Tampilkan postingan dengan label desain ruangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label desain ruangan. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 April 2010

Desain Struktur Bangunan



Desain struktur merupakan salah satu bagian dari keseluruhan proses perancanaan bangunan. Proses Desain Bangunan ini dapat dibedakan dalam dua bagian. Pertama, desain umum, yaitu pemilihan type struktur dari berbagai alternatif yang memungkinkan. Selain itu, tata letak struktur, geometri atau bentuk bangunan, tinggi lantai, jarak antar kolom dan material bangunan ditetapkan secara tentatif. Dan tahap kedua yang merupakan desain terinci, yaitu penentuan besar penampang - lintang balok - kolom dan elemen struktur lainnya.

Tiga jenis bahan yang paling sering digunakan dalam kebanyakan struktur adalah kayu, baja dan beton bertulang. Beton bertulang adalah unik, dimana dua jenis bahan yaitu baja tulangan dan beton dipakai secara bersamaan. Beton bertulang lebih sering digunakan di Indonesia untuk pembangunan gedung, karena bahan ini mudah didapat sehingga dirasakan lebih ekonomis dibanding konstruksi lainnya.

Untuk itu, dalam merencanakan Desain Bangunan bertingkat perlu diperhitungkan kekuatannya. Kekuatan ini dimaksudkan agar bangunan dapat menahan beban puncak (maksimal) selama usia bangunan. Maksud beban puncak yaitu beban terbesar yang dapat dipikul oleh suatu struktur. Unsur yang juga berkaitan dengan kekuatan struktur adalah daktilitas yang bertujuan mampu untuk menahan beban luar, terutama struktur tahan gempa.

rinalwan.blogspot.com/

Selasa, 08 Desember 2009

Tips Praktis Menata Desain Ruang Tamu Anda


Demi kepraktisan, sebagian orang meniadakan ruang tamu di rumahnya. Di rumah-rumah yang mungil, ruang tamu fungsinya seringkali digabung dengan ruang lain. Misalnya tamu yang akrab langsung dipersilakan masuk di ruang keluarga. Sementara itu, tamu lain cukup diterima di teras rumah saja.

Namun untuk sebagian orang, Desain Ruang tamu tetap jadi bagian yang sangat penting karena ruang tamu mencerminkan karakter si pemilik. Bagi rumah dengan ukuran yang pas-pasan tentu selain harus layak menerima tamu, desain ruang ini harus diatur sedemikian rupa agar tidak terlalu menghabiskan ruangan. Bagi pemilik rumah yang cukup luas, tentu hal desain ruant tamu ini tidak akan menjadi masalah.

Di rumah mungil, desain ruang tamu tentu juga berukuran mungil, karenanya jangan memenuhi ruang tamu dengan furniture. Cukup sediakan sofa dengan dua dudukan (two seaters), satu sofa single seater, dan meja kecil. Apabila masih ada ruang lebih tambahkan meja sudut. Furnitur yang ada jika memungkinkan letakkan disandarkan ke dinding agar desain ruang terlihat lebih lega.

Yang terpenting, peletakkan pada desain ruang tidak mengganggu alur sirkulasi dari pintu masuk ke ruang-ruang lainnya. Di rumah dengan ukuran ruang tamu yang cukup luas atau luas, bisa diletakkan sofa dengan ukuran yang cukup besar, misalnya dengan sofa 3-2-1 seaters dan dengan meja tamu dan meja sudut dengan peletakkan yang hampir sama dengan rumah mungil agar tidak mengganggu alur sirkulasi menuju ruang lainnya.

Agar tidak monoton, menggabungkan dua buah sofa yang berbeda sangatlah menarik. Beda disini maksudnya adalah beda bentuk, beda desain, ataupun beda warna. Untuk menjembataninya carilah benang merah antara keduanya, misalnya berupa warna yang senada.

Di ruang tamu dengan luas yang terbatas, lebih cocok diisi dengan furnitur yang ringan, tempat duduk yang tebal, seperti sofa memberi kesan berat. Namun pemilihan sofa yang tepat bisa menjadikan ruang tamu tidak terkesan penuh.

Tips-tips pemilihan sofa misalnya dengan warna terang, pilih sofa dengan dua seaters, jangan terpaku pada ukuran standar sofa (umumnya lebar 80cm) karena akan membuat ruangan semakin sempit, pilih dengan ukuran 60 cm atau 50 cm, jika sofa ingin diletakkan menempel pada dinding, pilih sofa tanpa sandaran. Ini akan menghemat Desain Ruang ataupun juga sofa tanpa sandaran lengan.

graha.dnaberita.com

Selasa, 13 Oktober 2009

Prinsip Dalam Desain Grafis


Prinsip-prinsip desain membantu menentukan bagaimana menggunakan elemen desain. Ada empat prinsip desain: keseimbangan, penekanan, irama, dan kesatuan. Prinsip-prinsip Disain Grafis membantu anda untuk menggabungkan berbagai elemen desain ke dalam tata letak yang baik.

Keseimbangan

Setiap elemen pada susunan visual berat yang telah ditentukan oleh ukurannya, kegelapan atau keringanan, dan ketebalan dari baris. Ada dua pendekatan dasar Pendidikan Desain untuk menyeimbangkan. Yang pertama adalah keseimbangan simetris yang merupakan susunan dari elemen agar merata ke kiri dan ke kanan dari pusat. Yang kedua adalah keseimbangan asimetris yang merupakan pengaturan yang berbeda dengan berat benda yang sama di setiap sisi halaman. Warna, nilai, ukuran, bentuk, dan tekstur dapat digunakan sebagai unsur balancing.

Simetris bisa menjadi kekuatan dan stabilitas publikasi, presentasi, dan situs web. Asimetris dapat menyiratkan kontras, berbagai gerakan, mengejutkan dll. Hal ini cocok untuk modern dan publikasi hiburan, presentasi, dan situs web.

Irama

Rhythm / Irama adalah pola berulang yang dibuat oleh unsur-unsur yang berbeda-beda. Pengulangan (mengulangi unsur serupa dalam cara yang konsisten) dan variasi (perubahan dalam bentuk, ukuran, posisi atau elemen) adalah kunci untuk visual ritme. Menempatkan elemen dalam sebuah layout secara berkala membuat halus, dan bahkan ritme yang tenang, santai moods. Sudden perubahan pada ukuran dan jarak antara unsur membuat cepat, ritme hidup dan suasana hati yang menyenangkan.

Penekanan

Penekanan yang berdiri atau mendapat perhatian pertama. Tata letak setiap kebutuhan yang penting untuk menarik para pembaca mata atau Komunitas Desain ke bagian penting dari tata letak. Terlalu banyak fokus poin kekalahan tujuan. Umumnya, yang penting dibuat ketika salah satu unsur yang berbeda dari yang lainnya.

belajardesain.wordpress.com

Tips Desain & Dekorasi Dinding Ruangan Dengan Wallpaper


Kegiatan mendekorasi dinding ruangan atau dinding kamar dengan wallpaper bukanlah pekerjaan yang boleh dilakukan dengan asal-asalan, bukan juga pekerjaan yang boleh dilakukan dengan lack of confidence. Untuk melakukan Desain Ruangan dan pekerjaan Wallpapering dibutuhkan keberanian untuk memilih pola wallpaper, menggantung atau memasang dengan rapi, sehingga wallpaper dapat terpasang dengan baik dan dinikmati oleh penghuni ruangan dalam jangka waktu yang lama. Ketika telah terpasang wallpaper tidak dapat diganti dengan mudah, bukan hanya karena biaya pembelian wallpaper-nya yang mahal sehingga membuat kita berfikir untuk menggantinya, tetapi karena biaya untuk menghapus atau mengupasnya juga cukup mahal.

Jika anda ingin bereksperimen pada dekorasi wallpaper, mulailah dari sebuah pekerjaan atau project yang kecil (volume dan nilai project-nya). Tanyakan pada bagian sales assistant dari sebuah toko perlengkapan dekorasi rumah atau Konstruksi Bangunan untuk memastikan bahwa anda telah membeli dan memiliki semua perlengkapan yang dibutuhkan untuk memasang wallpaper di dinding ruangan anda. Jika di dinding ruangan anda masih terdapat wallpaper yang masih melekat, anda harus mengupasnya terlebih dahulu dengan menggunakan cairan atau bahan kimia tertentu.

Pekerjaan mengupas wallpaper lama dengan cairan atau bahan kimia bukanlah pekerjaan rumah yang mudah sehingga anda harus berhati-hati. Perhatikan juga ketika anda melumuri dinding dengan bahan perekat wallpaper, pastikan lapisan wallpaper telah berada pada posisi yang rapi dan lurus. Ketika wallpaper telah direkatkan pada bagian dinding, segera bersihkan sisa pekerjaan anda untuk mencegah wallpaper anda kotor atau ternoda.

Untuk masalah pola atau desain wallpaper, pilihlah wallpaper dengan desain yang simple. Terlebih jika yang ingin anda dekorasi dengan wallpaper adalah ruangan atau area yang bukan area public, area private yang hanya anda dan keluarga saja yang melihatnya, misalnya kamar mandi. Anda dapat melakukan apa saja yang anda suka dengan area tersebut, memilih pola wallpaper yang paling anda suka, memilih warna wallpaper untuk menghasilkan dekorasi ruangan yang unique, yang sesuai dengan ide dan keinginan anda. Sehingga ruangan dan Bangunan Arsitektur tersebut nantinya akan menjadi unique creation of your own making.

architectaria.com

Selasa, 29 September 2009

Desain Interior Rumah Minimalis Modern

Anda bingung membuat desain rumah minimalis modern tentang interior design karena pemilihan bahan yang rumit.

Tidak perlu dipertanyakan lagi, lantai parket, lantai kayu cocok untuk semua langgam gaya: rumah minimalis, modern, rumah etnik, rumah mediterania, apartemen minimalis, eklektik, rumah tropis, rumah minimalis tropis. Tetapi apa saja jenis parket yang ada?

Lantai parket pun bisa diaplikasikan di hampir semua interior design rumah atau desain interior termasu desain rumah minimalis. Mulai dari desain teras luar, desain foyer, desain interior rumah, desain ruang tamu, desain ruang keluarga, ruang makan, ruang tidur sampai desain interior home theater. Mengapa? Karena selain fungsinya yang membuat ruang lebih hangat, lantai parket menjadi simbol yang mewah dan elegan.

Material kayu untuk parket di Indonesia, umumnya berjenis kayu jati, kayu merbau, kayu kelapa, kayu sungkai, kayu sonokeling, kayu bengkirai dan kayu ulin yang digunakan oleh arsitek rumah. Yang terakhir ini terbilang mahal dan agak sulit dicari baik oleh jasa desain interior rumah ataupun jasa arsitek rumah . Kalau parquet import biasanya berjenis, oak, lime, cherry, walnut atau maple. Bentuk parket juga beragam mulai dari bujur sangkar, empat persegi panjang atau segitiga. Dan parket dapat juga dibentuk dengan pola kurva, lingkaran, kalau Anda memesannya secara khusus.

Nah, sekedar berbagi pengetahuan ada 3 jenis parket yang sebaiknya Anda tahu yaitu solid parquet, laminate parquet dan veneer parquet.

Parket kayu solid, artinya seluruh parket terbuat dari potongan kayu solid, dengan ketebalan sekitar 1,5 cm. Kelebihannya, sesuai dengan harganya yang dapat lebih 3 kali lipat dari parket laminate, yaitu Anda setiap kali dapat merefinshing sebanyak Anda suka. Kesan interior design mewah dan empuk akan Anda dapatkan. Kelemahannya adalah, rentan terhadap rayap untuk jenis kayu tertentu. Contoh gambar di bawah adalah parket solid jati dalam design architect interior rumah minimalis.

Parket laminate, tidak terbuat dari kayu (faux wood). Pabrik laminate mengembangkan berbagai bahan antara lain dari fiber yang diolah menyerupai kayu, Kadang laminate ini dilapis dengan plywood di bagian bawahnya. Di banding ke dua jenis laminnya, parket laminate terbilang paling murah. Kelemahannya adalah, laminate tidak dapat direfinishing, dan harus diganti bila rusak oleh jasa desain building interior rumah atau desain interior rumah. Kecanggihan teknologi bahkan dapat membuat motif parket laminate motif bambu. Contohnya sebagai berikut.

Parket vinir (veneer parquet) adalah kombinasi solid kayu dipermukaannya, dan plywood atau kayu kualitas rendah dibagian bawahnya. Ketebalan solid kayu biasanya sekitar 5mm. Vinir parket dapat difinish ulang tetapi tidak sesering parket solid. Gambar di bawah adalah contoh parket vinir empat persegi panjang,

Kalau suatu ketika Anda bermaksud membeli rumah minimalis dengan iming-iming arsitektur desain interior rumah lantai parket, ceklah jenis parketnya serta kapan parket itu dipasang. Kalau itu terbuat dari kayu solid, semakin tua harganya semakin mahal. Kalau dari laminate, semakin tua umur pemasangan arsitek rumah, siap-siaplah merogoh kocek untuk menggantikannya.

http://warnadunia.com