Kamis, 25 November 2021

Metode Penggunaan Mesn Food Dehydrator

Metode Memakai Food Dehydrator

Metode memakai food dehydrator sangatlah gampang sebab saat ini desain tombolnya telah digital. Jadi kamu cuma tinggal memencet serta mengendalikan kerja mesin dengan tombol digital saja. Setelah itu perkenankan bahan santapan mengering cocok settingan waktu yang kamu tentukan.

food dehydrator

Food dehydrator ialah suatu mesin pengering bahan santapan yang menolong memesatkan proses pengeringan suatu produk santapan tertentu. Dengan perlengkapan ini, kamu bisa mengeringkan bahan santapan secara kilat walaupun cuaca lagi masa hujan. Jadi walaupun lagi tidak terdapat cahaya matahari hingga kamu senantiasa bisa mengeringkan bahan santapan dengan batuan mesin tersebut. Sehingga penciptaan santapan kering semacam buah, sayur, daging, bumbu, apalagi bahan herbal bisa dicoba kapanpun serta di manapun.

Produk santapan kering umumnya disantap selaku kemilan sehat rendah kalori. Buah kering semacam aprikot, plum, apel, serta kismis merupakan produk yang sangat banyak disantap sebab isi vit serta mineral dan kaya hendak antioksidan.

Metode Memakai Food Dehydrator Bahan Makanan

Food dehydrator memiliki wujud semacam lemari serta mempunyai rak- rak yang tersusun atas drying tray. Dikala kamu mau memasukan bahan santapan yang hendak dikeringkan kamu wajib memotong santapan jadi tipis- tipis. Setelah itu susun potongan bahan santapan tersebut di atas tray.

Berikutnya atur temperatur dan waktu yang diperlukan cocok dengan tipe bahan santapan yang dikeringkan. Control pengaturan perlengkapan ini ada pada digital control panel yang ada di bagian atas. Apabila sudah berakhir mengendalikan temperatur, tunggulah sepanjang sebagian menit sampai bahan santapan betul- betul kering.

Jika telah berakhir memakai perlengkapan ini, jangan kurang ingat buat mensterilkan bagian dalam perlengkapan ini dan drying tray yang digunakan. Supaya mesin awet serta terbebas dari karat. Hasilnya kandungan air yang tercantum dalam bahan santapan yang sudah diproses telah menurun dengan demikian kamu bisa langsung mempackaging produk.

Komponen Yang Bekerja Dalam Food Dehydrator

Food Dehydrator bekerja dengan memakai elemen pemanas, kipas angin, ventilasi hawa, serta baki santapan. Elemen pemanas, kipas, serta ventilasi bekerja sama buat mengalirkan hawa serta melenyapkan kelembapan. Memanaskan santapan membolehkan kelembapan dilepaskan dari santapan serta masuk ke Dehydrator.

Kipas setelah itu mendesak kelembapan berlebih ke ventilasi, di mana dia dilepaskan di luar Dehydrator. Hawa bisa bersirkulasi secara vertikal ataupun horizontal- udara yang bergerak horizontal wajib mempunyai kipas yang dipasang di balik; Dehydrator aliran hawa vertikal mempunyai kipas di bagian atas ataupun dasar perlengkapan.

Dehydrator beroperasi dengan memakai elemen pemanas, kipas angin, ventilasi hawa, serta baki santapan.

Kipas setelah itu mendesak kelembapan berlebih ke ventilasi, di mana dia dilepaskan di luar Dehydrator.

Baki ataupun Nampan Buat Menampung Tetesan Air

Desain baki bermacam- macam dengan dimensi model serta desain; sebagian Dehydrator Food dilengkapi baki yang bisa dilepas serta ditumpuk, yang lain dilengkapi rak kotak yang kaku. Dehydrator listrik umumnya mempunyai rak pengering melingkar.
 
Dehydrator berteknologi besar apalagi bisa jadi mempunyai baki yang berbalik. Baki bisa disesuaikan buat membolehkan perbandingan ventilasi. Nampan kerap bertingkat buat membolehkan bermacam tipe serta dimensi santapan hadapi kehilangan cairan tubuh secara bertepatan.

Desain baki bermacam- macam dengan dimensi model serta desain; sebagian Dehydrator dilengkapi baki yang bisa dilepas serta ditumpuk, yang lain dilengkapi rak kotak yang kaku.

Baki bisa disesuaikan buat membolehkan perbandingan ventilasi.

Atur Temperture ataupun Suhu

Rata- rata santapan mempunyai tingkatan dehydrasi pada temperatur antara 95 serta 145 derajat Fahrenheit. Daging wajib dikeringkan pada temperatur yang lebih besar daripada buah ataupun sayur- mayur buat menghindari perkembangan kuman. Temperatur serta perputaran hawa wajib tidak berubah- ubah buat membolehkan terbentuknya kehilangan cairan tubuh. Mengeringkan santapan pada temperatur yang sangat besar hendak menimbulkan pengeringan yang tidak menyeluruh, meninggalkan santapan dengan bidang luar kering serta bidang dalamnya yang lembab.

Sebagian besar santapan hadapi kehilangan cairan tubuh pada temperatur antara 95 serta 145 derajat Fahrenheit.