Tampilkan postingan dengan label desain produk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label desain produk. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Desember 2010

Menaikan Citra Desain Produk

Saat ini begitu banyak usaha kecil dan industri rumah tangga yang memproduksi berbagai macam makanan khas dari daerahnya masing-masing. Semua bersaing dan berusaha untuk merebut pasar dimana konsumen dihadapkan pada banyaknya pilihan yang ada di pasaran.

Dengan kondisi seperti itu, perusahaan tidak lagi bisa bersaing dengan hanya mengandalkan kualitas produk yang dihasilkan. Tetapi perusahaan harus memikirkan bagaimana membuat identitas produk buatannya mempunyai ciri khas untuk kemudian bisa dikenal luas dan pada akhirnya bisa menarik minat konsumen untuk membeli produk tersebut.Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan memberi merek pada produk yang dihasilkan dan kemudian mengemas produk tersebut dalam sebuah kemasan yang menarik.

Keberhasilan pemasaran suatu produk dapat diawali dengan pemilihan merek untuk sebuah produk. Merek ibaratnya adalah sebuah nama unik yang dapat membedakan identitas suatu produk dari produk lainnya. Merek mewakili karakter dari produk itu sendiri. Merek adalah sebuah nama yang tertancap dalam pikiran dan menjadi pengikat emosi antara konsumen dengan suatu produk.

Sementara itu peran kemasan sebagai atribut dari suatu desain produk tak bisa disepelekan. Kemasan dapat mempengaruhi citra merek di mata konsumen. Kemasan merupakan sarana promosi untuk mengenalkan sebuah produk. Kemasan adalah ujung tombak pemasaran yang berhadapan langsung dengan konsumen, kemasan adalah ‘salesman bisu di titik penjualan’.

Keberhasilan daya tarik kemasan ditentukan oleh estetika yang menjadi bahan pertimbangan sejak awal perencanaan bentuk kemasan karena pada dasarnya nilai estetika harus terkandung dalam keserasian antara bentuk dan penataan desain grafis tanpa melupakan kesan jenis, ciri, dan sifat barang/produk yang diproduksi. Tidak kalah pentingnya dalam sebuah kemasan adalah adanya label yang dapat menjadi media informasi sebagai bahan pertimbangan untuk membelisebuah produk.

Sumber

Jenis Produk Yang Ramah Lingkungan

Jepara sudah lama tenar di mancanegara sebagai kotanya teak furniture. Menyusuri jalan utama kota (yang cuma satu-satunya), kita akan dihinggapi euforia, ingin memboyong ke rumah semua perabot cantik yang dipajang di showroom toko di kanan dan kiri. Ada yang berukir njelimet seperti perabot warisan nenek-kakek kita, ada pula yang bermodel minimalis, seperti yang sedang in di toko-toko home and living ternama di Jakarta.

Bukan hanya desain barang yang khas menjadi daya tarik, melainkan juga perabot kualitas ekspor. Asal tahu saja, 10% ekspor Indonesia yang bernilai 1,5 miliar dolar AS per tahun, berasal dari Jepara. Setiap hari, belasan container berisi perabot kelas satu menempuh perjalanan menuju pelabuhan di Semarang untuk kemudian dilayarkan menuju negara-negara Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, dan lain-lain.

Tapi ternyata dari 12.000 unit bisnis furniture di sana, yang ‘hijau’ dan menerapkan ecolabel baru sedikit. Awal mula dibuatnya furniture dengan ecolabel pun bukan ide yang muncul dari produsen, melainkan untuk memenuhi permintaan pasar luar negeri. Persisnya, ketika kesadaran green lifestyle mendunia satu dekade lalu. Meski harganya bisa sampai 20% lebih mahal dibanding furniture yang tidak ber-ecolabel, konsumen asing tidak komplain.Kenapa harga produk ‘hijau’ menjadi lebih mahal? Karena, perlu biaya tambahan untuk tim sertifikasi dalam melaporkan runutan asal perabot (furniture chain). Tim ahli ini juga bertugas untuk melihat apakah syarat-syarat ekologi, ekonomi dan sosial yang dibutuhkan untuk furniture hijau, sudah terpenuhi. Belakangan, tak sedikit produsen furniture yang tak memperbarui sertifikasi ecolabel-nya. Biasanya, ini karena konsumen asing sudah menaruh rasa percaya kepada produsen. Juga,karena konsumen tak mau terus-menerus membayar lebih mahal.

Sebenarnya, kita memiliki Lembaga Ekolabel Indonesia. Sayang, menurut Herry Purnomo dari Center for International Forestry Research (CIFOR), LEI masih berjuang dalam mendapatkan pengakuan internasional.

Sumber

Kerajinan Tangan Khas Barang Bekas

Macam kerajinan tangan yang dihasilkan wanita lebih banyak menggunakan bahan dari daur ulang. Bekas bungkus makanan sampai plastik deterjen maupun pasta gigi bisa disulap menjadi barang yang lebih fungsional. Barang-barang kerajinan tangan dari bahan daur ulang ternyata memiliki pasar yang bagus sehingga memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Macam kerajinan tangan yang dibuat oleh wanita dari bahan daur ulang akan bermacam bentuk dan fungsinya tergantung dari kreativitas. Semakin rajin menciptakan kreativitas dari beragam bahan akan semakain menambah macam kerajinan tangan yang dihasilkan.

Melihat hasil dan macam kerajinan tangan yang dibuat oleh wanita dengan hasil akhir yang memuaskan ternyata juga menarik hati banyak konsumen yang kebanyakan dari kalangan wanita sendiri.Atas dasar menyenangi hal-hal yang sifatnya cantik, unik dan lucu serta dianugrahi ketelatenan, wanita mampu menghasilkan karya seni yang luar biasa. Melihat kondisi demikian memunculkan peluang usaha bermacam kerajinan tangan.

Macam kerajinan tangan yang dikelola sebagai peluang usaha dengan benar akan memungkinkan dapat berkembang menjadi peluang bisnis yang besar.Kesempatan peluang usaha yang besar dan maju karena seiring dengan bergesernya cita rasa masyarakat. Dari barang yang dibuat dari pabrik menjadi trend bergeser ke arah barang yang spesial dan unik karena terbuat dari tangan atau lebih dikenal hand made.

Bagi wanita Indonesia sebenarnya memiliki banyak kesempatan untuk maju di negara sendiri dari pada menjadi TKW yang beresiko tinggi. Telah tersedia bahan yang siap disulap para wanita kreatif macam kerajinan tangan yang berkualitas.Pelatihan ketrampilan bagi wanita Indonesia dalam hal kreativitas memang sangat diperlukan sebagai stimulan agar mereka mampu mengembangkan diri dan keluarganya.

Sumber

Membuat Desain Produk Yang Ramah Lingkungan

Bahan Plastik adalah bahan yang sering kita temui sehari-hari, dan di setiap kehidupan kita, sudah tidak terlepas dari plastik ini, bisa berupa alat makan seperti piring, gelas, sendok garpu dari plastik, mainan anak plastik, tempat barang dari plastik, tak ketinggalan untuk tempat barang kalau bepergian juga plastik yaitu tas plastik promosi.

Tas plastik ini masih digemari sebagai tas promosi, baik itu toko sepatu sampai toko barang sehari-hari. Disamping harga persatuannya murah, juga bisa sekali pakai. Jadi sampai hari ini yang namanya tas plastik, adalah merupakan salah satu raja sampah. Seluruh penjuru dunia ini,jika di cek ketempat sampahnya, pasti tas plastik ini selalu ada.

Yang di perhatikan disini bukan masalah tas plastik sebagai sampah yang mengganggu, tapi adalah bahan tas plastik ini adalah bahan yang tidak bisa hancur atau terurai di tanah, untuk terurai sempurna itu membutuhkan waktu 100-500 tahun, jelas di luar ukuran umur manusia. Dan ketika terbakar, tas plastik ini banyak mengandung bahan-bahan kimia berbahaya. Dan itu bisa mengganggu kesehatan manusia.

Dengan gencarnya dunia memerangi global warming, salah satunya adalah go green, yang dikumandangkan dalam bentuk design produk ramah lingkungan, termasuk bagaimana membuat tas dengan bahan yang ramah lingkungan. Maka ada beberapa toko atau supermarket besar yang memulai membuat kantong belanjanya dengan tas dari kain. Disamping tahan lama, tas promosi seperti ini bisa multi purpose dan awet untuk dibawa-bawa. Bisa sebagai tas souvenir untuk para pelanggannya. Mari berpromosi sehat dengan cara yang ramah lingkungan

Sumber

Kemajuan Proses E-Learning

Di era teknologi informasi yang semakin pesat berkembang ini, dunia pendidikan mau tidakmau harus mengikutinya. Saat sekolah - sekolah desain di Indonesia megembangkan sistem pembelajaran menggunakan media internet. Pembelajaran yang didukung media internet biasa disebut dengan E-Learning.

Pembuatan website sekolah memiliki peranan penting dalam meningkatkan kemajuan pembelajaran sebuah dunia pendidikan tidak hanya sebatas meningkatkan image sekolahan. Tantangannya adalah maukah pihak sekolah terutama guru dan karyawan untuk mengembangkan website sekolah ini.

Untuk masalah pembuatan website, pihak sekolah sebenarnya sudah tidak perlu repot memikirkannya, karena saat ini banyak sekali jasa-jasa web development untuk membantu pembuatan website sekolah. Pihak sekolah hanya perlu memikirkan bagaimana mengembangkan website sekolah mereka.

Tips Memilih Jasa Pembuatan/Desain Website Sekolah :

* Jangan hanya tergiur dengan harga yang murah, Seperti kita tahu harga yang murah biasanya memberikan service yang ala kadarnya. Pilih harga Jasa Pembuatan/Desain Website Sekolah yang wajar/standard.

* Pastikan web developer memberikan pelatihan pengelolaan website serta suport sistem yang jelas. Suport sistem bisa dilakukan secara langsung datang ke sekolah atau secara online via sms atau chating.Pastikan pihak sekolah mendapatkan tutorial/panduan pengelolaan website berupa buku atau ebook.

* Pastikan pihak sekolah mendapatkan informasi yang jelas tentang fasilitas apa saja yang akan disajikan dalam website tersebut.

Sumber

Basic Mendesain Grafis

Belajar Desain grafis itu mudah.Desain grafis tidak memberatkan. Karena di dalam desain grafis cuma terdapat 3 unsur pembelajaran yaitu:

1. Ketrampilan teknis

2. Kepekaan estetik dan

3. Pengetahuan komunikasi visual

Ke tiga unsur di atas ini sebaiknya dipelajari secara bertahap yaitu mengetahui teori-teori dasar lalu praktek. Jadi pada saat masuk ke tahap praktek mendesain “otak” ga blank, karena teorinya sudah nancep duluan di otak. Jadi pas ada masalah bisa nyambung.

Teori-teori dasar yang sebaiknya diketahui bagi pemula adalah:

1. Mengetahui apa itu komunikasi visual atau desain grafis.

2. Mengetahui dasar-dasar estetika (garis, bentuk dan warna) melalui nirmana.

3. Mengetahui dasar-dasar makna warna

4. Mengetahui dasar-dasar tipografi (huruf).

5. Mengetahui dasar-dasar tata letak / lay out.

Kalau dasar-dasar desain grafis di atas sudah di lewati baru masuk ke tahap praktek dengan menggunakan tools (software desain seperti adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Macromedia Freehand, Adobe in design, dan sebagainya. Dalam menggunakan sotware ini kita langsung praktek menerapkan teori-teori dasar di atas ke dalam sebuah desain, misal mendesain brosur. Tidak semua software digunakan, kita bisa pilih salah satu atau salah dua, freehand dengan photoshop atau illustrator dengan photoshop.Tapi yang jelas yang paling penting penguasaan desainnya meskipun penguasaan software juga penting. Kalau kemampuan desain adanya kan di otak kita, ya kan. Ini lebih langgeng,tapi kalau mau yang lebih singkat lagi,tak ada salahnya anda mengikuti kursus desain

Semoga Berguna

Sumber

Jangan Takut Mencoba Photosop

Kursus desain grafis bisa menjadi sangat mahal karena hanya sedikit orang yang menguasai bidang ini. Namun sekarang sudah ada video tutorial yang akan mengajari anda dari dasar hingga mahir menggunakan sofware desain gambar paling canggih sedunia, yaitu Adobe Photoshop.

Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS, versi sembilan disebut Photoshop CS2 dan terakhir ini adalah Adobe Photoshop CS3 (Creative Suite). Pada masa revolusi fotografi digital di tahun 90-an, Photoshop menjadi standar di dunia industri. Banyak fotografer yang menggunakan program ini untuk mengoptimalkan hasil akhir foto yang mereka ciptakan.

Sangat banyak hal yang bisa dilakukan Adobe Photoshop. Semua gambar bagus, lucu atau aneh yang pernah anda lihat bisa dibuat dengan Adobe Photoshop. Banyak orang ketika melihat tampilan Software Photoshop langsung merasa menyerah untuk belajar, karena mengira software ini rumit. Apakah memang sulit belajar photoshop? Ah... tidak ada yang sulit jika anda memang berminat untuk belajar

Sumber

Kamis, 29 April 2010

Pameran, Perluas Pasar Usaha Kecil



Pameran gelar produk kerajinan Indonesia bertajuk Bangga Kriya Kreatif Indonesia bermanfaat untuk memperluas jaringan pemasaran peserta pameran.

Peserta dari hanya mengenalkan kebudayaan, hingga bisa memperoleh pesanan ekspor.

Sebut saja Zacky, peserta dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kalimantan Selatan. Pada acara kali ini, Zacky membawa hasil kerajinan asal Kalimantan Selatan, seperti tikar atau sajadah bambu, pakaian batik Kalimantan, kerajinan sasirangan, hingga obat tradisional.

Dia sudah sering mengikuti pameran kerajinan serupa di Jakarta, karena pameran tersebut bisa membantunya meningkatkan kehidupan pengrajin Kalsel, memperluas kenalan, serta menambah wawasan.

"Biasanya 90 persen dari barang yang kami bawa laku terjual," kata dia kepada VIVAnews di Balai Sidang Jakarta (JCC), Jakarta, Minggu 22 Maret 2009.

Zacky mengungkapkan, hasil penjualannya selama lima hari di stand pameran ini lebih dari Rp 20 juta. Sedangkan harga jual produknya berkisar Rp 50 ribu - Rp 750 ribu.

Dia menambahkan, peserta pameran asal daerah biasanya ditunjuk gubernur dari provinsinya masing-masing. Produk yang dijual merupakan hasil kerajinan masyarakat setempat untuk mengenalkan kebudayaan serta menambah omzet pengrajin.

Hal senada juga diungkapkan Fifi Abdullah, pemilik Fifi Collection. Fifi yang memiliki kios tetap di Pasar Tanah Abang, Jakarta, mengakui keunggulan melalui pameran kerajinan, yaitu bisa memperluas pangsa pasar. "Bahkan, pada pameran seperti ini pernah ada satu perusahaan besar yang tertarik dengan produk saya," tuturnya. "Mereka membeli dalam jumlah banyak untuk diekspor ke Singapura."

Fifi menjelaskan, salah satu keunggulan pameran adalah pengunjung yang datang mayoritas merupakan kalangan menengah atas. Ini berpotensi meningkatkan omzet penjualan peserta pameran.

Egi (27), salah satu pengunjung mengatakan, dia menyediakan dana hingga Rp 2 juta untuk berbelanja. Mengunjungi pameran kerajinan bisa membantunya mencari barang-barang unik dari luar kota. Hal tersebut akan menghemat banyak waktu serta biaya daripada berkunjung langsung ke daerah.

"Harganya lebih murah dibanding di mal. Kualitasnya ada yang bagus, tapi ada juga yang biasa," katanya.

Pantauan VIVAnews, hari terakhir pameran sangat dipadati pengunjung. Perjalanan di sepanjang stand pameran terasa panjang karena pengunjung saling berdesakan.

bisnis.vivanews.com

Kamis, 04 Maret 2010

Mencari Inspirasi untuk membuat Desain Stand Pameran



Anda memiliki kurang dari 60 detik untuk menarik perhatian seseorang ke stand Anda - bagaimana Anda tahu bahwa Stand Pameran Anda akan melakukan pekerjaan tersebut? Berikut adalah beberapa tempat yang dapat Anda datangi untuk mencari inspirasi :

Kumpulan Billboard (Papan Reklame) - biasanya dirancang untuk merebut perhatian dalam rentang waktu singkat, Papan Reklame bertujuan menyampaikan satu pesan dengan menampilkan gambar yang berani dan menggunakan sedikit kata-kata. Memperhatikan Papan Reklame dapat memberikan beberapa gagasan tentang berapa banyak informasi yang dapat disampaikan melalui Stand Pameran Anda.

Pusat-pusat Perbelanjaan - Toko-toko eceran selalu tempat yang baik untuk mencari inspirasi desain Stand Pameran. Berjalan melalui pusat perbelanjaan dan memperhatikan signage atau penampilan Toko yang tampaknya telah melakukan pekerjaan yang baik dalam menarik orang masuk kedalam. Lihatlah betapa sukses Toko-toko tersebut membuat daya tarik dengan menggunakan arus lalu lintas, warna dan tata letak.

Majalah fashion - Majalah mode biasanya memiliki iklan yang menggunakan bahasa dan gambaran hemat untuk menarik perhatian Anda. Alih-alih membolak-balik majalah untuk membacanya, lihat dari sudut pandang desain, penggunaan tipografi, warna, ilustrasi, fotografi, tekstur, dll. Hal ini akan membuat Anda yakin untuk mendapatkan ide-ide yang baik bagi proyek desain Stand Pameran berikutnya.

Pameran - Anda harus membiasakan diri untuk mengunjungi Acara-acara Pameran sambil mengamati dan mencatat hal-hal yang menonjol dan menarik perhatian dari masing-masing Stand Pameran.

Online - ada banyak situs yang memiliki Foto/Desain Stand Pameran, dimana Anda akan menemukan dan membayangkan konfigurasi dari setiap jenis Stand Pameran. Going online juga akan membuat Anda tetap up to date pada tren.(ragil)

thexhibits.com

Kamis, 31 Desember 2009

Mengubah Ide Menjadi Desain Produk


Memiliki ide penemuan yang baik, tapi tidak yakin apa yang harus dilakukan? Buatlah mimpi Anda menjadi produk yang bisa dijual dengan langkah mudah berikut ini. Apakah Anda ingin memproduksi atau memasarkan dan Desain Produk penemuan Anda sendiri atau memberikan ijin pada perusahaan lain, satu-satunya cara untuk menghasilkan uang dari penemuan Anda dan menjamin tidak ada orang yang mencuri ide Anda adalah dengan hak paten atau trade mark.

Langkah 1: Dokumentasikan

Hanya dengan memiliki "ide" tidak ada artinya – Anda harus memiliki bukti saat Anda muncul dengan ide penemuan Anda. Tulis apapun yang menurut Anda terkait dengan penemuan Anda, mulai dari apa dan bagaimana kerjanya sampai pada bagaimana Anda membuat dan memasarkannya.

Langkah 2: Riset

Anda perlu melakukan riset ide Anda dari sudut pandang legal dan bisnis. Sebelum mendokumentasikan paten, Anda harus:

* Melengkapi riset paten awal. Hanya karena Anda belum melihat temuan Anda bukan tidak berarti belum ada. Sebelum Anda menyewa agen atau perwakilan yang mengurus hak paten Anda, lengkapi kekurangan riset dan pastikan belum ada orang yang mematenkan ide tersebut.

* Riset pasar. Tentu keluarga Anda menganggap ide Anda membuat alat penyiram kebun adalah ide yang bagus, tapi itu tidak berarti tetangga Anda akan membelinya. Lebih dari 95 persen paten tidak menghasilkan pemasukan bagi penemunya.

Langkah 3: Membuat Prototype

Prototype adalah model temuan yang merupakan wujud dari semua hal yang sudah Anda tulis dalam jurnal temuan. Ini akan menunjukkan Desain Produk temuan saat Anda mempresentasikannya pada pihak yang akan membeli produk atau ijin temuan Anda.

Langkah 4: Mengarsip Paten

Sekarang Anda sudah memiliki semua yang diperlukan untuk mendesain produk, dan inilah saatnya mengarsip paten. Ada dua jenis paten yang bisa Anda pilih: paten utilitas (untuk proses atau mesin baru) atau paten desain produk (untuk manufaktur baru, desain ornamen yang belum ada).

Langkah 5: Memasarkan Temuan Anda

Sekarang saatnya Anda memperhitungkan bagaimana Anda mengenalkan produk pada pasar. Buatlah business plan: Bagaimana Anda mendapatkan modal? Dimana Anda akan memproduksinya? Bagaimana menjualnya? Sekarang adalah saat yang tepat untuk memutuskan jika Anda akan memproduksi dan menjualnya sendiri, atau membuat ijin menjual melalui perusahaan lain. Jika Anda hanya menjual ijin produk, maka Anda hanya menerima lima persen dari fee royalty. Ini yang membuat para penemu ragu karena mereka merasa pantas mendapatkan lebih. Tapi pikirkan sebaliknya: Anda tidak akan memiliki beban finansial terkait dengan memelihara usaha. Yang bisa menghentikan Anda untuk mendapatkan uang dalam jangka panjang.

Dengan mengikuti kelima langkah ini akan mempermudah jalan Anda dalam mematenkan temuan Anda. Perlu diingat bahwa jalan yang mudah tidak berarti jalan yang singkat. Dari mulai menyusun ide desain produk sampai melihat produk terpajang adalah proses yang sangat panjang. Kebanyakan temuan membutuhkan waktu bertahun-tahun sebelum membuahkan hasil. Bersabar dan tekun dalam mengambil langkah dan kerja keras bertahun-tahun tersebut akan terbayarkan.

pengusahamuslim.com

Rabu, 16 Desember 2009

Tips Mendesain




1. Mark-Ing
Sebuah desain gambar logo bisa menjadi mark-ing (mudah diingat), jika ada sebuah bentuk yang diinterpretasikan. Dan untuk melakukan interpretasi ini biasanya seorang desainer menggunakan ?teori analog? untuk mewakili bentuk yang dimaksud. Bentuk yang dimaksud biasanya diambil dari nama sesuatu objek (corporate atau produk) yang dibuat logonya.

2. Eye-Catching
Sebuah desain logo akan memiliki nilai lebih jika memiliki unsur eye-catching.
Dari sekian banyak gambar yang dipajang, baik di outlet, toko buku, atau tumpukan kartu nama, apakah logo tersebut mampu menarik perhatian lebih dominan dibanding gambar atau bentuk yang lain?
Untuk mampu membuat sebuah desain logo yang eye-catching memang tidak mudah. Ada beberapa hal yang musti dipertimbangkan. Mulai target pasar, karakteristik audience yang dituju, atau media yang akan dipakai, dan sebagainya. Tetapi hal ini bisa dipelajari, dan membutuhkan jam terbang yang tinggi.
Salah satu dari unsur di atas yang membuat sebuah desain memiliki eye-catching adalah konsep bentuk yang unik. Selain bentuk yang mark-ing bentuk yang unik juga menjadi salah satu syarat sebuah desain logo mampu menyita perhatian audience. Ada banyak symbol yang bisa dipakai untuk menginterpretasikan sebuah objek, tetapi dari beberapa pilihan alternatif sebenarnya ada salah satu atau salah dua yang lebih eye-catching. Dari bentuk dasar sebuah desain logo sebenarnya bisa ditambahkan cosmetic ( meminjam istilah fashion ) atau ornamen pendukung, berupa bentuk yang sifatnya sebagai pemanis. Selain itu karena sifatnya cosmetic di sini hanya sebagai pemanis, maka kekuatannya tidak begitu dominan. Bentuk yang dipilih sebagai cosmetic bisa berupa bentuk bulat, persegi, kotak, segitiga, atau sekedar garis lengkung.

3. Trend
Perkembangan desain gambar logo sedikit banyaknya dipengaruhi oleh trend, seperti layaknya trend di dalam dunia fashion. Trend di sini mewakili apresiasi dinamika dari bentuk logo itu sendiri. Seperti kita ketahui di awal tahun 2000, trend untuk logo yang berkembang adalah bentukdigital, dimana bentuknya disini lebih banyak diwakili oleh garis dan dot (titik). Hal ini mengacu pada era IT yang berkembang pesat di awal tahun tersebut. Dimana banyak bentuk-bentuk yang mewakili dunia IT menjadi trade mark logo-logo yang lahir pada masa itu. Mulai dari bentuk font sampai konsep efek matrix berpengaruh besar pada proses kelahiran logo-logo.





http://www.designmagz.com

Selasa, 08 Desember 2009

Pameran Desain Konsep Ramah Lingkungan

Pemanasan global salah satu penyebabnya diakibatkan gaya arsitek dan penggunaan bahan dalam pembuatannya, sehingga lapisan ozon menipis. Untuk memberikan inspirasi bagi para arsitek khususnya kaum muda, arsitek asal Jerman, Werner Sobek memamerkan puluhan karyanya pada acara Pameran Desain bangunan ramah lingkungan.

"Kebanyakan bangunan di dunia ini membuat pemanasan global, sehingga saya berusaha memberikan inspirasi agar penggunaan bahan dan mendesign bangunan agar ramah lingkungan," kata Werner Sobek yang diterjemahkan oleh penerjemah kepada wartawan di ruang pameran desain Perpustakaan Universitas Petra Surabaya, Jalan Siwalankerto, Senin (27/7/2009).

Pameran desain yang digelar 27 Juli hingga 3 Agustus 2009 ini menampilkan 40 karya Werner yang sudah diterapkan di berbagai dunia. Diantaranya bangunan kantor pos di Jerman dengan ketinggian 186 meter yang semua bangunannya terbuat dari kaca dan dapat menyerap panas serta penutup lapangan Tenis Wimbeldon Inggris.

Werner juga mengaku jika karyanya yang dibuat di luar negeri dengan empat musim bisa juga digunakan di Indonesia yang dikenal hanya memiliki dua musim.

"Arsitek Indonesia khususnya yang muda harusnya berani membuat karya yang ramah dan ekstrim serta ramah lingkungan. Semoga Pameran Desain ini bisa memberikan terobosan baru bagi mereka," katanya.

surabaya.detik.com