Tampilkan postingan dengan label denah rumah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label denah rumah. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Maret 2012

Cara Membuat Maket Biaya Murah

Membuat maket bangunan harus memiliki seni dan kreatifitas yang sangat tinggi. Saat ini banyak sekali developer property yang membutuhkan maket untuk menampilkan desain dan rancangan bangunan yang berguna sebagai presentasi dalam menjual rumah atau pun asset property lainnya kepada konsumen.



maket bangunan


Rancangan 3 dimensi ini banyak digunakan baik itu membuat rumah, gedung, jembatan dan lanskape lainnya.


Pada dasarnya ada beberapa bahan yang bisa kita gunakan untuk membuat maket bangunan miniature ini:


- Untuk alas maket atau bahan dasar biasanya menggunakan: matras, tripleks, karton, styrofoam dan chip board. Dengan menggunakan bahan di atas anda bisa membuat berbagai macam efek seperti, efek rumput dengan bahan serbuk gergaji yang dsemprot dengan cat hijau. membuat danau atau kolam dengan keras berwarna biru yang dilapisi plastik.


- Untuk bahan bangunan rumah, bisa dengan karton, plastik, corrugated paper, triplek, kayu balsa dan lain-lain.


- Untuk tambahan lainnya, seperti pohon, pagar bisa dengan kreasi sendiri. Bahan tusuk gigi, korek api, jarum pentul, serbuk gergaji. cat dan busa, serta plastik.


Yang terpenting adalah kreatifitas Anda untuk membuat maket bangunan dengan denah dan lansekap yang tepat. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba. (wk)

Selasa, 26 Juli 2011

Tips Memilih Perabot untuk Rumah Mungil



Rumah mungil bukan berarti jadi sempit, tapi kita bisa menata interior khususnya memilih perabotan yang tepat agar ruang tidak terkesan sempit. Ada beberapa tips desain arsitek rumah mungil yang tepat, simak tips berikut ini:

arsitek rumah mungil


1. Jangan mudah tergiur membeli pernak-pernik penghias rumah. Terlalu banyak memajang pernak-pernik hiasan justru membuat rumah mungil terasa semakin sempit. Sebaiknya Anda berinvestasi dengan membeli dua sampai tiga set hiasan rumah (hiasan dinding, sarung bantal kursi, lampu) bermutu baik yang bisa saling dipadupadankan.

2. Siapkan lemari penyimpan untuk barang-barang Anda. Jika barang-barang disimpan dengan rapi dalam lemari tertutup, rumah akan terasa lebih lega.

3. Jangan ragu untuk membuang barang yang sudah tidak diperlukan lagi. Rumah mungil biasanya tidak memiliki gudang, jadi usahakan barang tidak terlalu banyak menumpuk di lemari.


(cia/mya)

Info Terkait: Arsitek

Tips Membuat Gambar/Denah Rumah



Gambar rumah atau denah rumah bisa menjadi sumber inspirasi bagi anda yang ingin membangun ataupun merenovasi rumah. Dengan gambar tersebut, anda bisa dengan mudah membangun rumah anda karena gambar rumah bisa berfungsi sebagai petunjuk anda. Selain itu, anda juga bisa mendapatkan rumah yang anda inginkan dan mengestimasi dana yang anda perlu keluarkan untuk rumah anda. Apa sajakah langkah-langkah menggambar denah rumah?

denah rumah


Langkah pertama yang perlu anda lakukan untuk membuat denah rumah adalah dengan membuat daftar tentang hal-hal yang anda inginkan di rumah anda. Tentukan ruang yang anda butuhkan di rumaha anda, termasuk jumlah kamar tidur, kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga yang anda inginkan. Bersamaan dengan itu, anda juga perlu memutuskan model rumah yang cocok untuk keinginan anda. Desain rumah yang anda buat harus bisa mewakili seluruh criteria anda.



Langkah kedua yaitu dengan menentukan posisi masing-masing ruangan di rumah anda. Untuk itu, anda bisa melakukannya dengan menggambar diagram bubble sehingga anda bisa menentukan ruangan mana yang harus terletak berdekatan. Lalu apa itu diagram bubble? Diagram ini sebenarnya hanyalah daftar ruangan dan garis yang menghubungkan masing-masing ruangan tersebut. Dengan diagram ini, anda juga bisa melihat hubungan antara masing-masing ruang yang ada di rumah anda. Hal ini juga penting untuk membantu anda membuat desain lantai rumah anda.

Setelah anda bisa melihat hubungan dari masing-masing ruang tersebut, anda sekarang bisa menentukan ukurannya. Sekarang, gambarlah dengan menggunakan skala tertentu. Dengan gambar ini, anda bisa melihat bagaimana bentuk rumah anda nantinya. Selain itu, gambar ini juga berfungsi sebagai landasan bagaimana rumah anda akan dibangun.

Langkah yang terakir adalah dengan membuat rencana lantai. Ini masih berhubungan dengan penempatan masing-masing ruangan dirumah anda. Membuat rencana lantai tidak berarti anda harus menggambar pintu dan jendela.

Jika anda yakin bahwa semua sudah selesai, anda tidak perlu langsung membangunnya, anda bisa memeriksa ulang gambar rumah atau denah rumah yang telah anda buat. Jika anda masih menemukan kejanggalan, anda bisa membenahinya sampai anda benar-benar yakin bahwa semua sudah siap untuk dibangun. Jika anda masih ragu juga, anda bisa mempercayakan semuanya pada jasa desain rumah.(rumahbangun.com)

Info Terkait: Arsitek

Rabu, 26 Januari 2011

Konsep dan Gaya Rumah Minimalis




RUMAH MINIMALIS - Istilah yang sudah sangat akrab dengan telinga kita bukan? Pernahkah anda mencermati desain rumah dengan desain serba kotak, polos, garis-garis tegas, dinding transparan, bukaan luas serba persegi? Ya.. gaya arsitektur rumah minimalis memang sudah menjadi trend yang berkibar di tahun-tahun terakhir. Gaya ini dilatarbelakangi terutama oleh kehidupan masyarakat perkotaan, dimana segala sesuatunya cenderung dituntut serba fungsional, sederhana namun efisien. Bagi sebagian besar orang gaya arsitektur minimalis menjadi pilihan yang tepat, seiring dengan kehidupan yang serba modern dan simple yang biasa disebut modern living.

rumah minimalis

Apa sih Gaya Rumah Minimalis ?

Sesuai dengan namanya minimalis, maka semuanya serba minimalis, baik bentuk, ruang, serta bahan yang digunakan. Meskipun begitu pada prakteknya biaya pembangunan rumah minimalis bisa lebih mahal dibanding rumah biasa. Itu terjadi karena rumah minimalis menuntut tingkat ketepatan atau presisi, serta finishing yang sempurna.

Idealnya, konsep rumah minimalis murni bertujuan meminimkan fungsi rumah, berikut fungsi ruangan di dalamnya. Rumah minimalis menawarkan segala sesuatu serba satu fungsi. Jadi ruang-ruang dalam rumah hanya menawarkan satu fungsi saja. Rumah minimalis murni memiliki interior dan eksterior yang serba simple, datar, bersih, dan rata. Mungkin bagi sebagian orang rumah minimalis berkesan dingin dan tidak komunikatif karena tidak banyak terdapat aksen dan elemen dekoratif serta minim ornamentasi. Inilahlah yang coba diusung oleh konsep rumah minimalis. Fungsional, simple, cenderung bersih dan meninggalkan ornamentasi. Bangunan dalam konsep minimalis selalu berangkat dari ketiga hal di atas.

Evolusi Rumah Minimalis

Latar belakang budaya serta kebiasaan hidup masyarakat pada umumnya, membuat gaya minimalis murni mengalami perubahan-perubahan menjadi varian baru minimalis. Saya sih senang menyebut varian minimalis baru ini dengan istilah Evolusi Minimalis.

Menurut saya tidak ada yang salah, ketika gaya minimalis murni harus beradaptasi dengan kebiasaan kita yang cenderung memaksimalkan ruang dengan berbagai kegiatan. Atau harus beradaptasi dengan kecenderungan menggabungkan sejumlah aksen untuk mempercantik rumah.

Pada akhirnya pilihan ada pada anda, terpulang pada gaya hidup dan kebiasaan anda sehari-hari. Karena gaya arsitektur rumah pada hakikatnya adalah wadah dan cermin dari pribadi dan hidup anda.

Jadi minimalis yang manakah anda?

sumber:membangunrumah.com

Selasa, 29 Desember 2009

Memilih Lokasi Rumah Yang Tepat dan Strategis



Salah satu tips sebelum membeli dan Bangun Rumah idaman Anda adalah memilih lokasi yang tepat. Nah pertanyaan yang muncul kemudian adalah: “Bagaimana memilih lokasi perumahan?” Untuk menjawab pertanyaan tersebut dibawah ini ada sedikit panduan praktis untuk memilih lokasi perumahan :

1. PENENTUAN LOKASI
Dalam menentukan lokasi sebelum bangun rumah, kita perlu jeli mengamati pemgembangan suatu wilayah yang berkaitan erat dengan perkembangan suatu daerah. Disamping itu harus sering melihat-lihat suatu event pameran perumahan atau rajin berjalan ke wilayah yang sedang atau akan dibangun oleh developer.

Sebaiknya dalam menentukan pilihan terhadap lokasi perumahan tersebut harus dicocokan dengan peta wilayah daerah tersebut, karena disamping dapat mengembangkan wawasan yang berasal dari suatu informasi (brosur, iklan) tentang lokasi perumahan, tetapi juga dapat melihat lokasi secara makro seperti : Jaringan jalan, lintasan kabel tegangan tinggi, letak sungai besar yang terdekat, letak lintasan kerata api dan berbagai rencana pengembangan kota.

Jangan lupa pula untuk mencari informasi secara lisan dari rekan-rekan yang mengetahui wilayah perumahan yang akan dipillih. Informasi ini bersifat sebagai pelengkap gagasan untuk menentukan lokasi. Dari hasil mencari info dan berjalan-jalan, maka kegiatan pengamatan tersebut dapat dipergunakan untuk memperbandingkan kelebihan dan kekurangan pada beberapa alternatif lokasi perumahan yang paling menarik minat.

2.ASPEK LEGALITAS
Sebelum memutuskan memilih untuk membeli dan Bangun Rumah sebaiknya terlebih dahulu memeriksa aspek legalitas atas lokasi tersebut. Adapun aspek legalitas yang bisa ditanyakan ke Perusahaan Pengembang adalah Copy Sertifikat Induk untuk lokasi perumahaan yang dipilih, hal tersebut untuk memberikan kepastian tentang keabsahan kepemilikan atas tanah yang nantinya akan dikembangkan (pemecahan atas sertifikat induk) menjadi SHGB ataupun SHM atas kavling yang dipilih tersebut tidak dalam permasalahan.

Selain dari perusahaan pengembangan dapat juga bertanya ke kelurahan atau kecamatan terdekat tentang rencana suatu lokasi perumahan, apakah sudah memiliki ijin-ijin prinsip bangun rumah pada lokasi dimaksud. Unsur legalitas diatas berlaku untuk lokasi perumahan yang benar-benar baru akan dibangun, sedangkan untuk lokasi lokasi perumahan yang sudah/sedang dibangun dapat ditanyakan lebih detail lagi seperti:Surat-surat tanah (AJB, PHTB, SHM/ SHGB), kelengkapan IMB.

3. FASILITAS SARANA & PRASARANA
Fasilitas sarana dan prasarana yang lengkap dan memadai merupakan salah satu kiat utama dari pengembang dalam promosi penjualan rumah-rumahnya. Bahkan tidak jarang pengembang menawarkan hadiah-hadiah untuk membuai calon konsumen untuk membeli salah satu produk rumahnya.

renovasi-rumah.com

Selasa, 01 Desember 2009

Desain Rumah Ramah Untuk Anak-anak



Anak-anak adalah satu bagian penting dalam sebuah rumah tangga, mereka adalah manifestasi dari segala tumpuan harapan dan cita-cita agar kelak bisa menjadi penerus generasi kita di masa mendatang.

Sebuah bangunan rumah tinggal yang dihuni oleh mereka yang telah berkeluarga, kemungkinan besar juga akan diisi oleh kehadiran mereka. Nah, seringkali dalam mendesain dan menata rumah (Design Architect) kita cenderung “egois”, dalam arti penataan rumah tersebut hanya ideal bagi orang dewasa saja. Untuk itu, tidak ada salahnya kita mereview 10 tips dalam mendesain/menata bangunan rumah (design architect) sehingga rumah kita menjadi rumah yang “ramah” bagi anak-anak.

1. Halaman
Halaman rumah adalah sebuah area yang menjadi tempat bermain anak-anak, khususnya bila ukuran halaman rumah anda cukup luas. Jika kebetulan jalan di muka rumah sering dilewati kendaraan, maka berilah pengamanan berupa pagar untuk menghalangi akses anak ke jalan raya. Desain pagar sebaiknya dipilih yang bermotif garis-garis vertikal sehingga tidak menarik minat untuk dipanjat oleh anak-anak.

2. Dinding
Dinding rumah ((design architect)) adalah sebuah tempat favorit bagi anak-anak untuk berkreasi terutama bagi mereka yang baru belajar mengenal alat tulis. Jangan halangi kreatifitas mereka saat mencorat-coret karena akan berpengaruh kurang baik pada perkembangan jiwa mereka. Anda bisa menggunakan cat dinding yang tepat atau cat dengan finshing semi gloss sehingga dinding rumah mudah dibersihkan. Ada banyak merk cat interior/eksterior yang menyediakan jenis cat demikian, Anda bisa menanyakan kepada toko cat/ bahan bangunan terdekat. Alternatif lain adalah dengan menyediakan tempat khusus berupa dinding berlapis white board yang cukup lebar sebagai ajang kreativitas corat-coret bagi anak-anak di rumah Anda.

3. Lantai
Ada baiknya untuk memilih keramik lantai (design architect) yang anti slip atau melapisi lantai rumah dengan pelapis terutama di areal yang sering menjadi tempat bermain mereka. Berilah keset di lokasi lantai yang cenderung basah misal di dekat pintu kamar mandi. Bila anda memasang keset, pilih keset yang melekat ke lantai agar tidak membuat anak anda terpeleset. Pertemuan sudut-sudut lantai yang runcing semisal di lantai teras rumah bisa diantisipasi dengan memasang stepnosing alias ‘kuku macan’.

4. Furniture
Untuk furnitur rumah seperti sofa, pilih dengan bahan, motif dan warna yang tahan noda akibat ulah anak-anak. Bila tidak, anda bisa memberikan pelapis yang bisa dicopot untuk dicuci bila kotor. Jangan menggunakan furniture (design architect) dengan sudut-sudut tajam sehingga rawan bila terjadi benturan. Tempat tidur anak juga tidak boleh terlalu tinggi sehingga membahayakan seandainya mereka terjatuh dari tempat tidur. Meja kaca tergolong jenis meja yang rawan bagi anak-anak, sehingga sebaiknya jangan digunakan atau anda bisa memberi pengamanan berupa tutup kain yang relatif tebal. Penempatan kursi (design architect) yang dilengkapi roda semacam kursi kantor di lantai atas harus anda cermati, untuk menghindari bahaya bila dibuat mainan mobil-mobilan oleh anak-anak di dekat tangga.

birobangunan.blogspot.com

Desain Rumah Ramah Untuk Anak-anak



Anak-anak adalah satu bagian penting dalam sebuah rumah tangga, mereka adalah manifestasi dari segala tumpuan harapan dan cita-cita agar kelak bisa menjadi penerus generasi kita di masa mendatang.

Sebuah bangunan rumah tinggal yang dihuni oleh mereka yang telah berkeluarga, kemungkinan besar juga akan diisi oleh kehadiran mereka. Nah, seringkali dalam mendesain dan menata rumah (Design Architect) kita cenderung “egois”, dalam arti penataan rumah tersebut hanya ideal bagi orang dewasa saja. Untuk itu, tidak ada salahnya kita mereview 10 tips dalam mendesain/menata bangunan rumah (design architect) sehingga rumah kita menjadi rumah yang “ramah” bagi anak-anak.

1. Halaman
Halaman rumah adalah sebuah area yang menjadi tempat bermain anak-anak, khususnya bila ukuran halaman rumah anda cukup luas. Jika kebetulan jalan di muka rumah sering dilewati kendaraan, maka berilah pengamanan berupa pagar untuk menghalangi akses anak ke jalan raya. Desain pagar sebaiknya dipilih yang bermotif garis-garis vertikal sehingga tidak menarik minat untuk dipanjat oleh anak-anak.

2. Dinding
Dinding rumah ((design architect)) adalah sebuah tempat favorit bagi anak-anak untuk berkreasi terutama bagi mereka yang baru belajar mengenal alat tulis. Jangan halangi kreatifitas mereka saat mencorat-coret karena akan berpengaruh kurang baik pada perkembangan jiwa mereka. Anda bisa menggunakan cat dinding yang tepat atau cat dengan finshing semi gloss sehingga dinding rumah mudah dibersihkan. Ada banyak merk cat interior/eksterior yang menyediakan jenis cat demikian, Anda bisa menanyakan kepada toko cat/ bahan bangunan terdekat. Alternatif lain adalah dengan menyediakan tempat khusus berupa dinding berlapis white board yang cukup lebar sebagai ajang kreativitas corat-coret bagi anak-anak di rumah Anda.

3. Lantai
Ada baiknya untuk memilih keramik lantai (design architect) yang anti slip atau melapisi lantai rumah dengan pelapis terutama di areal yang sering menjadi tempat bermain mereka. Berilah keset di lokasi lantai yang cenderung basah misal di dekat pintu kamar mandi. Bila anda memasang keset, pilih keset yang melekat ke lantai agar tidak membuat anak anda terpeleset. Pertemuan sudut-sudut lantai yang runcing semisal di lantai teras rumah bisa diantisipasi dengan memasang stepnosing alias ‘kuku macan’.

4. Furniture
Untuk furnitur rumah seperti sofa, pilih dengan bahan, motif dan warna yang tahan noda akibat ulah anak-anak. Bila tidak, anda bisa memberikan pelapis yang bisa dicopot untuk dicuci bila kotor. Jangan menggunakan furniture (design architect) dengan sudut-sudut tajam sehingga rawan bila terjadi benturan. Tempat tidur anak juga tidak boleh terlalu tinggi sehingga membahayakan seandainya mereka terjatuh dari tempat tidur. Meja kaca tergolong jenis meja yang rawan bagi anak-anak, sehingga sebaiknya jangan digunakan atau anda bisa memberi pengamanan berupa tutup kain yang relatif tebal. Penempatan kursi (design architect) yang dilengkapi roda semacam kursi kantor di lantai atas harus anda cermati, untuk menghindari bahaya bila dibuat mainan mobil-mobilan oleh anak-anak di dekat tangga.

birobangunan.blogspot.com

Kamis, 19 November 2009

Kiat Desain Rumah Hijau dan Hemat Energi



Melakukan penghematan energi adalah salah satu langkah bijak dalam upaya menghindarkan bumi dari kerusakan akibat pemanasan global. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menghemat energi, dan salah satunya bisa diawali dari desain rumah (Design Architect) sebagai tempat tinggal.

Rumah sebagai pusat aktivitas dan tempat beristirahat selalu menyerap dan menghabiskan energi dalam jumlah tidak sedikit setiap detiknya. Alhasil, kebutuhan listrik dan air bersih akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah rumah dan populasi manusia.

Nah, supaya penggunaan energi di rumah Anda tidak boros, Sahsa Media, Arsitektural Designer Holcim PT Holcim Indonesia, memberikan sejumlah kiat sederhana dalam menciptakan design architect rumah hemat energi berikut ini:

1. Bagi Anda yang sedang membangun design architect rumah, merenovasi atau dalam tahap desain, usahakan posisi rumah tidak menghadap ke timur supaya cahaya matahari tidak langsung masuk ke dalam rumah.

2. Atur penempatan ruangan dengan cara memperbanyak bidang utara dan selatan. Hal ini dilakukan supaya panas matahari tidak langsung masuk ke dalam rumah dan mengakibatkan suhu rumah naik.

3. Usahakan setiap ruangan mempunyai jendela atau ventilasi (design architect) supaya ada pertukaran udara. Udara yang terjebak di dalam ruangan akan membuat suhu ruangan tinggi.

4. Untuk mencegah sinar matahari langsung masuk ke dalam rumah melalui jendela atau ventilasi, Anda bisa memasang shading atau penahan sinar, seperti kanopi.

5. Gunakanlah peralatan elektronik hemat energi, mulai dari lampu hingga perangkat yang memakan daya cukup besar. Bagi Anda yang sudah memiliki perangkat lama, mungkin akan keberatan membeli produk hemat energi karena besarnya uang yang harus dikeluarkan. Namun, jika dipikirkan jangka panjang, mahalnya biaya di awal tidak akan sia-sia. Ke depan, Anda bisa berhemat bayar listrik dan menyelamatkan lingkungan.

6. Kurangi ketergantungan terhadap sumber air tanah dan PAM. Apabila memungkinkan, gunakanlah air hujan sebagai salah satu alternatif sumber air dengan cara membuat sumur resapan rumah, selain sebagai tempat tinggal juga memiliki fungsi beragam.

properti.kompas.com

Senin, 28 September 2009

Tips Desain Rumah Modern Minimalis




Kita bahas kali ini desain rumah minimalis berikut tips dalam merancang desain rumah minimalis

Mempunyai desain rumah minimalis, ataupun minimalis (design art / design interior) modern rupanya untuk sebagian orang masih digandrungi. Pengembang apartemen maupun rumah hunian masih menawarkan tipe design minimalis dalam tahun ini maupun tahun mendatang.Anda, yang menjatuhkan pilihan pada design rumah minimalis, sebaiknya memperhatikan interior desain yang cocok dengan rumah minimalis juga. Ada 8 saran mengenai desain interior / interior designer minimalis yang sebaiknya anda perhatikan ketika mulai mengisi rumah minimalis anda.
Satu, perhatikan bentuk asesoris ruang yang uncluttered (bersih, tegas, tanpa profil, bentuk geometris yang minimal). Ingatlah bahwa desain interior minimalis (design art, design interior) prinsipnya adalah pas, perfect, tidak berlebihan.
Dua, korden/penutup jendela gunakan roller type, basic blinds (vertical atau horizontal).
Tiga, kalau anda mau memasang karpet atau chinese lampion gunakan karpet dengan warna solid tanpa motif.
Empat, selalu upayakan permukaan meja, permukaan credensa atau cabinet dalam keaadaan bersih dan kosong. Letakkan buku dan barang-barang lain dalam laci(mintalah bantuan interior designer). Asesoris yang ideal adalah vas bunga dari gelas artistik, piring simple berisi buah dan/atau tempat lilin.
Lima: gunakan satu warna yang simple (plain) untuk bantal sofa.
Keenam: cover bed, sprei dan sarung bantal gunakan corak yang simple. Kombinasi warna batasi pada dua warna tanpa motif.
Tujuh: gantunglah lukisan dengan komposisi dan frame yang simple, tanpa profil atau ukiran. Jangan terlalu banyak lukisan, pilih yang besar dari koleksi anda. Gambar di bawah adalah contoh interior apartement suites desain minimalis ruang tidur.
Delapan: cat tembok pilihlah warna pastel/pucat yang netral seperti abu-abu, beige atau krem.

Menarik juga tips desain rumah minimalis diatas, sekarang anda bisa pilih interior rumah minimalis yang pas cocok





http://warnadunia.com

Selasa, 15 September 2009

Desain Rumah Minimalis Untuk Bangunan Tua



Desain rumah akhir-akhir ini mengalami perkembangan yang sangat cepat. Kita bisa mendapati berbagai jenis desain rumah yang berkembang di masyarakat dewasa ini, antara lain desain rumah minimalis, modern, mediterania, klasik dan sebagainya. Hal ini merupakan keharusan sesuai perkembangan jaman, kita semakin menyadari bahwa peran desain dan arsitek sangat berpengaruh bagi keindahan desain rumah kita.

desain rumah
bergaya minimalis adalah yang perkembangannya sangat pesat akhir-akhir ini. Kami mendapati banyak orang menghendaki menggunakan desain gaya minimalis untuk mengikuti mode. Biasanya kalangan yang tertarik untuk menggunakan gaya desain minimalis adalah dari mereka yang masih berjiwa muda. Para eksekutif muda menyukai desain bergaya minimalis, karena gaya yang ini dipandang praktis dan dapat mewakili gaya hidup modern mereka.

Sebenarnya, desain gaya minimalis bukanlah sebuah gaya arsitektur saja, namun dibalik itu, gaya ini memiliki jawaban atas tantangan jaman yaitu mendapatkan 'hasil maksimal dari sesuatu yang minimal'. Bisa jadi ini merupakan dana pembangunan yang minim, atau gaya hidup yang diminimalkan seperti halnya baju jepang yang minimalis tapi keren. Seringkali gaya ini dipakai karena keterbatasan dana, namun menjadi sangat menarik karena dengan keterbatasan ini kita masih dapat mengikuti mode trend arsitektur terkini.

Simak saja, tampilan dari rumah dengan desain 3d visualizer tanpa ornamen berlebihan, memakai bahan-bahan material yang diekspos sehingga terkesan jujur dalam penampilannya, tidak berlebihan. Bila dicari ibaratnya, seperti seorang eksekutif muda yang hendak pergi ke kantor, dengan pakaian elegan yang tidak berlebihan, bersih dan praktis. Namun karena hal ini merupakan mode, maka kita masih merasa 'memiliki bagian' dari mode yang sedang berkembang saat ini. Bagi banyak orang, hal ini sangat menyenangkan.

Gaya desain rumah minimalis pada intinya merupakan suatu jawaban atas keadaan yang dicetuskan oleh orang-orang yang menganut paham minimalisme sebagai protes atas keadaan masyarakat yang tidak menghargai sumber daya alam dengan mengeksploitasi habis-habisan sumber daya alam untuk hal-hal yang tidak perlu dalam kehidupan sehari-hari. Gerakan minimalisme ini merupakan gerakan 'back to basic' atau kembali kepada kesederhanaan, konon gerakan ini timbul di amerika yang merupakan suatu hal yang dapat dianggap positif dari suatu gerakan jaman modern.

Dukung kampanye stop dreaming start action

http://design-rumah-ku.blogspot.com