Tampilkan postingan dengan label kucing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kucing. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Juli 2010

Kucing Persia Sebagai Indukan


Sebelum kita membeli atau memelihara kucing persia, banyak hal yang harus dipikirkan sebelum mulai untuk membiakan kucing, terutama kucing persia. Keputusan untuk mengawinkan kucing ini harus benar benar dipertimbangkan dengan matang. Tujuan pembiak harus jelas, apakah ingin mendapatkan kucing persia juara (show quality) atau sekedar kualitas biasa (pet quality).

Perencanaan lokasi pembiakan juga harus sudah ditetapkan, merawat induk nanti yang bunting dan mengurus anak kucing bukanlah pekerjaan yang gampang. Selain itu harus telaten dan sabar, juga perlu dilakukan dengan rasa kasih sayang dan tanggung jawab.

Untuk mendapatkan indukan baik kita harus jeli dalam memilih indukan yang baik seperti :

a. Badan atau Body

Sebaiknya memilih tipe Cobby, yaitu berkaki pendek dan besar, pundak lebar dan kepala melingkar. Dada kucing persia lebar dan dalam. Punggung rata dan lebar dengan tulang yang pendek dan besar. Bahu dan pinggulnya lebarnya sama. Perut berukuran kecil. Otot-ototnya keras dan berkembang dengan baik.

b. Mata

Kucing harus memiliki sepasang mata yang bulat dan besar, terbuka lebar, berwarna cerah dan penglihatannya tajam.

c. Hidung

Hidungnya harus pesek atau pendek, berukuran kecil melebar, dan mendongak ke atas. Di bagian pangkal hidung tampak ada belahan.

d. Telinga

Telinga kucing harus kecil dengan ujung membulat. Jarak antar telinga relatif jauh. Pangkal telinga tidak terlalu terbuka, sedangkan ujungnya melengkung dan menghadap ke bawah.

e. Kepala

Kucing persia memiliki kepala yang berukuran relatif besar atau padat dan melingkar. Struktur tulang wajah atau tengkorak besar, kokoh, dan melingkar. Sementara itu, dagunya bulat, kuat, dan tidak terlalu rendah. Rahangnya besar dan kuat yang ditopang oleh leher yang kuat, pendek, tebal, gigi rapi dan bersih dan under bite tidak lebih dari 2 mm

f. Ekor

Kucing persia memiliki ekor yang pendek, tebal, dan lurus. Ekor yang proposianal atau ideal adalah jika dilipat ke depan dari pangkalnya, ujungnya akan tepat di tengah tengah perutnya. Disamping itu pangkal ekor tidak kaku dan membentuk sudut yang lebih rendah daripada punggungnya.

Selain itu ada beberapa sarat yang harus diperhatikan dalam memilih jenis kucing persia yang dijadikan indukan

1. Surat silsilah

surat silsilah adalah surat yang memuat asal-usul kucing persia. Pada surat silsilah tersebut dicantumkan data induk jantan dan betina 2-4 generasi. Surat juga harus dilengkapi dengan prestasi yang pernah diraih oleh induk. Surat silsilah berguna untuk menjamin keaslian jenis kucing ras.

2. Surat registrasi dan cat ID

surat registrasi menunjukan bahwa kucing persia bersangkutan berasal dari keturunan murni nenek moyangnya, memiliki silsilah yang jelas, serta sudah didaftarkan oleh pembiak atau breeder. Surat tersebut harus dikeluarkan oleh organisasi cat club yang ada di negara bersangkutan

3. Sertifikat Vaksinasi

Sertifikat ini mengindikasikan bahwa hewan tersebut sudah pernah divaksin untuk mencegah penyakit.

http://www.vet-klinik.com/

Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis



Rabu, 14 Juli 2010

Flu Pada Kucing


Penyakit flu sering terjadi pada kucing, terutama pada kucing Persia yang belum divaksinasi dan mudah sekali menular kepada kucing lain. Penyakit ini jarang menyebabkan kematian pada kucing dewasa tetapi dapat berakibat fatal bila menyerang anak kucing. Meskipun pada kucing dewasa jarang berakibat fatal, gejala-gejala penyakit seperti pilek dan bersin-bersin dapat berlangsung cukup lama. Oleh karena itu pencegahan dengan vaksinasi rutin merupakan tindakan terbaik.

Apakah Flu Kucing itu?

Flu kucing adalah penyakit pada kucing yang biasanya disebabkan oleh infeksi satu atau kombinasi beberapa virus (virus herpes dan virus calici) dan bakteri.

Bagaimana cara penularan Penyakit ini ?

Sepertihalnya penyakit flu pada manusia, flu kucing juga menyebar melalui air liur,cairan bersin/droplet yang mengandung virus. Droplet ini tersebar melalui bersin, kontak langsung atau tidak langsung melalui peralatan yang tercemar virus.Masa inkubasi penyakit ini dapat mencapai 3 minggu, artinya kucing bisa saja tidak menunjukkan gejala sakit flu hingga 3 minggu sejak virus menyerang.

Apakah Flu kucing menular pada manusia ?

Tidak. Virus flu pada kucing berbeda dengan virus flu yang menyerang manusia.

Apakah flu kucing dapat diobati ?

Pemberian obat-obatan seperti antibiotik lebih bersifat mencegah infeksi sekunder yang disebabkan oleh bakteri. Obat-obat lain yang diberikan biasanya bertujuan untuk mengurangi gejala flu seperti menurunkan panas, melegakan pernafasan dan menghilangkan lendir saluran pernafasan yang berlebihan.

Apakah Kucing yang terserang Flu dapat kembali sehat ?

Biasanya kucing yang terserang flu kembali sehat dalam beberapa minggu. Pada beberapa kasus infeksi dan gejalanya berlangsung lebih lama, Kucing terlihat selalu bersin-bersin dan pilek selama beberapa bulan.

Perlukah diberi vitamin atau suplemen ?

Vitamin dan suplemen dapat membantu meningkatkan kondisi dan sistem kekebalan tubuh kucing yang sedang sakit. Konsultasikan dengan dokter hewan vitamin/suplemen yang cocok beserta dosisnya.

Apakah Vaksinasi dapat menyembuhkan kucing yang sakit flu ?

Vaksinasi lebih bersifat pencegahan.Vaksinasi rutin tidak 100 % melindungi kucing Persia dari penyakit. Pada kucing yang rutin divaksinasi, meskipun terserang flu biasanya tidak parah dan lebih cepat sembuh.

Sumber : kucingkita.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Selasa, 06 Juli 2010

Merawat Kucing Yang Sedang Hamil

Merawat dan menjaga kucing Persia ketika hamil boleh dikatakan gampang2 susah. Karena kehamilan kucing juga sangat rentan keguguran, oleh berbagai macam sebab yang mungkin tanpa kita sengaja atau sadari. Tapi semua juga tergantung pada si kucing,ada yang fisiknya kuat dan ada juga yang fisiknya lemah. Sehingga kita perlu untuk berhati2 dalam merawat dan menjaganya. Saya pernah mengalami kegagalan dalam menjaga dan merawat kehamilan salah satu kucing kesayang saya. Mungkin karena waktu itu juga saya sangat sibuk dan kurang memperhatikan kondisinya.

Semuanya bukan karena saya sama sekali tidak perduli loh….tapi ada sebab2 yang harus kita perhatikan untuk menjaga kondisi kehamilan kucing kita agar tidak keguguran. Dan kali ini saya akan membantu teman2 untuk bisa merawat dan menjaga kucing kesayangan teman2 agar tidak mengalami keguguran.

1. Jangan pernah memandikan kucing ketika sedang hamil walaupun satukali

2. Jangan sering2 memegang,menekan atau meremas perut kucing

3. Jangan menggedong kucing ketika sedang hamil

4. Jangan membuat kaget atau jangan buat kucing jadi terkejut dengan apapun

5. Berilah vitamin2 khusus kucing

6. Berilah makanan yang banyak mengandung gizi dan kalsium untuk perkembangan bayi2 dalam kandungannya

7. Sediakan tempat yang hangat utuk kucing hamil istirahat dan tidurnya

8. Berilah kasih sayang dan perhatian yg tulus padanya

Semoga apa yang saya tuliskan tersebut diatas bisa membantu teman2 untuk labih berhati2 dalam merawat dan menjaga si kucing persia yg sedang dalam keadaan hamil. Selebih nya mohon maaf bila ada kekurangan nya

Sumber : kucingpersian.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia