Kamis, 19 Agustus 2010

Tips Persiapan membuka Usaha Salon


Memang tidak ada yang bisa memastikan Usaha Salon kita akan berhasil atau tidak, tetapi kita dapat mengusakan keberhasilan tersebut, yaitu dengan cara melakukan persiapan usaha yang matang dan melaksanakan strategi pemasaran yang efektif, antara lain:

1. Tempat yang strategis. Pilihlah tempat usaha tersebut berada pada area yang ramai, banyak dikunjungi orang, banyak kendaraan lewat dan mudah dijangkau.

2. Perijinan. Izin usaha harus ada agar usaha berjalan lancar. Paling tidak Anda harus "permisi" kepada lingkungan sekitar, seperti RT, RW dan kelurahan. Jika Anda mengurus izin usah sekaligus dengan badan hukumnya di notaris, itu lebih bagus.

3. Modal. Sediakanlah modal yang cukup untuk keperluan sebagai berkut:

1. modal awal membuka usaha (perijinan, inventaris kantor seperti meja, kursi dan peralatan salon kecantikan seperti hairdryer, alat pelurus rambat, dll).

2. modal kerja untuk membayar biaya operasional selama perusahaan belum menghasilkan keuntungan. Biaya operasional antara lain meliputi listrik, telepon, gaji karyawan, kas kecil, dll. Siapkanlah modal kerja minimal 6 s/d 12 bulan, atau jika Anda optimis, bisa disiapkan 3 bulan saja.

3. Modal pembelian bahan kosmetik seperti creambath, shampoo, conditioner, dll. Siapkanlah modal pembelian bahan kosmetik minimal 6 s/d 12 bulan, atau jika Anda optimis, bisa disiapkan 3 bulan saja.

4. Tenaga ahli. Usaha salin sangat mengandalkan adanya tenaga ahli, seperti hairstylist dan kapster yang berpengalaman. Jika pelayanan dan keahlian mereka disukai orang, maka semakin ramai pengunjung salon Anda, dan tentunya bisa menjadi pelanggan setia.

5. Sistem pengendalian keuangan, seperti buku transaksi harian, buku laba rugi bulanan, dll. Buatlah sistem pencatatan yang sederhana--tujuannya adalah agar Anda dapat menjalankan usaha dengan tertib.

6. Laksanakan strategi pemasaran yang efektif, antara lain: harga yang kompetitif, penawaran variasi jasa, promosi usaha, dll.

Keberhasilan suatu bisnis bisa dinilai dari beberapa sisi, terutama dari sisi finansial. Karena itu, secara umum, sebuah usaha bisa dinilai berhasil jika mampu mencapai tujuan finansialnya atau tujuan keuangannya, yaitu mendapatkan keuntungan.

Namun tujuan keuangan untuk mendapatkan keuntungan ini juga harus realistis, spesifik dan terukur. Artinya penetapan target keuntungan juga harus memperhitungkan faktor-faktor yang mempengaruhinya, seperti kapasitas usaha, modal, produktifitas kerja dan lain-lain. Tentunya tanpa melupakan azas dengan modal sekecil mungkin mendapatkan untung sebesar-besarnya.

Semakin cepat sebuah usaha mendapatkan keuntungan semakin baik, namun hal ini juga tergantung jenis usahanya. Patokannya adalah keuntungan harus Anda dapatkan sebelum modal kerja dan pembelian bahan kosmetik habis. Jika Anda mempersiapkan modal tersebut untuk 3 bulan ke depan, maka usahakanlah agar salon Anda sudah mendapatkan keuntungan sebelum 3 bulan. Pada umumnya, sebuah usaha usaha dinilai berhasil jika bisa mendapatkan keuntungan setelah setahun berjalan.

Selamat membuka usaha salon.

Perencanakeuangan.com

Temukan Info lainnya di juga Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar