik adalah per yang tidak bengkok dan tekanannya kuat.

Upholstery

Pilihlah kain pelapis sofa (upholstery) yang memiliki tenunan rapat. Cara memeriksanya adalah gosokkan tangan Anda pada kain tersebut. Atau, Anda bisa meminta contoh kain tersebut, lalu gosok atau remas. Jika tenunannya tetap rapat, berarti kain tersebut baik.

Kepadatan dan bobot

Sofa yang baik biasanya berbobot cukup berat. Hal tersebut menandakan kerangka sofa terbuat dari kayu bermutu baik. Coba angkat salah satu kaki depan sofa, jika setelah mengangkat 3 cm baru kaki depan lain ikut mengangkat, maka itu menandakan frame-nya tidak kokoh.

Sesuaikan dengan desain rumah

Agar sofa tampak serasi diletakkan di rumah Anda, pilihlan sofa yang sesuai dengan desain rumah. Misalnya, jika nuansa rumah Anda hijau, maka pilihlah sofa juga dengan warna tersebut atau setidaknya yang mendekati.Jangan lupa konsultasi dl mengenai hal lainnya kepada pen jual sofa tersebut

Sumber : conectique.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Kamis, 22 April 2010

Trik Menata Ruang Tamu Anda



Semakin jarangnya tamu berkunjung ke rumah membuat beberapa orang meniadakan ruang tamu dari layout rumahnya, dan menggantikannya dengan ruang keluarga.

Bagi sebagian orang lainnya, ruang tamu tetap jadi bagian yang penting karena konon ruang tamu adalah ruang pertama yang bisa mencerminkan karakter si pemilik.

Di rumah mungil, ruang tamu tentunya berukuran mungil juga. Karenanya, jangan memenuhi ruang tamu dengan furnitur. Gunakan furnitur yang diperlukan saja. Cukup sediakan dua buah sofa 2 dudukan (Jual Sofa), satu sofa 1 dudukan, dan meja. Kalau ruangan masih tersisa bisa ditambah dengan credenza dan meja sudut. Jangan juga menggunakan sofa berukuran besar, karena sofa yang terlalu besar dan terlalu banyak akan membuat ruang jadi tambah sempit dan sesak.

Di mana sofa mesti diletakkan? Jika memungkinkan, kedua sofa bisa disandarkan ke dinding agar ruang terlihat lega. Jika tidak memungkinkan, sandarkan salah satu sofa yang ukurannya paling besar. Yang penting, peletakan tidak mengganggu alur sirkulasi dari pintu masuk ke ruang-ruang lainnya.

Untuk menciptakan gaya yang sedikit beda, cobalah untuk menggunakan dua buah sofa (Jual Sofa) yang berbeda. Beda di sini bisa berarti beda bentuk, beda desain, ataupun beda warna. Untuk menjembatani dua sofa yang berbeda itu, carilah benang merah antara keduanya. Benang merah itu biasanya berupa warna. Untuk menjembatani perbedaan itu, di atas sofa diletakkan bantal kursi atau dudukan yang warnanya sama dengan warna sofa yang satunya. Cara yang cepat, murah, dan mudah, bukan?

tabloidrumah.com

Senin, 18 Januari 2010

Memilih Kursi Sofa untuk Ruang Tamu



Dalam memilih sofa, pertimbangkan keserasian karakter sofa dengan tema interior yang ingin dibangun. Pasangan baru tentu menginginkan hunian yang asri, sesuai idaman mereka. Setelah hunian terbangun, saatnya mengisi dengan furnitur. Mendatangi pusat home furnishing menjadi pilihan tepat.

Ada banyak jenis furnitur tersedia di home furnishing, salah satunya sofa. Pilihannya sangatlah beragam, baik jenis ataupun harga jual sofa. Ada yang terbuat dari lapisan kulit asli atau imitasi. Ada yang berlapis suede, dan banyak lagi. Untuk itu penting bagi Anda untuk memilih dengan tepat.

Hal penting sih sebetulnya bukan pilihan material pelapisnya. Yang paling penting adalah pertimbangan keserasian karakter sofa dengan tema interior yang ingin dibangun. Jangan sampai satu sama lain "bertentangan". Sofa yang kita anggap bagus ketika berada di toko, belum tentu cocok jika ditempatkan di ruangan di rumah. Tidak hanya soal warna dan desain, terkadang ada masalah juga dengan ukurannya.

Menyelaraskan sofa dengan gaya bangunan juga bisa membantu ketika memilih sofa. Gampangnya, jika hunian bergaya klasik, bagusnya pilih furnitur bergaya klasik pula. Atau kalau rumahnya bergaya modern, pilihlah sofa bergaya modern. Beda kedua desain sofa ini jelas dan tegas.

Selain konsep desain, juga perhatikan ukuran dan fungsi ruang. Sesuaikan desain sofa dengan ukuran ruang. Jika ruangan kecil, hindari memilih sofa berukuran besar dan padat. Sofa yang demikian ini membuat ruang tekesan padat dan sempit. Misalnya pada ruang tamu. Biasanya ruang ini relatif kecil, sehingga baiknya diisi sedikit furnitur yang sesuai dengan fungsi ruang. Untuk ruang tamu sebaiknya pilih sofa dengan dua atau tiga dudukan. Lain lagi dengan ruang keluarga, sofa jenis satu dudukan besar lebih cocok. Bentuknya memanjang, bertujuan menjaga keakraban.

Terlepas dari cocok tidaknya dengan interior atau model hunian, kualitas sofa jadi yang utama. Tentu Anda tidak mau sofa yang baru dibeli rusak dalam tempo tiga bulan. Kuncinya di material. Cek atau tanyakan ke penjual kualitas kumparan pegas, komponen busa, sampai bahan pelapisnya (upholstery). Apakah tergolong baik kepada penjual sofa. Jika perlu tanyakan garansi sofa. Biasanya sofa dengan kualitas baik punya kartu garansi. Pepatah lama, teliti sebelum membeli, ternyata masih berlaku.

metroaktual.com

Kamis, 26 November 2009

Sofa U Shape Bikin Keluarga Anda Lebih Akrab



Sofa U shape (Jual Sofa) membentuk ruang. Keterbukaan ruang menjadi lebih intim.

Ruang keluarga ini terletak di lantai dua. Posisinya berada di antara kamar tidur, membelakangi railing void. Awalnya area yang ada bukan untuk ruang keluarga. Namun karena dibutuhkan, ruang ini kemudian dijadikan living room.

Ruangan tidak terlalu luas, hanya sekitar 12 meter persegi. Keberadaan rumah tertata dengan baik, dengan dinding putih, lantai parket, dan jendela kusen kayu. Plafon lantai dua cukup tinggi karena mengikuti bentuk atap. Bahan plafon ditutup oleh material kayu muda, agar ruang tampak lebih lapang.

Ketinggian plafon yang tidak berskala standar, serta kondisi ruang yang berdekatan dengan void, disiasati sang pemilik rumah agar tetap nyaman. Tidak memungkinkan juga untuk mengubah exsisting karena posisinya ada di tengah antara kamar dan balkon. Solusinya adalah dengan memilih furnitur yang dapat membentuk ruang.

Ya, dipilihlah sofa U shape (jual sofa). Besaran sofa 335cmx203cmx85cm, pas sekali diletakkan di sini. Ruang jadi lebih cozy. Dudukan sofa cukup lebar, yaitu 90 cm, ditambah dengan sandaran bantal empuk berukuran 70cmx70cm. Untuk warna, dipilih kombinasi biru tua sebagai dudukan dengan bantalan berwarna merah.

Setelah sofa (jual sofa), pilihan berikutnya berupa coffee table yang ditempatkan di depan tempat duduk itu. Ukurannya disesuaikan dengan sofa, yaitu 100cmx100cmx40cm. Material dari kayu berwarna tua, dengan laci-laci untuk menyimpan barang.

Kabinet TV berukuran besar; dipilih untuk menyimpan barang-barang yang lumayan banyak. Sebagai penutup diletakkan karpet berwarna senada dengan sofa (jual sofa). Sungguh nyaman bersantai di sini!

kompas.com

Kamis, 19 November 2009

Jitu Memilih Sofa untuk Ruangan Anda



PASANGAN baru tentu menginginkan hunian yang asri, sesuai idaman mereka. Setelah hunian terbangun, saatnya mengisi dengan furnitur. Mendatangi pusat home furnishing menjadi pilihan tepat.

Ada banyak jenis furnitur tersedia di home furnishing, salah satunya sofa. Pilihannya sangatlah beragam, baik jenis ataupun harga Jual Sofa. Ada yang terbuat dari lapisan kulit asli atau imitasi. Ada yang berlapis suede, dan banyak lagi. Untuk itu penting bagi Anda untuk memilih dengan tepat.

Hal penting sih sebetulnya bukan pilihan material pelapisnya. Yang paling penting adalah pertimbangan keserasian karakter sofa dengan tema interior yang ingin dibangun. Jangan sampai satu sama lain "bertentangan". Sofa yang kita anggap bagus ketika berada di toko, belum tentu cocok jika ditempatkan di ruangan di rumah. Tidak hanya soal warna dan desain, terkadang ada masalah juga dengan ukurannya.

Menyelaraskan sofa dengan gaya bangunan juga bisa membantu ketika memilih sofa. Gampangnya, jika hunian bergaya klasik, bagusnya pilih furnitur bergaya klasik pula. Atau kalau rumahnya bergaya modern, pilihlah sofa bergaya modern di toko furniture yang jual sofa berkualitas. Beda kedua desain sofa ini jelas dan tegas.

Selain konsep desain, juga perhatikan ukuran dan fungsi ruang. Sesuaikan desain sofa dengan ukuran ruang. Jika ruangan kecil, hindari memilih sofa berukuran besar dan padat. Sofa yang demikian ini membuat ruang tekesan padat dan sempit. Misalnya pada ruang tamu. Biasanya ruang ini relatif kecil, sehingga baiknya diisi sedikit furnitur yang sesuai dengan fungsi ruang. Untuk ruang tamu sebaiknya pilih sofa dengan dua atau tiga dudukan. Lain lagi dengan ruang keluarga, sofa jenis satu dudukan besar lebih cocok. Bentuknya memanjang, bertujuan menjaga keakraban.

Terlepas dari cocok tidaknya dengan interior atau model hunian, kualitas sofa jadi yang utama. Tentu Anda tidak mau sofa yang baru dibeli rusak dalam tempo tiga bulan. Kuncinya di material. Cek atau tanyakan ke toko jual sofa tentang kualitas kumparan pegas, komponen busa, sampai bahan pelapisnya (upholstery). Apakah tergolong baik. Jika perlu tanyakan garansi di toko jual sofa tersebut. Biasanya sofa dengan kualitas baik punya kartu garansi. Pepatah lama, teliti sebelum membeli, ternyata masih berlaku.

regional.kompas.com

Kamis, 17 September 2009

Tips Desain Maket Berbentuk Pohon

Rekan-rekan pembuat Maket Rumah pasti pernah beli bahan dan asesoris maket. Asesoris yang biasa di beli adalah pohon cabang, kursi sofa (Jual Sofa), bahan ****ut, mobil-mobilan, furniture, Interior Disain dll.

Rekan-rekan ingin tahu cara membuatnya? Atau ingin membuatnya sendiri? Saya akan berbagi trik bagaimana membuat Pohon cabang Kita mulai...

Bahan:
1. Kabel serabut
2. Bahan Daun
3. Lem Kayu
4. Cat Semprot
5. Solder
6. Kawat Solder
7. Penguat Pohon (hairspray/clear pilox)

Alat: Cutter, Tang, Pinset, & Kuas

Cara:

1. Potong kabel dengan ukuran sesuai yang diinginkan. Misalnya 10 cm. Sayat pembungkus kabel keluarkan isinya.2. satukan kawat serabut isi kabel tadi dengan cara dililit kemudian solder salah satu bagian ujungnya.
3. Ujung kawat yang tidak di solder kemudian di bagi menjadi beberapa bagian tergantung berapa banyak cabang pohon yang diinginkan. Potong bagian ujung batang bila terlalu panjang
4. Setelah jadi. Kemudian kita somprot dengan cat semprot. Pertama dengan warna abu-abu kemudian dengan warna batang pohon. Misalnya coklat tua.
5. Beri lem di tiap ujung batang
6. Taburkan bahan pohon, tancapkan ujung bawahnya ke tempat pengeringan (streofoam)
7. Setelah kering, beri hairspray atau pilox clear agar pohon tidak rontok dan memberi kesan glossy.

maket46.blogspot.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang