Tampilkan postingan dengan label desain unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label desain unik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 April 2010

Pameran, Perluas Pasar Usaha Kecil



Pameran gelar produk kerajinan Indonesia bertajuk Bangga Kriya Kreatif Indonesia bermanfaat untuk memperluas jaringan pemasaran peserta pameran.

Peserta dari hanya mengenalkan kebudayaan, hingga bisa memperoleh pesanan ekspor.

Sebut saja Zacky, peserta dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kalimantan Selatan. Pada acara kali ini, Zacky membawa hasil kerajinan asal Kalimantan Selatan, seperti tikar atau sajadah bambu, pakaian batik Kalimantan, kerajinan sasirangan, hingga obat tradisional.

Dia sudah sering mengikuti pameran kerajinan serupa di Jakarta, karena pameran tersebut bisa membantunya meningkatkan kehidupan pengrajin Kalsel, memperluas kenalan, serta menambah wawasan.

"Biasanya 90 persen dari barang yang kami bawa laku terjual," kata dia kepada VIVAnews di Balai Sidang Jakarta (JCC), Jakarta, Minggu 22 Maret 2009.

Zacky mengungkapkan, hasil penjualannya selama lima hari di stand pameran ini lebih dari Rp 20 juta. Sedangkan harga jual produknya berkisar Rp 50 ribu - Rp 750 ribu.

Dia menambahkan, peserta pameran asal daerah biasanya ditunjuk gubernur dari provinsinya masing-masing. Produk yang dijual merupakan hasil kerajinan masyarakat setempat untuk mengenalkan kebudayaan serta menambah omzet pengrajin.

Hal senada juga diungkapkan Fifi Abdullah, pemilik Fifi Collection. Fifi yang memiliki kios tetap di Pasar Tanah Abang, Jakarta, mengakui keunggulan melalui pameran kerajinan, yaitu bisa memperluas pangsa pasar. "Bahkan, pada pameran seperti ini pernah ada satu perusahaan besar yang tertarik dengan produk saya," tuturnya. "Mereka membeli dalam jumlah banyak untuk diekspor ke Singapura."

Fifi menjelaskan, salah satu keunggulan pameran adalah pengunjung yang datang mayoritas merupakan kalangan menengah atas. Ini berpotensi meningkatkan omzet penjualan peserta pameran.

Egi (27), salah satu pengunjung mengatakan, dia menyediakan dana hingga Rp 2 juta untuk berbelanja. Mengunjungi pameran kerajinan bisa membantunya mencari barang-barang unik dari luar kota. Hal tersebut akan menghemat banyak waktu serta biaya daripada berkunjung langsung ke daerah.

"Harganya lebih murah dibanding di mal. Kualitasnya ada yang bagus, tapi ada juga yang biasa," katanya.

Pantauan VIVAnews, hari terakhir pameran sangat dipadati pengunjung. Perjalanan di sepanjang stand pameran terasa panjang karena pengunjung saling berdesakan.

bisnis.vivanews.com

Kamis, 04 Maret 2010

Mencari Inspirasi untuk membuat Desain Stand Pameran



Anda memiliki kurang dari 60 detik untuk menarik perhatian seseorang ke stand Anda - bagaimana Anda tahu bahwa Stand Pameran Anda akan melakukan pekerjaan tersebut? Berikut adalah beberapa tempat yang dapat Anda datangi untuk mencari inspirasi :

Kumpulan Billboard (Papan Reklame) - biasanya dirancang untuk merebut perhatian dalam rentang waktu singkat, Papan Reklame bertujuan menyampaikan satu pesan dengan menampilkan gambar yang berani dan menggunakan sedikit kata-kata. Memperhatikan Papan Reklame dapat memberikan beberapa gagasan tentang berapa banyak informasi yang dapat disampaikan melalui Stand Pameran Anda.

Pusat-pusat Perbelanjaan - Toko-toko eceran selalu tempat yang baik untuk mencari inspirasi desain Stand Pameran. Berjalan melalui pusat perbelanjaan dan memperhatikan signage atau penampilan Toko yang tampaknya telah melakukan pekerjaan yang baik dalam menarik orang masuk kedalam. Lihatlah betapa sukses Toko-toko tersebut membuat daya tarik dengan menggunakan arus lalu lintas, warna dan tata letak.

Majalah fashion - Majalah mode biasanya memiliki iklan yang menggunakan bahasa dan gambaran hemat untuk menarik perhatian Anda. Alih-alih membolak-balik majalah untuk membacanya, lihat dari sudut pandang desain, penggunaan tipografi, warna, ilustrasi, fotografi, tekstur, dll. Hal ini akan membuat Anda yakin untuk mendapatkan ide-ide yang baik bagi proyek desain Stand Pameran berikutnya.

Pameran - Anda harus membiasakan diri untuk mengunjungi Acara-acara Pameran sambil mengamati dan mencatat hal-hal yang menonjol dan menarik perhatian dari masing-masing Stand Pameran.

Online - ada banyak situs yang memiliki Foto/Desain Stand Pameran, dimana Anda akan menemukan dan membayangkan konfigurasi dari setiap jenis Stand Pameran. Going online juga akan membuat Anda tetap up to date pada tren.(ragil)

thexhibits.com

Selasa, 24 November 2009

Tentang Desain Logo



Berasal dari kata logo, type (Merriam-Webster Dictionary), merupakan sebuah huruf atau sebuah plat yang dicetakkan yang memiliki makna, yang biasa dipergunakan sebagai nama surat kabar atau lambang (1816).

Dalam perkembangannya, Desain Logo mengalami deformasi bentuk mulai dari bentuk-bentuk desain logo yang rumit hingga menjadi sebuah bentuk yang sederhana dan mudah diingat. Pelbagai pilihan elemen-pun ikut bertambah, mulai dari penggunaan inisial, nama perusahaan, monogram maupun pictogram. Seiring dengan perkembangan dunia periklanan, peran desain logo menjadi amat penting terutama dalam pembuatan strategi branding sebuah produk. Fungsi identitas merupakan ukuran sebuah logotype, dengan hanya melihat logo seseorang akan ingat, tertarik, lalu membeli. Dari fungsi ini, desain logo kemudian menjadi ukuran sebuah citra, baik citra sebuah produk, perusahaan maupun organisasi.

Jenis & Tipe Logo

Pada masa awal perkembangannya, pembagian jenis desain logo tidaklah serumit sekarang. Mula-mula desain logo hanya berupa bentuk yang tak terucapkan seperti gambar, yang dibuat oleh perajin untuk lambang kerajaan. Seiring dengan berkembangnya jaman, desain logo tidak hanya digunakan untuk kepentingan kerajaan saja, melainkan untuk memberi tanda pada barang-barang yang dijual di pasar.

Pembagian jenis logo secara sederhana terbagi atas dua bagian yaitu Word Marks atau Brand Name yaitu logo yang tersusun dari bentuk terucapkan, serta Device Marks atau Brand Mark yang tersusun dari bentuk tak terucapkan. Bisa pula logo terdiri atas keduanya, yang merupakan kombinasi dari brand name dan brand mark. Sebagai contoh untuk brandname adalah logo Sony yang hanya tersusun dari kata sony, dan Shell logo untuk brand mark yang tersusun dari gambar kerang. Sedangkan paduan keduanya adalah seperti logo rokok Djarum, yang terdiri dari tulisan Djarum dan gambar jarum.

Kemudian dengan semakin bertambahnya jumlah produk di pasar, serta semakin kompleknya karakteristik pasar muncul berbagai jenis desain logo, yang pada dasarnya merupakan paduan dari dua jenis desain logo diatas.

belajardekavedua.blogspot.com

Kamis, 29 Oktober 2009

Tips Mendesain Sebuah Logo



Sering kita lihat, baik pada billboard-billboard yang dipajang di jalan raya, ataupun cop surat , atau juga kartu nama, mungkin juga buku, dan masih banyak lagi, sebuah gambar atau symbol yang di kenal dengan istilah “
logo perusahaan” . Mungkin bagi khalayak awam logo tak jauh beda dengan bentuk atau gambar yang berwarna-warni yang menjadi icon sebuah corporate, bentuk usaha, ataupun sebuah produk. Sebenarnya dibalik logo ada banyak unsur yang menyusunnya menjadi sebuah bentuk yang bisa dilihat dan bisa dinikmati seperti itu. Logo perusahaan merupakan icon yang mewakili sesuatu, yang mampu menjelaskan secara singkat ke khalayak ( penikmat ) serta mampu menanamkan brand image ke dalam memory otak dengan mudah ( mar-king ). Di dalam logo sendiri ada misi yang diemban untuk sampai ke khalayak, meliputi :

1. Mark-ing
sebuah desain logo bisa menjadi mark-ing (mudah diingat), jika ada sebuah bentuk yang diinterpretasikan.
Dan untuk melakukan interpretasi ini biasanya seorang desainer menggunakan ?teori analog? Untuk mewakili bentuk yang dimaksud. Bentuk yang dimaksud biasanya diambil dari nama sesuatu objek (corporate atau produk) yang dibuat logonya.
semisal logo corporate ?redshoe?, maka istilah shoe di sini yang dijadikan sebagai aksentuasi (titik focus)
diwakilkan dengan bentuk sepatu wanita. Dan dominasi logo bisa menggunakan symbol ini.
2. Eye-catching
sebuah desain logo akan memiliki nilai lebih jika memiliki unsur eye-catching. Dari sekian banyak gambar yang dipajang, baik di outlet, toko buku, atau tumpukan kartu nama, apakah desain logo tersebut mampu menarik perhatian lebih dominan dibanding gambar atau bentuk yang lain?
Untuk mampu membuat sebuah desain logo yang eye-catching memang tidak mudah. Ada beberapa hal yang musti dipertimbangkan. Mulai target pasar, karakteristik audience yang dituju, atau media yang akan dipakai, dan sebagainya. Tetapi hal ini bisa dipelajari, dan membutuhkan jam terbang yang tinggi.
Salah satu dari unsur di atas yang membuat sebuah desain memiliki eye-catching adalah konsep bentuk yang unik. Selain bentuk yang mark-ing bentuk yang unik juga menjadi salah satu syarat sebuah desain logo perusahaan mampu menyita perhatian audience. Ada banyak symbol yang bisa dipakai untuk menginterpretasikan sebuah objek, tetapi dari beberapa pilihan alternatif sebenarnya ada salah satu atau salah dua yang lebih eye-catching. Dari bentuk dasar sebuah desain logo perusahaan sebenarnya bisa ditambahkan cosmetic ( meminjam istilah fashion ) atau ornamen pendukung, berupa bentuk yang sifatnya sebagai pemanis. Selain itu karena sifatnya cosmetic di sini hanya sebagai pemanis, maka kekuatannya tidak begitu dominan. Bentuk yang dipilih sebagai cosmetic bisa berupa bentuk bulat, persegi, kotak, segitiga, atau sekedar garis lengkung.
Semisal logo corporate ?redshoe? Di atas, dari bentuk dasar sebuah objek image ?sepatu? Kita bisa mengolah bentuk dasar tersebut menjadi beberapa pilihan, disesuaikan bagian mana yang ingin di tonjolkan. Atau dengan menambahkan ornament bentuk sebagai cosmeticnya



http://www.designmagz.com