Tampilkan postingan dengan label ruang interior. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ruang interior. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 April 2010

Tips Menghias Plafon Rumah



Bagaimana tampilan Arsitektur Ruang plafon rumah Anda? Biasanya plafon rumah dibiarkan putih polos tanpa hiasan apapun. Padahal kalau diolah, plafon pun bisa jadi "pencuri perhatian", lho.

Plafon jarang terperhatikan karena biasanya hanya berbentuk datar dengan warna putih polos. Agar elemen bangunan, pada bagian atas sebuah ruang ini, tampil lebih menarik, coba olah jadi bentuknya, misalnya dengan model drop ceiling.

Ternyata, model drop ceiling pun bermacam-macam. Di ruang tamu dan ruang keluarga, di rumah Soesilo Aribowo ini contohnya. Tampilan langit-langitnya berpola kotak-kotak. Bentuk kotak-kotak ukuran 50cm x 50cm ini hasil olahan gipsum berpola grid, dengan rangka besi hollow galvanis. Pola grid ibarat frame dengan lebar 20cm dan tebal 15cm, yang membingkai kotak-kotak itu.

Plafon dasarnya terbuat dari beton yang bercat putih. Tingginya 3,9m. Jarak antara plafon dasar dengan gipsum yang 15cm itu jadi terlihat bervolume.

Mengapa pilih rangka dari besi? Hal ini berkaitan dengan kondisi tanah di kawasan itu yang berpotensi rayap. Selain itu, harga besi hollow galvanis juga terhitung lebih murah sekitar 20%, jika dibandingkan dengan harga kayu pada umumnya.

Anda ingin memiliki tampilan Arsitektur Ruang drop ceiling yang menarik? Tampilan drop ceiling ini boleh jadi inspirasi.

ideaonline

Kamis, 05 November 2009

Interior Etnik Berbalut Batik


Interior Disain bergaya desain etnik bukan hal yang baru. Meski begitu, ide kreatif bisa selalu mengalir dan menghasilkan suatu tampilan yang benar-benar segar serta inovatif.

Karena itu, tak heran bila ide baru soal bagaimana mengatur interior disain ruangan agar terlihat menarik dan unik, termasuk untuk interior yang memiliki desain etnik, selalu bermunculan. Selama ini interior bergaya etnik kerap diidentikkan dengan gaya yang terlalu berat. Padahal, kenyataannya tidaklah selalu seperti itu. Biasanya rumah berdesain etnik memiliki komponen yang banyak menggunakan ukiran penuh atau memakai elemen yang berasal dari alam.

"Gaya etnik sebetulnya diambil dari ciri khas suatu kebudayaan atau daerah tertentu. Namun, saat ini menata hunian bergaya etnik tidak perlu secara keseluruhan, namun dapat diambil sebagai background, atau salah satu bidangnya saja yang ditonjolkan sebagai eye catching. Meski demikian, harus dalam satu keselarasan antara tekstur dengan ornamennya," ujar arsitek sekaligus desainer interior yang merangkap sebagai konsultan, I Oetomo Aryobimo.

Salah satu elemen yang bisa memunculkan nuansa etnik pada ruangan adalah ornamen batik. "Ambil saja salah satu contohnya, yaitu kerajinan dinding dari batik," imbuh desainer interior Emmy Susianti.

Anda pasti pernah mendengar istilah batik tulis dan batik cap. Nah, batik tulis adalah pembuatan batik yang menggunakan canting, sementara batik cap menggunakan alat khusus semacam cap batik yang terbuat dari tembaga dengan motif tertentu. Lalu, bagaimana menempatkan ornamen tersebut di dalam ruangan atau interior? "Anda bisa meletakkannya di atas meja konsol. Bentuknya yang cantik bisa menghadirkan nuansa klasik," usul Emmy.

Pegangan alat batik cap juga dapat dijadikan sebagai penopang, sehingga motif-motif yang tercetak dari lempengan tembaga dapat dinikmati. Untuk menghindari kesan monoton yang ditimbulkan warna alat batik cap, ada baiknya Anda menggunakan frame berwarna putih. Dengan begitu, batik cap bisa diaplikasikan sebagai hiasan dinding yang eye catching (interior disain).

Ornamen lain yang bisa Anda gunakan untuk hiasan interior disain adalah alat makan berdesain batik. Anda tak perlu susah-susah mencarinya karena Iwan Tirta pernah meluncurkannya. Desainer yang identik dengan batik ini beberapa waktu lalu meluncurkan peranti makan eksklusif yang berdesain batik cantik. Koleksi Iwan itu bahkan sempat dipajang dalam sebuah pameran di Senayan City, Jakarta.

"Saya memang sengaja membuat peranti makan berdesain batik agar lebih eksklusif dan saya bisa memperkenalkan batik kepada pasar internasional," kata Iwan, saat itu.

Untuk keramik bermotif hokokai, Iwan mengambil ornamen kupu-kupu dalam nuansa pink yang segar. Motif hokokai merupakan ornamen batik khas Pekalongan yang terpengaruh oleh motif gaya Jepang. Nuansa batik pesisiran dalam motif hokokai banyak menampilkan variasi bentuk dan warna yang cerah. Masingmasing motif dibuat dalam perangkat makan lengkap untuk dining set, mulai piring, mangkuk kecil dan besar, cangkir dan tatakannya, wadah saus, hingga tempat lada dan garam.

lifestyle.okezone.com

Selasa, 29 September 2009

Desain Interior Rumah Minimalis Modern

Anda bingung membuat desain rumah minimalis modern tentang interior design karena pemilihan bahan yang rumit.

Tidak perlu dipertanyakan lagi, lantai parket, lantai kayu cocok untuk semua langgam gaya: rumah minimalis, modern, rumah etnik, rumah mediterania, apartemen minimalis, eklektik, rumah tropis, rumah minimalis tropis. Tetapi apa saja jenis parket yang ada?

Lantai parket pun bisa diaplikasikan di hampir semua interior design rumah atau desain interior termasu desain rumah minimalis. Mulai dari desain teras luar, desain foyer, desain interior rumah, desain ruang tamu, desain ruang keluarga, ruang makan, ruang tidur sampai desain interior home theater. Mengapa? Karena selain fungsinya yang membuat ruang lebih hangat, lantai parket menjadi simbol yang mewah dan elegan.

Material kayu untuk parket di Indonesia, umumnya berjenis kayu jati, kayu merbau, kayu kelapa, kayu sungkai, kayu sonokeling, kayu bengkirai dan kayu ulin yang digunakan oleh arsitek rumah. Yang terakhir ini terbilang mahal dan agak sulit dicari baik oleh jasa desain interior rumah ataupun jasa arsitek rumah . Kalau parquet import biasanya berjenis, oak, lime, cherry, walnut atau maple. Bentuk parket juga beragam mulai dari bujur sangkar, empat persegi panjang atau segitiga. Dan parket dapat juga dibentuk dengan pola kurva, lingkaran, kalau Anda memesannya secara khusus.

Nah, sekedar berbagi pengetahuan ada 3 jenis parket yang sebaiknya Anda tahu yaitu solid parquet, laminate parquet dan veneer parquet.

Parket kayu solid, artinya seluruh parket terbuat dari potongan kayu solid, dengan ketebalan sekitar 1,5 cm. Kelebihannya, sesuai dengan harganya yang dapat lebih 3 kali lipat dari parket laminate, yaitu Anda setiap kali dapat merefinshing sebanyak Anda suka. Kesan interior design mewah dan empuk akan Anda dapatkan. Kelemahannya adalah, rentan terhadap rayap untuk jenis kayu tertentu. Contoh gambar di bawah adalah parket solid jati dalam design architect interior rumah minimalis.

Parket laminate, tidak terbuat dari kayu (faux wood). Pabrik laminate mengembangkan berbagai bahan antara lain dari fiber yang diolah menyerupai kayu, Kadang laminate ini dilapis dengan plywood di bagian bawahnya. Di banding ke dua jenis laminnya, parket laminate terbilang paling murah. Kelemahannya adalah, laminate tidak dapat direfinishing, dan harus diganti bila rusak oleh jasa desain building interior rumah atau desain interior rumah. Kecanggihan teknologi bahkan dapat membuat motif parket laminate motif bambu. Contohnya sebagai berikut.

Parket vinir (veneer parquet) adalah kombinasi solid kayu dipermukaannya, dan plywood atau kayu kualitas rendah dibagian bawahnya. Ketebalan solid kayu biasanya sekitar 5mm. Vinir parket dapat difinish ulang tetapi tidak sesering parket solid. Gambar di bawah adalah contoh parket vinir empat persegi panjang,

Kalau suatu ketika Anda bermaksud membeli rumah minimalis dengan iming-iming arsitektur desain interior rumah lantai parket, ceklah jenis parketnya serta kapan parket itu dipasang. Kalau itu terbuat dari kayu solid, semakin tua harganya semakin mahal. Kalau dari laminate, semakin tua umur pemasangan arsitek rumah, siap-siaplah merogoh kocek untuk menggantikannya.

http://warnadunia.com