Tampilkan postingan dengan label sekolah desain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sekolah desain. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Desember 2010

Menaikan Citra Desain Produk

Saat ini begitu banyak usaha kecil dan industri rumah tangga yang memproduksi berbagai macam makanan khas dari daerahnya masing-masing. Semua bersaing dan berusaha untuk merebut pasar dimana konsumen dihadapkan pada banyaknya pilihan yang ada di pasaran.

Dengan kondisi seperti itu, perusahaan tidak lagi bisa bersaing dengan hanya mengandalkan kualitas produk yang dihasilkan. Tetapi perusahaan harus memikirkan bagaimana membuat identitas produk buatannya mempunyai ciri khas untuk kemudian bisa dikenal luas dan pada akhirnya bisa menarik minat konsumen untuk membeli produk tersebut.Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan memberi merek pada produk yang dihasilkan dan kemudian mengemas produk tersebut dalam sebuah kemasan yang menarik.

Keberhasilan pemasaran suatu produk dapat diawali dengan pemilihan merek untuk sebuah produk. Merek ibaratnya adalah sebuah nama unik yang dapat membedakan identitas suatu produk dari produk lainnya. Merek mewakili karakter dari produk itu sendiri. Merek adalah sebuah nama yang tertancap dalam pikiran dan menjadi pengikat emosi antara konsumen dengan suatu produk.

Sementara itu peran kemasan sebagai atribut dari suatu desain produk tak bisa disepelekan. Kemasan dapat mempengaruhi citra merek di mata konsumen. Kemasan merupakan sarana promosi untuk mengenalkan sebuah produk. Kemasan adalah ujung tombak pemasaran yang berhadapan langsung dengan konsumen, kemasan adalah ‘salesman bisu di titik penjualan’.

Keberhasilan daya tarik kemasan ditentukan oleh estetika yang menjadi bahan pertimbangan sejak awal perencanaan bentuk kemasan karena pada dasarnya nilai estetika harus terkandung dalam keserasian antara bentuk dan penataan desain grafis tanpa melupakan kesan jenis, ciri, dan sifat barang/produk yang diproduksi. Tidak kalah pentingnya dalam sebuah kemasan adalah adanya label yang dapat menjadi media informasi sebagai bahan pertimbangan untuk membelisebuah produk.

Sumber

Jenis Produk Yang Ramah Lingkungan

Jepara sudah lama tenar di mancanegara sebagai kotanya teak furniture. Menyusuri jalan utama kota (yang cuma satu-satunya), kita akan dihinggapi euforia, ingin memboyong ke rumah semua perabot cantik yang dipajang di showroom toko di kanan dan kiri. Ada yang berukir njelimet seperti perabot warisan nenek-kakek kita, ada pula yang bermodel minimalis, seperti yang sedang in di toko-toko home and living ternama di Jakarta.

Bukan hanya desain barang yang khas menjadi daya tarik, melainkan juga perabot kualitas ekspor. Asal tahu saja, 10% ekspor Indonesia yang bernilai 1,5 miliar dolar AS per tahun, berasal dari Jepara. Setiap hari, belasan container berisi perabot kelas satu menempuh perjalanan menuju pelabuhan di Semarang untuk kemudian dilayarkan menuju negara-negara Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, dan lain-lain.

Tapi ternyata dari 12.000 unit bisnis furniture di sana, yang ‘hijau’ dan menerapkan ecolabel baru sedikit. Awal mula dibuatnya furniture dengan ecolabel pun bukan ide yang muncul dari produsen, melainkan untuk memenuhi permintaan pasar luar negeri. Persisnya, ketika kesadaran green lifestyle mendunia satu dekade lalu. Meski harganya bisa sampai 20% lebih mahal dibanding furniture yang tidak ber-ecolabel, konsumen asing tidak komplain.Kenapa harga produk ‘hijau’ menjadi lebih mahal? Karena, perlu biaya tambahan untuk tim sertifikasi dalam melaporkan runutan asal perabot (furniture chain). Tim ahli ini juga bertugas untuk melihat apakah syarat-syarat ekologi, ekonomi dan sosial yang dibutuhkan untuk furniture hijau, sudah terpenuhi. Belakangan, tak sedikit produsen furniture yang tak memperbarui sertifikasi ecolabel-nya. Biasanya, ini karena konsumen asing sudah menaruh rasa percaya kepada produsen. Juga,karena konsumen tak mau terus-menerus membayar lebih mahal.

Sebenarnya, kita memiliki Lembaga Ekolabel Indonesia. Sayang, menurut Herry Purnomo dari Center for International Forestry Research (CIFOR), LEI masih berjuang dalam mendapatkan pengakuan internasional.

Sumber

Kerajinan Tangan Khas Barang Bekas

Macam kerajinan tangan yang dihasilkan wanita lebih banyak menggunakan bahan dari daur ulang. Bekas bungkus makanan sampai plastik deterjen maupun pasta gigi bisa disulap menjadi barang yang lebih fungsional. Barang-barang kerajinan tangan dari bahan daur ulang ternyata memiliki pasar yang bagus sehingga memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Macam kerajinan tangan yang dibuat oleh wanita dari bahan daur ulang akan bermacam bentuk dan fungsinya tergantung dari kreativitas. Semakin rajin menciptakan kreativitas dari beragam bahan akan semakain menambah macam kerajinan tangan yang dihasilkan.

Melihat hasil dan macam kerajinan tangan yang dibuat oleh wanita dengan hasil akhir yang memuaskan ternyata juga menarik hati banyak konsumen yang kebanyakan dari kalangan wanita sendiri.Atas dasar menyenangi hal-hal yang sifatnya cantik, unik dan lucu serta dianugrahi ketelatenan, wanita mampu menghasilkan karya seni yang luar biasa. Melihat kondisi demikian memunculkan peluang usaha bermacam kerajinan tangan.

Macam kerajinan tangan yang dikelola sebagai peluang usaha dengan benar akan memungkinkan dapat berkembang menjadi peluang bisnis yang besar.Kesempatan peluang usaha yang besar dan maju karena seiring dengan bergesernya cita rasa masyarakat. Dari barang yang dibuat dari pabrik menjadi trend bergeser ke arah barang yang spesial dan unik karena terbuat dari tangan atau lebih dikenal hand made.

Bagi wanita Indonesia sebenarnya memiliki banyak kesempatan untuk maju di negara sendiri dari pada menjadi TKW yang beresiko tinggi. Telah tersedia bahan yang siap disulap para wanita kreatif macam kerajinan tangan yang berkualitas.Pelatihan ketrampilan bagi wanita Indonesia dalam hal kreativitas memang sangat diperlukan sebagai stimulan agar mereka mampu mengembangkan diri dan keluarganya.

Sumber

Membuat Desain Produk Yang Ramah Lingkungan

Bahan Plastik adalah bahan yang sering kita temui sehari-hari, dan di setiap kehidupan kita, sudah tidak terlepas dari plastik ini, bisa berupa alat makan seperti piring, gelas, sendok garpu dari plastik, mainan anak plastik, tempat barang dari plastik, tak ketinggalan untuk tempat barang kalau bepergian juga plastik yaitu tas plastik promosi.

Tas plastik ini masih digemari sebagai tas promosi, baik itu toko sepatu sampai toko barang sehari-hari. Disamping harga persatuannya murah, juga bisa sekali pakai. Jadi sampai hari ini yang namanya tas plastik, adalah merupakan salah satu raja sampah. Seluruh penjuru dunia ini,jika di cek ketempat sampahnya, pasti tas plastik ini selalu ada.

Yang di perhatikan disini bukan masalah tas plastik sebagai sampah yang mengganggu, tapi adalah bahan tas plastik ini adalah bahan yang tidak bisa hancur atau terurai di tanah, untuk terurai sempurna itu membutuhkan waktu 100-500 tahun, jelas di luar ukuran umur manusia. Dan ketika terbakar, tas plastik ini banyak mengandung bahan-bahan kimia berbahaya. Dan itu bisa mengganggu kesehatan manusia.

Dengan gencarnya dunia memerangi global warming, salah satunya adalah go green, yang dikumandangkan dalam bentuk design produk ramah lingkungan, termasuk bagaimana membuat tas dengan bahan yang ramah lingkungan. Maka ada beberapa toko atau supermarket besar yang memulai membuat kantong belanjanya dengan tas dari kain. Disamping tahan lama, tas promosi seperti ini bisa multi purpose dan awet untuk dibawa-bawa. Bisa sebagai tas souvenir untuk para pelanggannya. Mari berpromosi sehat dengan cara yang ramah lingkungan

Sumber

Kemajuan Proses E-Learning

Di era teknologi informasi yang semakin pesat berkembang ini, dunia pendidikan mau tidakmau harus mengikutinya. Saat sekolah - sekolah desain di Indonesia megembangkan sistem pembelajaran menggunakan media internet. Pembelajaran yang didukung media internet biasa disebut dengan E-Learning.

Pembuatan website sekolah memiliki peranan penting dalam meningkatkan kemajuan pembelajaran sebuah dunia pendidikan tidak hanya sebatas meningkatkan image sekolahan. Tantangannya adalah maukah pihak sekolah terutama guru dan karyawan untuk mengembangkan website sekolah ini.

Untuk masalah pembuatan website, pihak sekolah sebenarnya sudah tidak perlu repot memikirkannya, karena saat ini banyak sekali jasa-jasa web development untuk membantu pembuatan website sekolah. Pihak sekolah hanya perlu memikirkan bagaimana mengembangkan website sekolah mereka.

Tips Memilih Jasa Pembuatan/Desain Website Sekolah :

* Jangan hanya tergiur dengan harga yang murah, Seperti kita tahu harga yang murah biasanya memberikan service yang ala kadarnya. Pilih harga Jasa Pembuatan/Desain Website Sekolah yang wajar/standard.

* Pastikan web developer memberikan pelatihan pengelolaan website serta suport sistem yang jelas. Suport sistem bisa dilakukan secara langsung datang ke sekolah atau secara online via sms atau chating.Pastikan pihak sekolah mendapatkan tutorial/panduan pengelolaan website berupa buku atau ebook.

* Pastikan pihak sekolah mendapatkan informasi yang jelas tentang fasilitas apa saja yang akan disajikan dalam website tersebut.

Sumber

Basic Mendesain Grafis

Belajar Desain grafis itu mudah.Desain grafis tidak memberatkan. Karena di dalam desain grafis cuma terdapat 3 unsur pembelajaran yaitu:

1. Ketrampilan teknis

2. Kepekaan estetik dan

3. Pengetahuan komunikasi visual

Ke tiga unsur di atas ini sebaiknya dipelajari secara bertahap yaitu mengetahui teori-teori dasar lalu praktek. Jadi pada saat masuk ke tahap praktek mendesain “otak” ga blank, karena teorinya sudah nancep duluan di otak. Jadi pas ada masalah bisa nyambung.

Teori-teori dasar yang sebaiknya diketahui bagi pemula adalah:

1. Mengetahui apa itu komunikasi visual atau desain grafis.

2. Mengetahui dasar-dasar estetika (garis, bentuk dan warna) melalui nirmana.

3. Mengetahui dasar-dasar makna warna

4. Mengetahui dasar-dasar tipografi (huruf).

5. Mengetahui dasar-dasar tata letak / lay out.

Kalau dasar-dasar desain grafis di atas sudah di lewati baru masuk ke tahap praktek dengan menggunakan tools (software desain seperti adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Macromedia Freehand, Adobe in design, dan sebagainya. Dalam menggunakan sotware ini kita langsung praktek menerapkan teori-teori dasar di atas ke dalam sebuah desain, misal mendesain brosur. Tidak semua software digunakan, kita bisa pilih salah satu atau salah dua, freehand dengan photoshop atau illustrator dengan photoshop.Tapi yang jelas yang paling penting penguasaan desainnya meskipun penguasaan software juga penting. Kalau kemampuan desain adanya kan di otak kita, ya kan. Ini lebih langgeng,tapi kalau mau yang lebih singkat lagi,tak ada salahnya anda mengikuti kursus desain

Semoga Berguna

Sumber

Jangan Takut Mencoba Photosop

Kursus desain grafis bisa menjadi sangat mahal karena hanya sedikit orang yang menguasai bidang ini. Namun sekarang sudah ada video tutorial yang akan mengajari anda dari dasar hingga mahir menggunakan sofware desain gambar paling canggih sedunia, yaitu Adobe Photoshop.

Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS, versi sembilan disebut Photoshop CS2 dan terakhir ini adalah Adobe Photoshop CS3 (Creative Suite). Pada masa revolusi fotografi digital di tahun 90-an, Photoshop menjadi standar di dunia industri. Banyak fotografer yang menggunakan program ini untuk mengoptimalkan hasil akhir foto yang mereka ciptakan.

Sangat banyak hal yang bisa dilakukan Adobe Photoshop. Semua gambar bagus, lucu atau aneh yang pernah anda lihat bisa dibuat dengan Adobe Photoshop. Banyak orang ketika melihat tampilan Software Photoshop langsung merasa menyerah untuk belajar, karena mengira software ini rumit. Apakah memang sulit belajar photoshop? Ah... tidak ada yang sulit jika anda memang berminat untuk belajar

Sumber

Kamis, 31 Desember 2009

Tips Kursus Desain dan Desainer Grafis


Desainer grafis bertanggung jawab antara lain untuk membuat logo, desain kemasan, materi promosi format cetak maupun internet dll, yang bertujuan untuk membantu aktifitas pemasaran suatu perusahaan / organisasi.

Untuk menjadi desainer grafis yang berhasil, harus mempunyai motivasi yang kuat dalam meningkatkan kemampuannya terutama dalam hal komunikasi, hal ini penting untuk mengkaji, menganalisa dan menyampaikan ide. Kemampuan lainnya adalah penguasaan komputer grafis untuk mewujudkan ide tersebut menjadi karya 'visual' yang bukan sekedar estetik, tapi juga efektif.

Pelajarilah seni menggambar sejak dini, jika perlu ikuti kursus menggambar.

Mengapa menggambar penting? Karena menggambar pada dasarnya adalah mewujudkan apa yang ada dipikiran kita (abstrak) ke dalam bentuk-bentuk tertentu dengan memanfaatkan garis, bentuk, warna. Sehingga apa yang 'abstrak' itu menjadi 'nyata' dan terlihat pada sebuah media tertentu (kertas, kanvas, kain, dll).

Jika kondisi keuangan kamu memadai, ikuti program kuliah / akademi seni rupa atau advertising dengan konsentrasi (Kursus Desain) Desain Grafis dan latih kemampuan komputer grafis. Walaupun mungkin saja bekerja sebagai desainer grafis tanpa kuliah khusus, tetapi dengan semakin banyaknya lulusan desain grafis dari akademi / universitas, persaingan dalam lapangan kerja semakin kompetitif. Pilihlah universitas berdasarkan lulusan-lulusan mereka, kualitas pengajar dan berapa banyak fasilitas yang mereka tawarkan.

Ingat, kuliah desain grafis membutuhkan biaya yang besar, pastikan bahwa kamu sungguh-sungguh mengikuti semua mata kuliah yang diberikan dan hadirlah pada seminar-seminar kampus dengan pembicara-pembicara tamu. Aktiflah mengikuti kegiatan-kegiatan kampus yang berhubungan dengan seni rupa dan desain. Ingat, desain grafis membutuhkan ketekunan, kecerdasan, wawasan dan pergaulan yang luas, bukan sekedar nongkrong di depan komputer hingga mata merah dan lupa makan.

Jika kamu mempunyai kendala biaya, atau bahkan umur yang sudah tidak 'muda' lagi alias terlambat untuk kuliah Desain Grafis, kamu bisa ikuti Kursus-Kursus Desain singkat. Ada banyak penyelenggara kursus desain,

Lakukan pekerjaan apa saja yang berhubungan dengan desain grafis, aktiflah dalam organisasi untuk menggarap kebutuhan promosi mereka.

Perhatikan desain-desain kemasan, iklan-iklan baik di televisi maupun media cetak. Kunjungi berbagai situs yang berhubungan dengan desain, amati portofolio-portofolio desainer grafis di internet. Kunjungi pameran-pameran seni rupa atau desain grafis, jika ada lomba-lomba cobalah berpartisipasi.

Bergabunglah dengan berbagai milis yang membahas desain grafis dan sebagai pelengkap, ikuti juga milis-milis yang membahas marketing, komunikasi, dan budaya.

rancanggrafis.org

Selasa, 22 Desember 2009

Desain Grafis Menurut Dunia




Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam desain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis desain lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain).

Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.


Prinsip dan unsur desain

Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.

Peralatan desain grafis

Peralatan yang digunakan oleh desainer
desain grafis adalah ide, akal, mata, tangan, alat gambar tangan, dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual.Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing serta pengenalan sejumlah aplikasi perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan komputer dan penciptaan image 3D yang sebelumnya adalah merupakan kerja yang susah payah. Desain grafis dengan komputer memungkinkan perancang untuk melihat hasil dari tata letak atau perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang.

Seorang perancang grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya, dengan tangan atau komputer.


http://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis