Tampilkan postingan dengan label web desain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label web desain. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Februari 2010

Cara Efektif Belajar Web Desain


Ada satu pertanyaan mendasar yang sering muncul dibenak para blogger pemula ketika sedang asiknya blog walking menjelajah blogosphere. Melihat blog atau web desain milik teman atau orang lain yang tampak keren dan tidak standar memang bisa bikin hati iri :)

Jadi sebenarnya ada gak sih cara yang cepat, mudah dan efektif untuk belajar mendesain web atau blog sendiri? jawabannya TIDAK ADA. Semua butuh proses. Tapi ada tips jitu dari para desainer web tentang cara belajar web desain yang efektif, mereka sudah mempraktekkannya dan berhasil.

Apa saja hal dasar yang perlu dipelajari?

Ada 4 bahasa pemrograman standar dalam web desain: HTML, CSS, JavaScript dan PHP. Langkah pertama adalah Kamu perlu bisa membedakan cara penulisan dan tag dasar dari keempat bahasa tersebut, agar Kamu tidak rancu saat mengedit skrip coding dari theme blog yang Kamu gunakan.

Untuk PHP cukup pelajari cara penulisan tag sesuai dengan CMS blog yang Kamu pakai. Misalnya WordPress, sudah memiliki tag standar (Tutorial tag WordPress Bag 1, Tutorial tag WordPress Bag 2) dalam bahasa PHP yang langsung bisa Kamu gunakan tanpa perlu susah payah membuat perintahnya sendiri.

Nah, sekarang pertanyaanya pelajari yang mana dulu?

jawabannya adalah..

HTML CSS PHP JavaScript

HTML ada ***rutan pertama karena merupakan bahasa pemrograman utama yang WAJIB dipelajari dalam membangun sebuah halaman website. Setelah halaman dasar dibangun, CSS digunakan untuk memberikan “makeup” pada halaman. Sebagai langkah awal gunakan saja tag PHP standar bawaan dari theme blog yang sudah ada. JavaScript bisa Anda pelajari untuk membuat halaman blog lebih interaktif, tapi tidak mutlak.

Bagaimana dengan proses belajarnya?

Modifikasi Merancang Membuat

Tidak ada salahnya untuk terlebih dahulu mempelajari coding dari theme buatan orang lain. Jika tahap modifikasi sudah tidak lagi sulit, sudah saatnya merancang desain theme buatan sendiri. Dalam tahap ini, corat-coret layout blog diatas kertas sangat membantu designer untuk membuat desain yang memiliki konsep dengan gambaran yang jelas dari pada sekedar langsung menggambar imajinasi yang ada dikepala ke layar monitor.

Selain pemrograman, Kam juga perlu belajar untuk membuat desain grafisnya. Tahap awal bisa juga untuk mengambil elemen-elemen grafis dari Internet, yang gratis pastinya :) Banyak kok website yang menyediakan desain header, tombol, dan pernak-pernik gambar untuk blog Kamu. Gunakan software grafis yang banyak penggunanya, Misal Adobe Photoshop, karena semakin banyak penggunanya, semakin banyak juga tutorial gratis yang bisa Kamu temukan di Internet.

Selamat belajar!

dhinata.com

Kamis, 31 Desember 2009

Tips Web Desain untuk Pemula


Bagi Anda yang ingin terjun ke dunia industri kreatif (Web Desain) hal ini perlu Anda perhatikan.

1. mempunyai jiwa kreatifitas

2. bisa Photoshop atau software pengolah gambar lainnya

3. menguasai HTML, XHTML dan CSS

4. Java Script Framework

Akan sangat aneh ketika seorang Web Desain di minta untuk merubah hasil desain yang mereka buat menjadi file HTML dan CSS tapi dijawab dengan “tidak bisa”, ini banyak ditemui, orang-orang seperti ini saya sebut dia sebagai graphic designer bukan web designer.

zulkarnain.blogsome.com

Selasa, 13 Oktober 2009

Prinsip Dalam Desain Grafis


Prinsip-prinsip desain membantu menentukan bagaimana menggunakan elemen desain. Ada empat prinsip desain: keseimbangan, penekanan, irama, dan kesatuan. Prinsip-prinsip Disain Grafis membantu anda untuk menggabungkan berbagai elemen desain ke dalam tata letak yang baik.

Keseimbangan

Setiap elemen pada susunan visual berat yang telah ditentukan oleh ukurannya, kegelapan atau keringanan, dan ketebalan dari baris. Ada dua pendekatan dasar Pendidikan Desain untuk menyeimbangkan. Yang pertama adalah keseimbangan simetris yang merupakan susunan dari elemen agar merata ke kiri dan ke kanan dari pusat. Yang kedua adalah keseimbangan asimetris yang merupakan pengaturan yang berbeda dengan berat benda yang sama di setiap sisi halaman. Warna, nilai, ukuran, bentuk, dan tekstur dapat digunakan sebagai unsur balancing.

Simetris bisa menjadi kekuatan dan stabilitas publikasi, presentasi, dan situs web. Asimetris dapat menyiratkan kontras, berbagai gerakan, mengejutkan dll. Hal ini cocok untuk modern dan publikasi hiburan, presentasi, dan situs web.

Irama

Rhythm / Irama adalah pola berulang yang dibuat oleh unsur-unsur yang berbeda-beda. Pengulangan (mengulangi unsur serupa dalam cara yang konsisten) dan variasi (perubahan dalam bentuk, ukuran, posisi atau elemen) adalah kunci untuk visual ritme. Menempatkan elemen dalam sebuah layout secara berkala membuat halus, dan bahkan ritme yang tenang, santai moods. Sudden perubahan pada ukuran dan jarak antara unsur membuat cepat, ritme hidup dan suasana hati yang menyenangkan.

Penekanan

Penekanan yang berdiri atau mendapat perhatian pertama. Tata letak setiap kebutuhan yang penting untuk menarik para pembaca mata atau Komunitas Desain ke bagian penting dari tata letak. Terlalu banyak fokus poin kekalahan tujuan. Umumnya, yang penting dibuat ketika salah satu unsur yang berbeda dari yang lainnya.

belajardesain.wordpress.com

Kamis, 10 September 2009

Manfaat Mempelajari Desain Grafis

Disain Grafis adalah proses untuk menciptakan tampilan sebuah publikasi, presentasi, atau di situs web yang menarik, dengan cara logis. Ketika desain selesai maka: menarik perhatian, menambah nilai, dan meningkatkan minat audiens, simpel, terorganisir, memberikan penekanan selektif, dan menciptakan kesatuan yang utuh.

Desain grafis tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Hampir semua sektor kehidupan memerlukan seorang desainer grafis, meskipun bukan profesional. Di dunia pendidikan, buku-buku yang dicetak dan dipelajari anak-anak, didesain sedemikian rupa oleh seorang desainer. Begitu pula dengan dunia bisnis, brosur,logo, kartu nama, dan Desain Website, termasuk kategori desain grafis.

Apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi seorang desainer grafis? Untuk yang ingin menjadi profesional, tentunya harus sekolah atau Pendidikan Desain grafis. Selain praktek, teori yang dipelajari juga akan membuat seorang desainer mampu memberikan hasil yang terbaik. Belajar secara otodidak juga dimungkinkan dengan banyaknya tutorial desain graifs yang dapat dipelajari secara gratis.

Umumnya kita hanya perlu belajar dua jenis software pengolah grafis. Yang pertama, yaitu software yang digunakan untuk mengolah gambar bitmap. Software yang umum digunakan adalah photoshop.

Yang kedua, yaitu software yang digunakan untuk mengolah gambar vektor. Software yang umum digunakan, misalnya coreldraw.

Bitmap dan vektor merupakan dasar pengenalan desain grafis yang mesti kita pahami.

Berbagai sumber

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang