Tampilkan postingan dengan label desain logo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label desain logo. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 April 2010

Komunitas Animasi dan Sejuta Ide



Seperti para musisi indie, animator memanfaatkan benar yang namanya komunitas. Dengan komunitas, mereka menciptakan peluang ekonomi sendiri sekaligus bersama-sama menyampaikan aspirasi politik.

Salah seorang animator yang gigih membentuk komunitas adalah Wahyu Aditya (28), pemilik tempat kursus animasi Hellomotion di kawasan Tebet, Jakarta. Sejak empat tahun lalu, dia mencoba menghimpun komunitas animasi melalui festival film pendek dan situs internet.

Festival film itu bertajuk Hellofest yang digelar setiap tahun sejak 2004. Menurut Wahyu, setiap tahun, film yang ikut serta dalam Hellofest sekitar 150 buah, 80 persennya adalah film animasi. Festival yang berlangsung semalam ini biasanya dihadiri sekitar 3.000 orang. Mereka terdiri dari pelajar, mahasiswa, praktisi animasi, dan kurator film animasi.

Melalui festival ini, lanjut Wahyu, animator yang banyak tersebar di Indonesia bisa saling berinteraksi. Dari sini muncul animator-animator potensial.

”Beberapa di antara mereka kami ajak untuk berkolaborasi dalam proyek-proyek yang bersifat komersial,” ujar Wahyu.

Wahyu juga mencoba menghimpun komunitas melalui situs internet bernama Kementerian Design Republik Indonesia dengan alamat kdri.web.id. Situs ini semacam kementerian virtual lengkap dengan kebijakan-kebijakannya. Setiap orang boleh mengirim karya desain grafis, animasi, atau ide liar yang berkaitan dengan kehidupan bangsa Indonesia. Pokoknya, situs ini bisa menampung ide-ide liar dan kritis.

Di situs itu ada sebuah film pendek bertajuk Najis Award. Film itu berupa gabungan karakter animasi dan potongan adegan sinetron. Di bagian akhir, film itu menobatkan sinetron yang mengumbar adegan tampar-menampar sebagai sinetron ternajis karena dianggap paling berhasil melecehkan logika.

Mereka juga mengkritik desain logo-logo yang dianggap kaku milik instansi pemerintah maupun swasta. Mereka menawarkandesain logo baru yang mereka anggap lebih oke, keren, dan funky. Situs itu, katanya, dikunjungi 800- 1.000 orang dari seluruh dunia setiap hari.

”Melalui situs itu kami memang ingin mengubah Indonesia dengan kekuatan alternatif, yakni kekuatan animasi. Sekalian, kami bisa menghimpun komunitas,” ujar Wahyu yang dipilih British Council sebagai International Young Screen Entrepreneur of The Year pada tahun 2007 karena sepak terjangnya dianggap berpengaruh kepada orang banyak.

Bagi Wahyu, komunitas sangat penting bagi orang-orang yang bergerak di dunia animasi. Mengapa? Karena hampir semua industri animasi dijalankan dengan sistem outsourcing. Sebuah film animasi bisa dikerjakan beramai-ramai oleh animator dari berbagai negara.

Wahyu kini sedang menyiapkan sebuah film animasi dengan sistem crowdsourcing. Maksudnya, sistem yang sumber daya dan dananya berbasis pada komunitas yang disebut Wahyu sebagai crowd.

”Saya membuat ceritanya dan di-publish di internet. Crowd bisa mengomentari cerita itu atau memberi dana. Nanti saya akan mencantumkan nama pemberi dana pada film itu,” papar Wahyu.

Setelah film jadi, film itu akan ditonton dan didistribusikan oleh komunitas. Menurut Wahyu, sistem ini sudah digunakan sejumlah animator independen di seluruh dunia untuk mengurangi ketergantungan pada pemilik modal.

Kalau sistem itu berjalan, komunitas animasi mungkin bisa menggoyang hegemoni pemodal besar yang bermain di bisnis ini. (Budi Suwarna)

cetak.kompas.com

Senin, 05 April 2010

Pentingnya Logo Bagi Perusahaan



Apapun jenis organisasinya, baik organisasi bisnis atau sosial memerlukan sesuatu identitas yang mudah untuk dikenali. Untuk itu logo punya peran penting. Logo merupakan suatu bentuk gambar atau bentuk huruf dengan arti tertentu, dan mewakili suatu arti dari perusahaan, produk, daerah, perkumpulan, , negara, dan hal-hal lainnya yang dianggap membutuhkan sesuatu yang singkat dan mudah untuk diingat sebagai pengganti dari nama atau merek yang sebenarnya.

Para ahli komunikasi mengungkapkan bahwa orang cenderung untuk mengingat gambar lebih kuat dari teks atau tulisan. Ketika orang melihat gambar yang menarik, mereka akan menyimpannya dalam ingatan lebih lama daripada tulisan.

Sebuah Desain Logo yang baik menggunakan pilihan warna yang mampu menarik perhatian konsumen yang Anda targetkan. Begitupula dengan gambar, gambar yang ditampilkan dapat mewakili bisnis Anda. Terkadang dari gambar ini dapat memunculkan nilai emosional yang mendasar seperti nilai-nilai keluarga, kasih saying, orangtua, patriotisme, keprihatinan keagamaan, sosial dan sebagainya.

Tujuan dari desain logo yang menarik adalah menempatkan suatu pesan ke dalam benak konsumen diharapkan konsumen akan lebih mudah mengingatnya kembali saat suatu produk atau layanan ditawarkan kepadanya.

Nah disinilah peran logo sebagai ‘wakil’ dari suatu produk, perusahaan atau organisasi tersa penting. Desain Logo tidak sekedar gambar yang menarik atau bentuk huruf-huruf indah , tetapi juga mewakili bisnis Anda secara keseluruhan. Sebuah desain logo yang baik berupaya untuk menempatkan sebagai pesan visual, tidak hanya merupakan pesan dari bisnis yang mereka wakili, tetapi juga sejarah dan budaya yang populer waktu itu.

id.shvoong.com

Senin, 15 Maret 2010

Lomba Desain Logo Kota Bandung Diminati



Tak hanya masyarakat Bandung saja yang antusias mengikuti lomba Desain Logo 200 tahun Bandung. Animo peserta dari kota-kota lain juga tinggi, hingga panitia memperpanjang masa pengembalian karya.

Hal itu ***ngkapkan Koordinator Lomba Logo 200 Tahun Kota Bandung, Yanyan Wahdanimar saat dihubungi detikbandung melalui telepon genggamnya, Selasa (26/1/2010).

"Engga hanya orang Bandung yang semangat ikut, dari luar kota seperti Jogja, Solo, Surabaya sampe Batam banyak yang tanya-tanya dan minta formulir," tutur Yanyan.

Menurut Yanyan, meskipun lomba ini untuk mencari Desain Logo 200 Tahun Bandung, namun lomba ini dibuka secara umum bagi seluruh masyarakat. "Yang pasti pesertanya harus pecinta Bandung, siapapun boleh. Bahkan kemarin bule juga sempat minta informasi lomba ini," tambahnya.

Dijelaskan Yanyan, di kantor sekretariat lomba di Jalan Saledri 42, lebih dari seratusan formulir telah diambil para peserta. Pengumpulan karya masih akan dibuka hingga 7 Februari 2010 mendatang. "Seratusan itu baru yang di sekretariat saja, belum lagi yang di radio-radio yang kerjasama. Ada 6 radio," sebut Yanyan.

Meski telah ratusan formulir diambil di tempat-tempat tersebut, hingga kini ***ngkapkan Yanyan baru sekitar 20 karya saja yang telah diterima panitia. "Makanya kita perpanjang masa pengumpulan karyanya, memberi kesempatan tambahan," pungkasnya.

bandung.detik.com

Selasa, 16 Februari 2010

Tips Membuat Logo


1. Mark-ing
Sebuah desain logo bisa menjadi mark-ing (mudah diingat), jika ada sebuah bentuk yang diinterpretasikan. Dan untuk melakukan interpretasi ini biasanya seorang desainer menggunakan ?teori analog? Untuk mewakili bentuk yang dimaksud. Bentuk yang dimaksud biasanya diambil dari nama sesuatu objek (corporate atau produk) yang dibuat logonya.Semisal desain logo corporate ?redshoe?, maka istilah shoe di sini yang dijadikan sebagai aksentuasi (titik focus).Diwakilkan dengan bentuk sepatu wanita. Dan dominasi logo bisa menggunakan symbol ini.
2. Eye-catching
Sebuah desain logo akan memiliki nilai lebih jika memiliki unsur eye-catching. Dari sekian banyak gambar yang dipajang, baik di outlet, toko buku, atau tumpukan kartu nama, apakah logo tersebut mampu menarik perhatian lebih dominan dibanding gambar atau bentuk yang lain?

Untuk mampu membuat sebuah desain logo yang eye-catching memang tidak mudah. Ada beberapa hal yang musti dipertimbangkan. Mulai target pasar, karakteristik audience yang dituju, atau media yang akan dipakai, dan sebagainya. Tetapi hal ini bisa dipelajari, dan membutuhkan jam terbang yang tinggi.

Salah satu dari unsur di atas yang membuat sebuah desain logo perusahaan memiliki eye-catching adalah konsep bentuk yang unik. Selain bentuk yang mark-ing bentuk yang unik juga menjadi salah satu syarat sebuah desain logo mampu menyita perhatian audience. Ada banyak symbol yang bisa dipakai untuk menginterpretasikan sebuah objek, tetapi dari beberapa pilihan alternatif sebenarnya ada salah satu atau salah dua yang lebih eye-catching. Dari bentuk dasar sebuah desain logo sebenarnya bisa ditambahkan cosmetic ( meminjam istilah fashion ) atau ornamen pendukung, berupa bentuk yang sifatnya sebagai pemanis. Selain itu karena sifatnya cosmetic di sini hanya sebagai pemanis, maka kekuatannya tidak begitu dominan. Bentuk yang dipilih sebagai cosmetic bisa berupa bentuk bulat, persegi, kotak, segitiga, atau sekedar garis lengkung.
Semisal desain logo perusahaan corporate ?redshoe? Di atas, dari bentuk dasar sebuah objek image ?sepatu? Kita bisa mengolah bentuk dasar tersebut menjadi beberapa pilihan, disesuaikan bagian mana yang ingin di tonjolkan. Atau dengan menambahkan ornament bentuk sebagai cosmeticnya.
3. Trend
Perkembangan logo perusahaan sedikit banyaknya dipengaruhi oleh trend, seperti layaknya trend di dalam dunia fashion. Trend di sini mewakili apresiasi dinamika dari bentuk logo itu sendiri. Seperti kita ketahui di awal tahun 2000, trend untuk logo yang berkembang adalah bentuk
Digital, dimana bentuknya disini lebih banyak diwakili oleh garis dan dot (titik). Hal ini mengacu pada era it yang berkembang pesat di awal tahun tersebut. Dimana banyak bentuk-bentuk yang mewakili dunia it menjadi trade mark logo-logo yang lahir pada masa itu. Mulai dari bentuk font sampai konsep efek matrix berpengaruh besar pada proses kelahiran logo-logo.
Trend sebenarnya identik dengan wabah influenza yang menyebar tanpa bisa diketahui asal muasalnya. Saling mempengaruhi dan memiliki masa incubasi. Kadang sifatnya ?circular? Atau berulang, dimana konsep lama kembali menjadi trend baru. Banyak faktor yang menyebabkan adanya trend ini, yang semuanya berasal dari external. Bisa karena gejala yang terjadi di sekitar kita, seperti fashion, tv, system, politik, dsb.



Http://www.designmagz.com

Tips Merancang Desain Logo



Hal penting yang harus di perhatikan saat merancang Desain Logo:

* Memahami tentang teknik dan kreatif dalam perancangan logo, memahami perusahaan klien tentang produk / jasa yang mewakili visi,misi dan tujuannya, memahami klien/audience dari perusahaan tersebut dengan melakukan survey/penelitian. Pemahaman tersebut penting untuk menghasilkan logo yang efektif, sesuai dengan bidang usaha dan meningkatkan image perusahaan serta meningkatkan kepercayaan dari klien/audience perusahaan klien anda.

* Melakukan penelitian di Internet atau majalah tentang konsep perancangan Desain Logo dan melengkapi konsep tersebut dengan konsep anda. Pada umumnya konsep tersebut mengacu pada bentuk, Font, warna dan ukuran. Tambahkan dengan konsep anda yang berbeda, hal ini akan menghasilkan karya yang. Seperti warna hijau, semua orang mengerti makna warna ini, alami! Gunakan bahasa lain pada arti warna ini, jika perlu tidak usah buang-buang kata dengan memberikan deskripsi warna ini.

Sebenarnya warna memiliki makna yang berbeda pada beberapa orang/daerah, jadi menurut saya, warna bukan mewakili secara mutlak dari identitas/makna tertentu sebuah perusahaan, namun bisa menjadikan karakteristik sebuah perusahaan. Sebagai contoh, bendera kematian jika di daerah saya Bantul of Yogyakarta berwarna putih, sedangkan di daerah lain ada yang berwarna merah,hitam dsb. Kalo berbeda-beda bagaimana jika untuk bendera kematian merah dipahami dengan kemarahan/ kekuatan? Bukan kesedihan /kelemahan hati dari keluarga yang ditinggal?? Warna lebih memberikan kehidupan dari Logo.

* Cari referensi tentang logo-logo dan sejarah sukses dari perusahaan-perusahaan besar. Meskipun memiliki bentuk logo yang menarik, sebuah perusahaan belum tentu besar, maka kisah sukses dari perusahaan besar dapat dijadikan pertimbangan perancangan logo. Sekecil apapun jenis usaha tentu memiliki harapan untuk menjadi besar, maka dalam perancangan logo perlu untuk berpikir sebagai pemilik perusahaan klien anda dan bertekat untuk mengembangkan perusahaan menjadi lebih besar. Pemahaman ini untuk menghindari kelemahan logo dan kemungkinan kesalahan, seperti ketidak tepatan pada karakter logo dengan perusahaan, meskipun bentuk dan warna dari logo menarik. Rancanglah logo perusahaan klien anda sebagai perusahaan kelas dunia

* Pelajari penggunaan software yang lain dari kebiasaan anda mendesain, seperti CorelDraw, Adobe Creative Suite, photoshop dan sebagainya dalam berbagai versi, hal ini akan dapat memberikan ide baru dan teknik lain dalam proses pengembangan - finishing

deskomers01.com

Rabu, 10 Februari 2010

Sejarah Desain Logo Google



Desain logo google ini merupakan pernyataan bahwa google senang membuat segala sesuatunya sederhana dan mudah. Setiap orang hampir sudah pasti mengenal desain logo google yang sederhana, minimalis, dinamis dan modern. Tetapi sangat sedikit yang mengenal siapa yang mendesign logo tersebut dan bagaimana proses kreatif yang terjadi dibalik design logo search engine nomor satu dijagad maya.
Kebanyakan orang menyangka bahwa para pendiri google sendirilah yang mendesain logo perusahaan, dugaan mendesain logo perusahaan sendiri ini sudah barang tentu salah. Sergei brin adalah seorang ahli matematika yang sejak awal tertarik pada data mining sedangkan larry page adalah rekan sesama mahasiswa s3 yang ahli komputer.
Pada awal pertemuan mereka selalu terlibat dalam permusuhan sen*** (menurut rekan-rekan mereka) dalam perumusan data mining melalui hubungan link antar halaman web, mereka berdua selalu melihat ketidaksempurnaan dalam perumusan yang dibuat oleh rekan mereka, sampai suatu ketika mereka berdua memutuskan memindahkan penelitian kesebuah garasi pinjaman dari seorang saudara sergei brin dan akhirnya menjadi search engine nomor satu.
desain logo google ini dibuat pada saat-saat akhir sebelum peluncuran oleh sahabat mereka, asisten profesor seni pada standford university, ruth kedar. Para pendiri google ini terkenal senang merekrut atau memakai keluarga dan sahabat-sahabat mereka untuk urusan bisnis.
Proses desain logo ini dimulai dengan sebuah visi yang sederhana dari para pendirinya yaitu bahwa mereka ingin membuat sebuah logo yang menyenangkan tanpa adanya sebuah item, barang, benda apapun yang dapat dikenali atau diidentifikasi yang pada akhirnya akan membatasi google itu sendiri. Pada awalnya mereka juga tidak memiliki visi mengenai kemana perusahaan mereka akan dibawa bahkan mereka memasukkan tagline “google does not do horoscopes, financial advice or chat”, yang pada akhirnya tidak pernah muncul sama sekali.




Http://jayagila.wordpress.com

Rabu, 30 Desember 2009

Tips Mendesain Logo



1. Sebelum anda mendesain logo, pikirkanlah beberapa kata-kata kunci (keyword) yang mempu mereprentasikan/mewakili perusahaan anda. Pikirkan tentang sebuah gambar yang pertama melintas di benak anda dari kata-kata kunci tadi, misalnya teamwork=gambar jabat tangan, learning=buku, dsb. Jika memungkinkan, tanyakan pada rekan-rekan anda tentang kata-kata kunci tadi agar dapat memeprbanyak pilihan dan padan kata.
2. Carilah pada gambar clipart yang sekiranya paling dekat mewakili atau sesuai dengan kata kunci anda. Jika anda memiliki bakat sketsa, anda bisa menuangkan sendiri dalam beberapa sketsa. Cetaklah beberapa alternatif gambar tersebut secara terpisah, sehingga anda bisa mengamatinya secara bersamaan. Cetakan-cetakan (print out) ini bukanlah logo anda melainkan hanya gambar yang mewakili ide-ide anda, representasi dari kata-kata kunci tadi.
3. Desain logo memang membutuhkan proses yang tidak cepat. Semakin banyak sentuhan anda, semakin tepat desain logo anda. Ambilah contoh desain logo perusahaandari perusahaan-perusahaan yang sejenis dengan perusahaan anda. Yang mana yang anda sukai? Apakah ada gambar yang menarik anda? Desain logo mana yang lebih mampu bercerita banyak? Mana yang lebih mengesankan?
4. Untuk memperkaya khasanah anda tentang gambar-gambar yang mampu mewakili keyword, anda bisa browse melalui internet. Carilah yang paling mendekati karakter perusahaan anda dan sekaligus unique desain logo perusahaan.
5. Persempit pilihan anda kepada bebarapa gambar yang telah anda seleksi –yang sesuai dengan keyword dan mampu mewakili perusahaan anda. Cek ulang hasil penyaringan tersebut, dengan menyampaikan ke beberapa orang/rekan anda–yang memahami desain. Tanyakan tentang apa yang ada di benak mereka ketika melihat gambar-gambar tersebut untuk pertama kalinya. Sebagian gambar mungkin akan bermakna negatif bagi mereka.
6. Kombinasikan gambar-gambar fovarit anda –hasil seleksi- untuk mencipatkan desain logo perusahaan hasil olahan anda pribadi. Pertimbangkan komposisinya apabila ditempatkan pada business card. Desain yang terlalu komplek justru tidak terlalu bagus dan tidak terlalu mengesankan customer.




Http://tipsanda.com

Selasa, 29 Desember 2009

Cara Mudah Buat Desain Logo Online



Jika anda kebetulan termasuk orang yang punya jiwa seni tinggi, mungkin membuat Desain Logo sendiri di aplikasi Windows Paint bukanlah suatu hal yang sulit. Tetapi jika mau mencari gampangnya saja, silahkan buka layanan dari Logo Ease. Logo Ease tidak jauh beda dengan PICNIK, sebuah site layanan untuk edit foto secara online. Hanya saja Logo Ease dapat membantu anda untuk membuat desain Logo secara online.

Tersedia secara cuma-cuma, Logo Ease memungkinkan anda menciptakan dan mennyimpan desain-desain logo profesional tanpa perlu pengetahuan teknis sama sekali. Tapi, untuk bisa melakukannya, anda harus mendaftarkan diri terlebih dahulu. Tahap ini mudah saja, karena mereka tidak akan meminta anda untuk melakukan konfirmasi registrasi via email.

Setelah itu anda dipersilahkan memilih logo gambar yang anda inginkan. Secara automatis, akan terbuka sebuah editor sehingga anda bisa mengubah ukuran gambar tersebut, menambahkan teks, atau mengubah warna berbagai bagiannya. Sebagai informasi, ada lebih dari 1000 gambar yang bisa dipilih serta beraneka jenis font.

Asiknya, anda dapat berpindah-pindah antar berbagai sampel disain dengan mengubah layout, warna, atau font teks logo. Tidak tahu harus mulai dari mana? jangan khawatir, disediakan pula sampel Desain Logo gratis untuk membantu anda mencari inspirasi. Setelah logo tersebut selesai, anda akan menerima file yang kemudan bisa digunakan sebagai media electronik atau dicetak.

Bagi pengguna profesioanl, layanan ini bisa membantu menyediakan berbagai macam ide desain. Tapi yang terpenting, layanan desain logo gratisan ini bisa menghemat banyak waktu anda karena menawarkan solusi jadi untuk desain logo tertentu. Tidak percaya? main saja ke www.logoease.com

nyem.or.id

Rabu, 23 Desember 2009

Tips Praktis Mendesain Sebuah Logo




1. Sebelum anda mendesain logo, pikirkanlah beberapa kata-kata kunci (keyword) yang mempu mereprentasikan/mewakili perusahaan anda. Pikirkan tentang sebuah gambar yang pertama melintas di benak anda dari kata-kata kunci tadi, misalnya teamwork=gambar jabat tangan, learning=buku, dsb. Jika memungkinkan, tanyakan pada rekan-rekan anda tentang kata-kata kunci tadi agar dapat memeprbanyak pilihan dan padan kata.

2. Carilah pada gambar clipart yang sekiranya paling dekat mewakili atau sesuai dengan kata kunci anda. Jika anda memiliki bakat sketsa, anda bisa menuangkan sendiri dalam beberapa sketsa desain logo perusahaan. Cetaklah beberapa alternatif gambar tersebut secara terpisah, sehingga anda bisa mengamatinya secara bersamaan. Cetakan-cetakan (print out) ini bukanlah desain logo anda melainkan hanya gambar yang mewakili ide-ide anda, representasi dari kata-kata kunci tadi.

3. Desain logo perusahaan memang membutuhkan proses yang tidak cepat. Semakin banyak sentuhan anda, semakin tepat desain logo anda. Ambilah contoh logo dari perusahaan-perusahaan yang sejenis dengan perusahaan anda. Yang mana yang anda sukai? Apakah ada gambar yang menarik anda? Logo perusahaan mana yang lebih mampu bercerita banyak? Mana yang lebih mengesankan?

4. Untuk memperkaya khasanah anda tentang gambar-gambar yang mampu mewakili keyword, anda bisa browse melalui internet. Carilah yang paling mendekati karakter perusahaan anda dan sekaligus unique.

5. Persempit pilihan anda kepada bebarapa gambar yang telah anda seleksi –yang sesuai dengan keyword dan mampu mewakili perusahaan anda. Cek ulang hasil penyaringan tersebut, dengan menyampaikan ke beberapa orang/rekan anda–yang memahami desain. Tanyakan tentang apa yang ada di benak mereka ketika melihat gambar-gambar tersebut untuk pertama kalinya. Sebagian gambar mungkin akan bermakna negatif bagi mereka.

6. Kombinasikan gambar-gambar fovarit anda –hasil seleksi- untuk mencipatkan desain logo hasil olahan anda pribadi. Pertimbangkan komposisinya apabila ditempatkan pada business card. Desain logo perusahaan yang terlalu komplek justru tidak terlalu bagus dan tidak terlalu mengesankan customer





Http://tipsanda.com

Rabu, 16 Desember 2009

Tips Mendesain




1. Mark-Ing
Sebuah desain gambar logo bisa menjadi mark-ing (mudah diingat), jika ada sebuah bentuk yang diinterpretasikan. Dan untuk melakukan interpretasi ini biasanya seorang desainer menggunakan ?teori analog? untuk mewakili bentuk yang dimaksud. Bentuk yang dimaksud biasanya diambil dari nama sesuatu objek (corporate atau produk) yang dibuat logonya.

2. Eye-Catching
Sebuah desain logo akan memiliki nilai lebih jika memiliki unsur eye-catching.
Dari sekian banyak gambar yang dipajang, baik di outlet, toko buku, atau tumpukan kartu nama, apakah logo tersebut mampu menarik perhatian lebih dominan dibanding gambar atau bentuk yang lain?
Untuk mampu membuat sebuah desain logo yang eye-catching memang tidak mudah. Ada beberapa hal yang musti dipertimbangkan. Mulai target pasar, karakteristik audience yang dituju, atau media yang akan dipakai, dan sebagainya. Tetapi hal ini bisa dipelajari, dan membutuhkan jam terbang yang tinggi.
Salah satu dari unsur di atas yang membuat sebuah desain memiliki eye-catching adalah konsep bentuk yang unik. Selain bentuk yang mark-ing bentuk yang unik juga menjadi salah satu syarat sebuah desain logo mampu menyita perhatian audience. Ada banyak symbol yang bisa dipakai untuk menginterpretasikan sebuah objek, tetapi dari beberapa pilihan alternatif sebenarnya ada salah satu atau salah dua yang lebih eye-catching. Dari bentuk dasar sebuah desain logo sebenarnya bisa ditambahkan cosmetic ( meminjam istilah fashion ) atau ornamen pendukung, berupa bentuk yang sifatnya sebagai pemanis. Selain itu karena sifatnya cosmetic di sini hanya sebagai pemanis, maka kekuatannya tidak begitu dominan. Bentuk yang dipilih sebagai cosmetic bisa berupa bentuk bulat, persegi, kotak, segitiga, atau sekedar garis lengkung.

3. Trend
Perkembangan desain gambar logo sedikit banyaknya dipengaruhi oleh trend, seperti layaknya trend di dalam dunia fashion. Trend di sini mewakili apresiasi dinamika dari bentuk logo itu sendiri. Seperti kita ketahui di awal tahun 2000, trend untuk logo yang berkembang adalah bentukdigital, dimana bentuknya disini lebih banyak diwakili oleh garis dan dot (titik). Hal ini mengacu pada era IT yang berkembang pesat di awal tahun tersebut. Dimana banyak bentuk-bentuk yang mewakili dunia IT menjadi trade mark logo-logo yang lahir pada masa itu. Mulai dari bentuk font sampai konsep efek matrix berpengaruh besar pada proses kelahiran logo-logo.





http://www.designmagz.com

Selasa, 08 Desember 2009

Mendesain Coffee Shop



Kompas.com - salah satu bagian dalam proses membangun bisnis coffee shop adalah mendesainnya. Proses desain ini merupakan awal dari perwujudan bisnis anda, dari bagaimana coffee shop akan terlihat dari dalam maupun luar, hingga menu apa yang anda tawarkan. Seluruh aspek desain ini perlu anda jabarkan di atas kertas, sehingga perencanaan anda dapat ditangkap dengan jelas oleh investor dan kontraktor yang akan membangunnya. Apa saja yang perlu dipertimbangkan dalam mendesain coffee shop, simak tips dari carl hose, penulis dan kontributor blue review dan writer's journal.
1. Pilih lokasi dimana coffee shop akan didirikan. Jika anda tidak dapat langsung memilih lokasi, setidaknya gambarkan tipe lokasi yang anda cari. Lokasi memang merupakan faktor penting, karena berhubungan dengan cara anda mendesain eksterior dari coffee shop tersebut. Jika anda tidak memiliki gambaran lokasi secara spesifik, anda perlu mencari beberapa ide tentang dimana letak toko yang anda inginkan.
2. Pertimbangkan warna dan elemen dekoratif yang meningkatkan suasana coffee shop. Misalnya, bagaimana dinding interior maupun eksterior design murah dari toko anda dicat dengan warna-warna kopi, dan didekorasi dengan lukisan-lukisan tangan bertema kopi. Cangkir kopi, sekantung kopi dengan biji kopi yang tumpah, serta mesin penggiling kopi, adalah ide-ide desain yang baik. Selain lukisan, anda juga dapat menambahkan dekorasi ruangan dengan barang-barang bertema kopi, seperti mesin penggiling kopi yang antik, atau koleksi cangkir kopi. Ini hanya sekadar contoh saja. Anda bisa menambahkan apa saja sesuai selera anda.
3. Buat sketsa untuk berbagai design murah sebanyak yang anda bisa, dengan penampilan dalam maupun luar bangunan coffee shop. Semakin baik anda dapat menjabarkan sketsa tersebut, semakin efektif sketsa tersebut bagi kontraktor untuk melaksanakan kerja konstruksinya. Jika anda tidak memiliki pengetahuan artistik untuk memindahkan desain anda ke atas kertas, anda perlu mempekerjakan seseorang untuk mengerjakan sketsa tersebut untuk anda. Gambaran dari design plan ini akan membantu anda mendapatkan apa yang anda inginkan selama tahap pembangunan. Anda juga perlu memperhatikan layout lantainya. Anda tentu ingin pengunjung dapat berjalan dengan nyaman tanpa menabrak meja pengunjung yang lain. Pertimbangkan pula furniture yang anda gunakan. Yang pasti, anda akan membutuhkan meja-kursi dan sudut-sudut yang nyaman bagi pengunjung untuk ngobrol sambil menikmati kopi. Stools dan meja-meja, beberapa sofa kecil, dan area untuk pengunjung yang membawa laptop adalah beberapa elemen desain yang praktis.
4. Buat desain menu dengan memikirkan apa keinginan pecinta kopi. Karena anda mendesain coffee shop dari awal, tentu anda juga harus mempertimbangkan item-item lain yang membantu kesuksesan coffee shop anda kelak. Selain kopi segar yang baru dimasak, pastry, cake, atau sandwich dapat menjadi tambahan keuntungan pada menunya. Mendaftar menu yang disajikan di atas kertas, dan menemukan supplier yang cocok, adalah bagian dari proses desain yang dapat menghemat waktu dan uang anda



Http://female.kompas.com

Selasa, 24 November 2009

Tentang Desain Logo



Berasal dari kata logo, type (Merriam-Webster Dictionary), merupakan sebuah huruf atau sebuah plat yang dicetakkan yang memiliki makna, yang biasa dipergunakan sebagai nama surat kabar atau lambang (1816).

Dalam perkembangannya, Desain Logo mengalami deformasi bentuk mulai dari bentuk-bentuk desain logo yang rumit hingga menjadi sebuah bentuk yang sederhana dan mudah diingat. Pelbagai pilihan elemen-pun ikut bertambah, mulai dari penggunaan inisial, nama perusahaan, monogram maupun pictogram. Seiring dengan perkembangan dunia periklanan, peran desain logo menjadi amat penting terutama dalam pembuatan strategi branding sebuah produk. Fungsi identitas merupakan ukuran sebuah logotype, dengan hanya melihat logo seseorang akan ingat, tertarik, lalu membeli. Dari fungsi ini, desain logo kemudian menjadi ukuran sebuah citra, baik citra sebuah produk, perusahaan maupun organisasi.

Jenis & Tipe Logo

Pada masa awal perkembangannya, pembagian jenis desain logo tidaklah serumit sekarang. Mula-mula desain logo hanya berupa bentuk yang tak terucapkan seperti gambar, yang dibuat oleh perajin untuk lambang kerajaan. Seiring dengan berkembangnya jaman, desain logo tidak hanya digunakan untuk kepentingan kerajaan saja, melainkan untuk memberi tanda pada barang-barang yang dijual di pasar.

Pembagian jenis logo secara sederhana terbagi atas dua bagian yaitu Word Marks atau Brand Name yaitu logo yang tersusun dari bentuk terucapkan, serta Device Marks atau Brand Mark yang tersusun dari bentuk tak terucapkan. Bisa pula logo terdiri atas keduanya, yang merupakan kombinasi dari brand name dan brand mark. Sebagai contoh untuk brandname adalah logo Sony yang hanya tersusun dari kata sony, dan Shell logo untuk brand mark yang tersusun dari gambar kerang. Sedangkan paduan keduanya adalah seperti logo rokok Djarum, yang terdiri dari tulisan Djarum dan gambar jarum.

Kemudian dengan semakin bertambahnya jumlah produk di pasar, serta semakin kompleknya karakteristik pasar muncul berbagai jenis desain logo, yang pada dasarnya merupakan paduan dari dua jenis desain logo diatas.

belajardekavedua.blogspot.com

Kamis, 05 November 2009

Tips Mendesain Sebuah Logo




Sering kita lihat, baik pada billboard-billboard yang dipajang di jalan raya, ataupun cop surat , atau juga kartu nama, mungkin juga buku, dan masih banyak lagi, sebuah gambar atau symbol yang di kenal dengan istilah “
logo perusahaan” . Di dalam logo sendiri ada misi yang diemban untuk sampai ke khalayak, meliputi :

1. Mark-ing
sebuah
desain logo bisa menjadi mark-ing (mudah diingat), jika ada sebuah bentuk yang diinterpretasikan. Dan untuk melakukan interpretasi ini biasanya seorang desainer menggunakan ?teori analog? Untuk mewakili bentuk yang dimaksud. Bentuk yang dimaksud biasanya diambil dari nama sesuatu objek (corporate atau produk) yang dibuat logonya.
semisal logo corporate ?redshoe?, maka istilah shoe di sini yang dijadikan sebagai aksentuasi (titik focus)
diwakilkan dengan bentuk sepatu wanita. Dan dominasi logo bisa menggunakan symbol ini.
2. Eye-catching
sebuah desain logo akan memiliki nilai lebih jika memiliki unsur eye-catching. Dari sekian banyak gambar yang dipajang, baik di outlet, toko buku, atau tumpukan kartu nama, apakah logo tersebut mampu menarik perhatian lebih dominan dibanding gambar atau bentuk yang lain?
Untuk mampu membuat sebuah desain logo perusahaan yang eye-catching memang tidak mudah. Ada beberapa hal yang musti dipertimbangkan. Mulai target pasar, karakteristik audience yang dituju, atau media yang akan dipakai, dan sebagainya. Tetapi hal ini bisa dipelajari, dan membutuhkan jam terbang yang tinggi untuk itu gunakanlah jasa desain dan jasa desain logo.
Salah satu dari unsur di atas yang membuat sebuah desain memiliki eye-catching adalah konsep bentuk yang unik. Selain bentuk yang mark-ing bentuk yang unik juga menjadi salah satu syarat sebuah desain logo perusahaan mampu menyita perhatian audience. Ada banyak symbol yang bisa dipakai untuk menginterpretasikan sebuah objek, tetapi dari beberapa pilihan alternatif sebenarnya ada salah satu atau salah dua yang lebih eye-catching. Dari bentuk dasar sebuah desain logo sebenarnya bisa ditambahkan cosmetic ( meminjam istilah fashion ) atau ornamen pendukung, berupa bentuk yang sifatnya sebagai pemanis. Selain itu karena sifatnya cosmetic di sini hanya sebagai pemanis, maka kekuatannya tidak begitu dominan. Bentuk yang dipilih sebagai cosmetic bisa berupa bentuk bulat, persegi, kotak, segitiga, atau sekedar garis lengkung. Semisal logo perusahaan?redshoe? Di atas, dari bentuk dasar sebuah objek image ?sepatu? Kita bisa mengolah bentuk dasar tersebut menjadi beberapa pilihan, disesuaikan bagian mana yang ingin di tonjolkan. Atau dengan menambahkan ornament bentuk sebagai cosmeticnya.
3. Trend
Perkembangan jasa desain dan jasa desain logo sedikit banyaknya dipengaruhi oleh trend, seperti layaknya trend di dalam dunia fashion. Trend di sini mewakili apresiasi dinamika dari bentuk logo itu sendiri. Seperti kita ketahui di awal tahun 2000, trend untuk logo yang berkembang adalah bentuk Digital, dimana bentuknya disini lebih banyak diwakili oleh garis dan dot (titik). Hal ini mengacu pada era it yang berkembang pesat di awal tahun tersebut. Dimana banyak bentuk-bentuk yang mewakili dunia it menjadi trade mark desain logo-logo yang lahir pada masa itu. Mulai dari bentuk font sampai konsep efek matrix berpengaruh besar pada proses kelahiran desain logo-logo.


Http://www.designmagz.com

Kamis, 29 Oktober 2009

Tips Mendesain Sebuah Logo



Sering kita lihat, baik pada billboard-billboard yang dipajang di jalan raya, ataupun cop surat , atau juga kartu nama, mungkin juga buku, dan masih banyak lagi, sebuah gambar atau symbol yang di kenal dengan istilah “
logo perusahaan” . Mungkin bagi khalayak awam logo tak jauh beda dengan bentuk atau gambar yang berwarna-warni yang menjadi icon sebuah corporate, bentuk usaha, ataupun sebuah produk. Sebenarnya dibalik logo ada banyak unsur yang menyusunnya menjadi sebuah bentuk yang bisa dilihat dan bisa dinikmati seperti itu. Logo perusahaan merupakan icon yang mewakili sesuatu, yang mampu menjelaskan secara singkat ke khalayak ( penikmat ) serta mampu menanamkan brand image ke dalam memory otak dengan mudah ( mar-king ). Di dalam logo sendiri ada misi yang diemban untuk sampai ke khalayak, meliputi :

1. Mark-ing
sebuah desain logo bisa menjadi mark-ing (mudah diingat), jika ada sebuah bentuk yang diinterpretasikan.
Dan untuk melakukan interpretasi ini biasanya seorang desainer menggunakan ?teori analog? Untuk mewakili bentuk yang dimaksud. Bentuk yang dimaksud biasanya diambil dari nama sesuatu objek (corporate atau produk) yang dibuat logonya.
semisal logo corporate ?redshoe?, maka istilah shoe di sini yang dijadikan sebagai aksentuasi (titik focus)
diwakilkan dengan bentuk sepatu wanita. Dan dominasi logo bisa menggunakan symbol ini.
2. Eye-catching
sebuah desain logo akan memiliki nilai lebih jika memiliki unsur eye-catching. Dari sekian banyak gambar yang dipajang, baik di outlet, toko buku, atau tumpukan kartu nama, apakah desain logo tersebut mampu menarik perhatian lebih dominan dibanding gambar atau bentuk yang lain?
Untuk mampu membuat sebuah desain logo yang eye-catching memang tidak mudah. Ada beberapa hal yang musti dipertimbangkan. Mulai target pasar, karakteristik audience yang dituju, atau media yang akan dipakai, dan sebagainya. Tetapi hal ini bisa dipelajari, dan membutuhkan jam terbang yang tinggi.
Salah satu dari unsur di atas yang membuat sebuah desain memiliki eye-catching adalah konsep bentuk yang unik. Selain bentuk yang mark-ing bentuk yang unik juga menjadi salah satu syarat sebuah desain logo perusahaan mampu menyita perhatian audience. Ada banyak symbol yang bisa dipakai untuk menginterpretasikan sebuah objek, tetapi dari beberapa pilihan alternatif sebenarnya ada salah satu atau salah dua yang lebih eye-catching. Dari bentuk dasar sebuah desain logo perusahaan sebenarnya bisa ditambahkan cosmetic ( meminjam istilah fashion ) atau ornamen pendukung, berupa bentuk yang sifatnya sebagai pemanis. Selain itu karena sifatnya cosmetic di sini hanya sebagai pemanis, maka kekuatannya tidak begitu dominan. Bentuk yang dipilih sebagai cosmetic bisa berupa bentuk bulat, persegi, kotak, segitiga, atau sekedar garis lengkung.
Semisal logo corporate ?redshoe? Di atas, dari bentuk dasar sebuah objek image ?sepatu? Kita bisa mengolah bentuk dasar tersebut menjadi beberapa pilihan, disesuaikan bagian mana yang ingin di tonjolkan. Atau dengan menambahkan ornament bentuk sebagai cosmeticnya



http://www.designmagz.com

Senin, 19 Oktober 2009

Tips dan Tujuan Pembuatan Desain Logo



Logo merupakan icon yang mewakili sesuatu dan sebagai simbol yang mampu menjelaskan secara singkat tentang brand image suatu barang maupun perusahaan. Dengan Desain Logo maka suatu perusahaan akan memiliki brand tersendiri yang nantinya akan dikenal oleh masyarakat dalam hal ini konsumen. Untuk itu perlu diketahui bahwa logo memiliki dan mengemban suatu tujuan yaitu :

1. Mark-Ing bentuk yang diinterpretasikan
Untuk melakukan interpretasi ini biasanya seorang desainer menggunakan teori analog untuk mewakili bentuk yang dimaksud. Bentuk yang dimaksud biasanya diambil dari nama sesuatu objek (corporate atau produk) yang dibuat desain logonya.

2. Eye-Catching
Sebuah desain logo akan memiliki nilai lebih jika memiliki unsur eye-catching. Dari sekian banyak gambar yang dipajang, baik di outlet, toko buku, atau tumpukan kartu nama, apakah desain logo tersebut mampu menarik perhatian lebih dominan dibanding gambar atau bentuk yang lain?

Untuk mampu membuat sebuah desain logo yang eye-catching memang tidak mudah. Ada beberapa hal yang musti dipertimbangkan. Mulai target pasar, karakteristik audience yang dituju, atau media yang akan dipakai, dan sebagainya. Tetapi hal desain logo ini bisa dipelajari, dan membutuhkan jam terbang yang tinggi.

Salah satu dari unsur di atas yang membuat sebuah desain logo memiliki eye-catching adalah konsep bentuk yang unik. Selain bentuk yang mark-ing bentuk yang unik juga menjadi salah satu syarat sebuah desain logo mampu menyita perhatian audience. Ada banyak symbol yang bisa dipakai untuk menginterpretasikan sebuah objek, tetapi dari beberapa pilihan alternatif sebenarnya ada salah satu atau salah dua yang lebih eye-catching. Dari bentuk dasar sebuah desain logo sebenarnya bisa ditambahkan cosmetic ( meminjam istilah fashion ) atau ornamen pendukung, berupa bentuk yang sifatnya sebagai pemanis. Selain itu karena sifatnya cosmetic di sini hanya sebagai pemanis, maka kekuatannya tidak begitu dominan. Bentuk yang dipilih sebagai cosmetic bisa berupa bentuk bulat, persegi, kotak, segitiga, atau sekedar garis lengkung.

3. TrendPerkembangan logo sedikit banyaknya dipengaruhi oleh trend, seperti layaknya trend di dalam dunia fashion. Trend di sini mewakili apresiasi dinamika dari bentuk desain logo itu sendiri. Seperti kita ketahui di awal tahun 2000, trend untuk logo yang berkembang adalah bentuk digital, dimana bentuknya disini lebih banyak diwakili oleh garis dan dot (titik). Hal ini mengacu pada era IT yang berkembang pesat di awal tahun tersebut. Dimana banyak bentuk-bentuk yang mewakili dunia IT menjadi trade mark logo-logo yang lahir pada masa itu. Mulai dari bentuk font sampai konsep efek matrix berpengaruh besar pada proses kelahiran logo-logo.

Di era tahun 70-an, desain lebih banyak menggunakan bentuk detail untuk menginterpretasikan suatu objek. Desain logo yang ada banyak menggunakan ilustrasi yang sifatnya detil (mendekati aslinya). Mungkin tepatnya aliran naturalis, begitu mempengaruhi konsep desain logo-logo yang lahir pada masa itu. Kemudian pada era tahun 90-an, konsep desain logo berubah ke arah yang lebih simple. Bentuk objek yang detil tidak lagi digunakan untuk menginterpretasikan sebuah logo. Desain yang ada lebihcenderung minimalis. Dan pada era tahun 2000 perkembangan berubah lebih kompleks lagi selain bentuk juga coloring (tata warna) menjadi sangat minimalis di sini. Warna - warna yang dipakai dalam logo-logo yang lahir di era ini cenderung menggunakan warna-warna solid color dan berkesan minimalis, selain bentuk garis dan dot. Mungkin istilah yang lebih pas untuk ini adalah era-Clipart.

Tips Tambahan
Anda bisa mencari contoh desain logo - logo ternama suatu perusahaan sebagai wawasan dan tambahan inspirasi yaitu dengan memanfaatkan Google Service dengan Keyword / Kata kunci: Corporate Logo, Designer Logo, Logo Company. ilmugrafis.com

Kamis, 17 September 2009

Desain Logo Unik dan Menarik



Sebuah perusahaan sudah pasti harus memilih dan memiliki desain logo terbaiknya yang tentu saja harus disesuaikan dengan image dari perusahaan atau produk yang dibawanya. Tentu saja hal ini pun tidak lepas dari pemikiran dan penanganan desain yang dikerjakan oleh
jasa arsitek atau desainer profesional (baik perseorangan maupun perusahaan). Desain logo yang baik tentu memerlukan waktu dan pengelolaan yang profesional (berkenaan dengan biaya dan deadline). Tidak salah kalau para desainer sepakat dengan istilah “desain baik = waktu baik = harga baik”, artinya desain yang baik tentu memerlukan waktu yang tidak diburu-buru dan harganya pun tidak murah.

Nah, kendati tidak saklek, di bawah ini ada beberapa tips bagaimana memilih desainer yang bisa mengerjakan logo secara profesional (untuk diri anda sendiri maupun untuk perusahaan anda):
desainer
desain logo harus memahami dan mengerti cara membuat logo yang sesuai dengan image atau identitas perusahaan dan produk yang bersangkutan.

Memiliki harga yang sesuai (bukan harga yang bersaing). Beberapa desainer kadang-kadang memang memberikan harga bersaing (baca: murah), tetapi hal ini tentu saja tidak sehat karena akan membunuh kesejahteraan para desainer secara keseluruhan. Mengenai hal ini: kepuasan klien harus terjamin!

Revisi bisa diberikan secara gratis pada hasil akhir. Di sini, harus diperhatikan apakah desainer juga mempunyai tahap-tahap pengerjaan yang teratur seperti tahap kasar, tahap penghalusan, dan tahap akhir (beberapa desainer mempunyai istilah masing-masing untuk masalah ini).

Resep rahasia desain logo
Setiap bisnis harus memiliki identitas. Logo boleh dibilang hanyalah nama yang mempunyai style, tetapi ia bisa membawa image akan produk dan perusahaan yang diwakilinya. Desain logo yang unik dapat membantu (bahkan mendongkrak) produk dan perusahaan yang bersangkutan.

Desain logo adalah faktor utama yang akan terpampang ketika sebuah produk atau perusahaan akan dipromosikan secara massal. Logo yang unik (dan bagus) akan meningkatkan kredibilitas dan popularitas sebuah bisnis dengan baik di tengah kompetisi yang kian ketat. Memilih konsep yang benar untuk sebuah logo adalah poin pertama yang diperlukan untuk mendesain logo yang unik sesuai dengan misi, visi, dan kredibilitas sebuah produk atau perusahaan.


Nah, apa saja yang harus menjadi pertimbangan ketika akan mendesain logo yang berkualitas?
Tipe logo, berkaitan dengan teks logo, simbol, dan kombinasi keduanya. Pemilihan font face yang tepat tentu saja akan menjadi penentu dari logo yang akan dibuat (contoh yang paling tepat adalah logo cocacola). Begitu pula dengan simbol, simbol yang tepat sudah pasti akan membuat image perusahaan menjadi lebih baik lagi (contohnya adalah logo nike). Kombinasi keduanya pun tentu akan memberikan efek yang berbeda jika dibandingkan dengan berdiri sendiri-sendiri.
Pemilihan warna untuk
fashion import. Memilih warna boleh dibilang gampang-gampang susah. Akan lebih baik bila anda melibatkan beberapa orang dalam hal warna karena masukan dari mereka bisa amat berharga. Warna terbagi menjadi dua kategori, yaitu warna terang (semangat, energi, kreativitas, percaya diri, bahagia, optimis) dan warna pucat/buram (damai, harmonis, jujur, tenang, cantik, inspirasi). Selebih adalah warna putih (tidak bersalah atau steril) dan hitam (elegan atau jahat).

Dukung kampanye stop dreaming start action




Disarikan dari http://logosdesign.blogspot.com